Palestina Kita Sayangi….

Ahad, 21 Maret 2010…

Sejauh mata memandang yang terlihat adalah puncak-puncak kepala akhwat yang dominan berjilbab putih dengan selang seling berkibarnya bendera dengan 4 corak warna hitam, merah-putih, hijau, bendera merah-putih “saja”, dan lambang sebuah partai hitam-kuning-putih.

Sebuah pemandangan yang sering kutemukan dan kusaksikan dalam layar kaca. Namun pada hari ini aku berkesempatan untuk menyaksikannya secara “live” di kota tempatku berada, Padang tercinta, kujaga dan kubela. Sebuah agenda yang mereka namakan “Munasharoh Palestine”, aksinya bersifat damai, tanpa tindakan anarkis, dan aku berhasil terlibat dalam long marchnya *Takjub*

Yah, ini adalah aksi bela Palestine pertama yang saya ikuti secara “Live” *parah ya??* Baiklah, memang terkesan sedikit lebay, tapi saya sangat sangat merasa terharu mendapatkan undangan untuk menghadirkan diri dalam agenda se-Sumbar (se Sumatra Barat) ini.

Oke, pertanyaannya, kenapa agenda ini bisa terjadi?
Kenapa kita harus berepot-repot ria membela sebuah negara Timur Tengah nun jauh di sana? Apa karena warna benderanya mengandung unsur warna bedera Indonesia? Atau karena ini adalah agenda rutin salah satu partai yang identik sebagai partai dakwah? *skeptis*

Ngapain sih mendukung Palestina?
Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. Ngapain sih mendukung Palestina?

Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga karena entah mendukung atau enggak, sepertinya tidak berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.

Ada apa dengan kaum Muslimin dunia? Sebagian banyak masih dapat tertawa 15 jam dalam sehari, prihatin sebentar saat menyaksikan berita, lalu tertawa lagi tanpa merasa perlu berbuat apa-apa. Di kala Israel memborbardir dengan bom melalui pesawat udara, kaum Muslim baru bisa berunjuk rasa dan “membombardir” udara dengan kata-kata.

Lebih minim lagi tak sedikit kaum Muslim yang seolah tak terpanggil jiwa dan hatinya di saat banyak saudara mereka dianiaya. “Ngapain mikir yang jauh di sana, wong di sini saja banyak yang menderita, “ begitu argumen sering kita dengar. Ada pula di saat ribuan darah kaum Muslim “dibantai” masih sempat mengeluarkan larangan berdemo membela Palestina.

Berikut 10 “alasan” mengapa harus membantu Palestina”

1.Kaum Muslimin sedunia adalah saudara seiman.

Allah berfirman:” Sesungguhnya orang-orang yang beriman tak lain adalah saudara”.(QS. Al-Hujurat:10). Rasulullah menegaskan dengan sabdanya: “Setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya” (HR. Bukhari no: 2262 dan Muslim no: 4650). lain.

2. Membebaskan saudara dari sasaran kedzaliman adalah wajib,

bahkan dari berbuat kedzaliman. Sedangkan membiarkannya berarti terancam laknat Allah

sabda Rasul : “Tolonglah saudaramu dalam kondisi dzalim maupun didzalimi” (HR. Bukhari no:2263) Nabi bersabda: “Jika dia berbuat dzalim, maka kau cegah dia dari kedzalimannya itu, itulah yang disebut menolongnya. Tetapi bila ia didzalimi maka wajib pula bagi yang lain untuk menolongnya terbebas dari kedzaliman itu” (HR. Muslim , no:4681). XII,463.

3. Jihad fisik adalah fardhu kifayah saat cukup dengan sebagian,

bila tidak adalah fardhu ‘ain
Kurang lengkapkah penderitaan dan keprihatinan kondisi saudara kita di sana untuk mengubah hukum fardhu kifayah menjadi fardhu ‘ain? Jelas berlebih. Maka fardhu ‘ain bagi setiap Muslim untuk berjihad untuk membantu saudaranya itu sesuai kemampuan maksimal masing-masing. Bagi yang mempunyai potensi fisik, sarana dan skill, maka –selama memungkinkan- wajib bergabung dengan saudaranya di Gaza. Yang lain wajib saling melengkapi, antara yang berkemampuan secara fisik maupun perbekalan/biaya. (Lihat: Ibn Hajar, Fath al-Bari :IV, 431, Al-Nawawi, Syarh Shahih Muslim : VI, 335, Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, II,621)

4. Mengenyahkan kemungkaran adalah wajib

Rasulullah bersabda: “Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangan/kekuasaannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya dan bila tidak bisa maka dengan hatinya dan yang demikian adalah (indikasi) selemah-lemahnya iman” (HR. Muslim no:70)

5. Orang mukmin harus membantu tetangganya yang membutuhkan

Rasulullah bersabda: “Tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur malam dalam kondisi kenyang sementara tetangganya kelaparan dan ia mengetahuinya” (HR. Thabrani dan Hakim). Bagaimana dengan urusan nyawa?Masih adakah sisa keimanan bila seorang Muslim sengaja tidak berjibaku untuk membantu?

6.Israel adalah perampok wilayah kaum Muslimin Palestina secara nyata tanpa diragukan sedikitpun

7. Israel memproses pengambilalihan dan penghancuran Masjid al-Aqsa,

warisan Islam
Masjid Al-Aqsa (Arab: masjid terjauh) adalah salah satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur) atau dikenal Al-Haram asy-Syarif .

8. Israel telah Membunuh Banyak Nyawa Kaum Muslim dan Warga Palestina lain

Dalam sejarahnya pendirian Negara Israel (14 Mei 1948), kaum Yahudi ini tak pernah kering dari genangan darah dan air mata warga Palestina.

9. Israel Pelangggar Perjanjian dan Konvensi Paling Utama

Entah ada berapa kali perjanjian damai antara Israel dan Palestina selalu dikhianati Israel. Semua rancangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Amerika Serikat (AS) semua berantakan gara-gara ulah Israel yang selalu mengabaikan resolusi apapun. Israel tetap melakukan pelanggaran dan senantiasa meneruskan membunuh dan pengusiran warga Palestina demi perluasan wilayah.

10. Israel Sumber Agresor & Kerusakan

Al-Quran sangat jelas menyebut karakter “aggressor” dan ulah pembuat kerusakan ini. Sebagaimana firman Allah, “Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israel dalam Kitab itu: Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan pasti kamu akan meyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.” [QS. al-Isra’: 4].

[abdul kholiq/ http://www.hidayatullah.com]

Nah…udah pada tau kan? Kenapa kita kudu ngebela Palestina?
Yah walau kita gak langsung ke sana untuk turut membantu HAMAS dalam berperang, maka berikanlah apa yang bisa kita perbantukan. Baik itu dukungan secara materiil, ataupun moriil. Tahukah sahabat? Semangat Rakyat Palestina untuk membebaskan Al-Aqsha semakin membara dengan mengetahui kita turun ke jalan untuk mendukung mereka.

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

6 Responses to Palestina Kita Sayangi….

  1. Zamzami Saleh says:

    http://zamzamisaleh.blogspot.com/2009/11/buat-mereka-yg-mempermasalahkan-apa.html

    buat mereka yang mempersalahkan apa gunanya mendukung palestina

  2. Aini Cahayamata says:

    akan Segera Jaulah ke blog antum…

  3. Cahaya dari ufuk timur says:

    waaah!!!foto ikhwannya aksi mana nih??hmmm,,,semakin bertambah deretan event yang terlewati!!!

  4. Aini Cahayamata says:

    Hehehe, afwan Rif… Ni khan ikut barisan akhwat. Yang ikhwan paling depan…

    Barisan terpisah…Jadi gak bisa moto barisan terdepan, tapi yang paling depan yang paling mantap aksinya…T_T

  5. rangtalu says:

    “….yang paling depan yang paling mantap aksinya…”
    yiness
    [v]rangtalu like this

  6. Aini Cahayamata says:

    Eh… Bg Fetriskha paling depan yo?

    Ck ck ck ck…*geleng-geleng kepala*

    Hehe, yang terdepan keren…pandu keadilan…

    Ni akhirnya di barisan paling belakang karena harus mengikuti ummahat yang bawa bayinya…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s