Dan Inilah Cara Kami Mengungkapkan CINTA (Munasharoh Behind The Scene)

Apakah kita benar-benar mencintai Palestina?
Apakah kita benar-benar menginginkan kebebasan Gaza?
Apakah kita benar-benar menginginkan Yahudi laknatullah dihancurkan?

Palestina kembali berduka, Gazha kembali berurai air mata, dan umat di dunia kembali mengungkap amarah…
Kekuatan cinta telah membuat manusia berkorban nyawa. Diantara mereka menemui ajal di perairan menuju Gaza. Mereka datang bukan karena ada hubungan sanak saudara dan persahabatan. Kedatangan mereka hanya karena panggilan “cinta” yang dimotori oleh “keimanan”.
Jikalau Allah mengizinkan, ingin rasanya untuk segera mempersembahkan cinta ini dengan cara yg mulia; di Gaza atau di bagian bumi yg lain, karena kita adalah orang besar, seperti mereka yang telah terlebih dahulu mencoba berlayar menuju Gaza!
Saat ini tidak semua pecinta dan orang besar mesti ke sana. Karena belum waktunya untuk datang kesana!

Saat ini kita masih bisa berdo`a.
Saat ini kita masih bisa belajar.
Saat ini kita masih bisa mengajarkan dan membentuk kader.
Saat ini kita masih berbuat di tempat masing-masing yang semuanya bisa diproyeksikan kesana dengan “kekuatan cinta”.

Kekuatan cinta yang berlandaskan aqidah, telah menciptakan ukhuwah yang indah Kekuatan cinta yang berlandaskan keimanan, yang telah menyatukan hati-hati yang berjauhan Dan dengan kekuatan cinta itulah jejak demi jejak disusuri untuk mengembalikan kejayaan islam di bumi yang menjadi kiblat pertama umat islam ini…

Di tengah terik matahari, para pecinta itu berjalan…

Kekuatan cinta terhadap Palestina terpancar dari teriakan-teriakan yang menggelora, Membahana…keras.
Agar semua umat tau! Agar seluruh umat tersentak!

Palestina kita dijajah! Palestina kita dinjak-injak! Saudara kita dibantai! Bahkan saudara kita yang lain harus menempuh syahidnya demi mengantarkan bantuan untuk muslim di Gaza.

Ada banyak cara untuk mengungkapkan cinta! Ada cara lain dari hanya sekedar mengumpat,mencaci maki, atau mengutuk! Untuk itulah mereka berada di sana…

Berada di tengah jalan jalan kota. Melakukan orasi, menyampaikan berita, mengupgrad semangat jihad, dan mengumpulkan serupiah dua rupiah yang mereka punya untuk saudara-saudara kita di Palestina!!

Itulah cara mereka mengungkapkan cinta kepada Palestina! Cinta, cintalah yang menggerakkan mereka dalam aksi itu!!!

Apakah Gaza yang benar-benar perlu pertolongan darimu?
Apakah Al-Aqsa yang merintih untuk engkau selamatkan?

Masjidil Aqsha milik Allah, bila Allah mau, sungguh mudah bagiNya untuk saat ini juga, detik ini juga, membebaskan Masjidil Aqsha. Membebaskan Gaza dan seluruh Palestina

Kitalah yang butuh untuk melakukan pergerakan itu! Kitalah yang butuh untuk berada di barisan panjang orang orang yang mencoba memberikan apa yang bisa mereka lakukan untuk Gaza Karena kita ingin Allah memasukkan nama kita ke dalam daftar hamba-hambaNya yang bergerak – betapa pun sedikitnya – menolong agamaNya. Menolong membebaskan Al-Quds.

Sungguh mudah mengungkapkan kata-kata kutukan kepada Yahudi Zionis…
Sungguh mudah me-lisan-kan kata-kata cinta untuk Palestina…
Sungguh mudah menjeritkan slogan-slogan, Bir ruh, bid dam, nafdika ya Aqsha. Bir ruh bid dam, nafdika ya Gaza!

Namun sungguh sulit mengekspresikan kata cinta dengan perbuatan konkrit yang lebih membawa pencerahan serta sedikit perubahan. Dan tak semua pecinta mampu melakukannya…

Kembali ke pertanyaan awal: Apakah kita benar-benar telah mencintai Palestina?

Ya Allah anugerahkanlah kami cintaMu, cinta kepada orang-orang yang mencintaiMu dan melaksanakan seluruh amalan yang menyebabkan kami meraih cintaMu. Amiin…

Beberapa kalimat diadopsi dari: surat relawan Indonesia yang berlayar ke Gaza dan sumbangan pikiran dari K’Alnof,,,syukron

MUNASHAROH PALESTINE SUMBAR ON THE PICTURE


Sengaja keluar jalur untuk ngambil foto ini^^

Kalau Kader PKS yang melakukan aksi, polisi gak perlu capek-capek ngatur barisan… semuanya patuh pada instruksi… ya iyalaaahhh paakk…. KADER getho lo…

Actually, ini pertamanya saya bertemu Pak Irwan Prayitno secara “LIVE” dan dari jarak dekat. Biasanya cuma tau dari Photo, liat di TV,,,huehehehe….*norak mode:On* Yah mau gimana lagi….
Beberapa agenda yang ada Pak”IP” nya Ni jaranghadir….T_T

What a cheerfull Leader…. dengan “gaya Gaol” nya Pak IP ambil pose “peace” ketika di foto beberapa peserta aksi…

Save Our Palestineeeeee………..!!! ingat yel yel akhwat waktu longmarch: Boikotboikot boikot Yahudi, boikot Yahudi sekarang jugaaa!!!

Nekad, ambil foto dari jembatan penyeberangan depan Ramayana PA….*hasrat ambil gambar bagus…*

Like This Flag!!!

Longmarch berakhir di depan kantor walikota Padang. Setelah orasi, mengumpulkan dana untuk Palestine. Dana yang terkumpul kurang lebih 221 juta enam ratus sekian ribu rupiah…

Demikian laporannya,,,,^^

W_Al-Husna Keperawatan, Padang, 7 Juni 2010 @6;51 am

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s