Mushala in Memoriam….

Mushala in Memoriam….


What a nice camp, right??

Teman, sebuah tenda berdiri di samping kantin “Bundo”, berwarna putih seperti rumah siput, unik. Tenda itu tak sama dengan tenda perkemahanku ketika kemping zaman-zaman Pramuka SMA dulu, tetapi tenda berukuran kurang lebih 3×2 meter ini adalah “Mushalla Wanna Be” yang ada di kampusku.

Yap, engkau boleh berbangga hati dengan Mushallah/Mesjid yang berdiri megah di tengah deretan gedung-gedung perkuliahan di kampusmu. Namun kami cukup bersabar dengan pemberian dan nikmat Allah yang satu ini. Buktinya kami tidak melayangkan komplain secara langsung ke pihak birokrat kampus karena kami tau semua ini hanya proses menuju pembangunan kembali kampus pasca gempa.

Apa benar kampusku tidak memiliki Mushalla??

OOhh… tidak benar itu!! Sekali lagi, ITU TIDAK BENAR!!

Kampusku memiliki satu ruangan Mushalla “SEBELUM” gempa. Hanya ruangan kecil, seluas ruangan kelas untuk kapasitas 30 orang mahasiswa. Letaknya menyatu dengan deretan ruangan kelas yang lain.
Di dalamnya hanya ada 2 shaf sajadah dan 1 sajadah paling depan khusus “laki-laki”, dan tidak memiliki hijab.

Aneh???

Yup… Kuberitahu kawan, laki-laki yang notabene adalah kaum minoritas di kampusku “otomatis” akan mencari tempat sholat di luar kampus karena pada jam-jam sholat, wilayah Mushala, toilet, dan sekitarnya akan didominasi oleh “induak-induak” sehingga yang bapak-bapak “tasuruik” dan memilih ngacir mencari tempat sholat lain.

Paling hanya 1 atau 2 yang nekad dan sholat di sajadah tunggal paling depan.

Oke, kita lanjutkan ceritanya….

Mushalla “mini” kami ini adalah markas “besar” nya para ‘NIC-ers’. Selain beribadah, kami sering mengadakan rapat, forum An-Nisa’, diskusi, “maota-ota dak jaleh”, atau sekedar istirahat di sini.

Dan tentu saja Mushala tidak perlu repot-repot dipasangi hijab ketika rapat. Tidak perlu kawan.
Eits.. Jangan buru-buru bersu’udzon…

Satu-satunya alasan kenapa rapat kami tanpa hijab karena memang hijab tidak dibutuhkan ketika kami rapat 🙂

Hueeehe, semua presidium ber-gender sama: akhwat kesadanya.

Wah, memori-memori indah banyak terekam di ruangan yang di siang hari lampunya tetap dinyalakan ini.

Namun, G 30 S (baca: gempa 30 September 2009) telah mengubah segalanya.

Retakan-retakan indah yang menghiasi kantor dosen dan Biro mengakibatkan Mushala kami disulap secara paksa menjadi sebuah kantor dadakan.

Ah, tidak tega rasanya melihat Mushala yang dulu kami injak tanpa alas kaki sekarang dengan semena-menanya dimasuki oleh “jajaran-jajaran terhormat “ dengan sepatu-sepatu beliau yang mengkilap.

Dan sekarang??? Eng ing eng…. Benda melingkar berwarna putih itulah “Mushala wanna Be” kami. Yang membuat kita harus berkuras keringat ketika sholat Zuhur di sana (lumayan sambil sauna), yang untuk masuk ke dalamnya kita harus membungkuk terlebih dahulu sembari berhati-hati dengan tali dan pancang yang malang melintang di sekeliling tenda.

Namun itulah perjuangan kawan…

Mungkin Allah sedang memberikan kesempatan kepada kami untuk meraup pahala sebesar-besarnya melalui ujian kesabaran ini….

Tetap semangat sahabat-sahabatku!
Walau untuk sekedar sholat kita akhirnya memutuskan untuk berjalan sekian ratus meter ke Nurul Iman atau mesjid dekat “HERO”. Perjuangan kita belum seberapa berat dibandingkan perjuangan para sahabat ketika islam pertama tegak bahkan kita jauh lebih beruntung dibanding saudara kita di Palestine yang setiap saat melakukan ibadah mereka harus bertaruh nyawa.

Jadi bersabarlah, setiap selesai satu kesulitan ada dua kemudahan yang akan menanti… ^^

HAMASAH!!!

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s