KKN ohh KKN (KKN on the StOry Part I)

Kabupaten Solok Selatan, Kecamatan Sangir, Nagari : LUBUAK GADANG TIMUR, Jorong Maluih, dengan rekan rekan satu kelompok sebagai berikut:

No. No.Pebdaftaran No BP Nama Fakultas
1 10.06.87/PRO 07161005 REKIZON PUTRA PETERNAKAN
2 10.03.227/AKX 07953013 PUTRI ANDINI EKONOMI
3 10.02.127/PIK 07121031 NUR’AINI KEDOKTERAN
4 10.08.279/LIN 07174032 ANDRY PRATAMA TEKNIK
5 10.04.376/HUX 07940075 PITRA NALDI HUKUM
6 10.09.189/POL 07193001 AYU ENGLASTIA ISIP

Adalah tempat dimana Ni akan menghabiskan satu setengah bulan plus setengah (atau barangkali 2/3) Ramadhan. T_T pada liburan semseter genap tahun ini.
Yup, akhirnya lokasi KKN yang selama ini penuh dengan misteri itu muncul juga. Antara senang, cemas, takut, panasaran serasa diaduk aduk menjadi sebentuk perasaan yang tak bisa Ni ungkapkan. Hmm… walaupun sudah hampir 3 tahun berpisah dengan ortu, tapi rasanya ada sensasi lain ketika harus menghadapai dunia KKN nanti. Mungkin karena lokasinya sangat jauh, kemudian minim fasilitas, minim kemudahan, dan masih belum diketahui khalayak secar umum. Tpi Ni harus optimis. Bergelut dengan alam bebas bukan lagi hal baru bagi Ni. Sejak SMA sudah terbiasa keluar masuk rimba, mendaki bukit, gunung, ketika pengembaran Pramuka atau Kemping. Mungkin yang harus lebih dipersiapkan adalah mental karena KKN ini tidak sebentar, tapi lebih dari sebulan.
Masalah penempatan, agak di luar prediksi juga memang. Karena awalnya Ni berfikir akan terdampar di bagian Sumbar lainnya seperti Pasaman, atau Tanah Datar. Sedangkan Ama dan Apa berharap Ni dapat lokasi di Kab. 50 Kota (bakalan lebih dekat kalau pulang kampung) atau di Dharmasraya (rumah kami masih ada di sana coz Apa Ni berdomisili di sana). Tapi ternyata Allah mentakdirkan lain, mungkin kali ini Ni lebih baik jalan jalan ke Solok…hehe. Ni sih CC CC aja. Coz mau ditempatkan dimanapun, semuanya tergantung kita dalam menyikapi, toh nanti banyak hal yang bisa kita pelajari di sana.
Ni hanya bisa mengumpulkan semangat, mempersiapkan segala sesuatunya, dan ketika tahu lokasinya dimana, Ni langsung memberitahu Ama dan Apa. Ni sms keduanya. Akhirnya Apa nelfon dan mulai menjelaskan gambaran lokasi yang akan Ni tempati nanti. Hmmm… Kalau setahu Ni sih, Solok dekat dengan Dharmasraya juga. Tapiiii Solok Selatannya?… ketika liat langsung di peta… Ya Allah…. Sekitar 6 jam dari Padang, 6 jam juga dari Dharmasraya, dan dan sepertinya butuh beberapa jam lagi untuk sampai di kampung halamanku sebenarnya. Hiks….
Letak Solok Selatan itu benar benar di bagian selatan Sumbar, hampir mencapai perbatasan Sumbar-Kerinci.Waww…30 menit perjalanan sudah sampai Kerinci. Kampung halamannya Dally (teman laki laki satu satunya di kelas Ni)

Di antara nama-nama anggota kelompok di atas, tak satupun yang Ni kenal. Ni sudah coba searching di FB, dan menemukan beberapa orang di antaranya dan langsug Ni -add (akhirnya ada manfaatnya juga nih FB). Semoga itu benar meraka. Selain Ni, teman teman PSIK lain yang satu kecamatan adalah Anit, Liza, Desi, Uci, dan Avin. Sedangkan dengan Liza jorong kami tetanggaan (tetanggan di daftar Lokasi KKN, di lokasi asli wallahu’alam). Feni, Mbak Rin, Namia, dan Ipit terdampar di Pesisir Selatan.
Wah..kebetulan sekali Kami ber 8 (Ni, anit, desi, liza, nami. Feni, mbak, dan ipit) terbagi hanya di 2 kabupaten. Mungkin pembagiannya berdasarkan nomer urut pendaftaran KKN kali ya. Coz kami ber 8 dulu daftarnya berurutan (dekat dekat waktunya)
Sekarang gambarannya memang rada kurang jelas. Masig banyak informasi yang belum Ni dan rekan rekan ketahui tentang lokasi ini, begitu juga dengan fasilitas. Mungkin memang akan jauh berbeda dengan kebiasaan dan juga keseharian kita. Dan sangat dibutuhkan adaptasi dan juga kesabaran dalam menghadapi segala perbedaan kondisi dan kekurangan yang akan ditemukan. Balik lagi, tinggal bagaimana kita menyikapi kekurangan yang ada.
Kalaupun fasilitas (signal macet, listrik sering mati, pasar jauh, MCK tak memadai) tinggal bagaimana kreativitas kita dalam mengatasinya. Memang akan lebih membutuhkan adaptasi maksimal. Jadi ingat tentang materi “survival” ketika masih gabung di SWARA NIGHTINGALE (mapalanya Keperawatan). Dan alampun sebenarnya telah menyediakan apa apa yang kita butuhkan. Namun mungkin karen kita sering dipermudah dan serba ada, menyebabkan daya kreativitas dalam memenuhi kebutuhan hidup menjadi mandeg.
Yeah, I should prepare my self… Siapin fisik, mental, ilmu, finansial, nursing kit beserta kotak P3K juga…Di sana nanti mungkin dibutuhkan.
Semoga ketika di sana, Ni benar benar bisa menerapkan ilmu yang sudah Ni dapatkan di bangku perkuliahan, memberikan manfaat kepada masyarakat, serta banyak membawa ilmu dan pengetahuan ketika pulang nanti.

Haiyoooo Ni…semangat semangat. No Modem, No internet, no ON LINE, BISAKAH??? Sebenarnya bukan BISA atau TIDAK, tapi MAU atau TIDAKK??? Dan kondisinya saat ini, mau TAK mau, AINI HARUS MAUUU…. InsyaAllah BISA!!


http://zonacahayamata.blogspot.com/

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in KKN on The STORY. Bookmark the permalink.

5 Responses to KKN ohh KKN (KKN on the StOry Part I)

  1. Apriyandi says:

    kalaw nio di 50 kota.., tukar c wak lah ai…wak KKN di 50 kota mah…tepatnya di nagari talang maur ditulis di portal…ba a ??heheoio, nio nanyo ciat..lai ado lampu di situ tu??

  2. @Apri: wahhhh….selamatlah kalau begitu.di 50 Kota tuh kehidupan sudah mulai sejahtera…nio nio… nio banget lah di situ. Tapi bisakah???T_TTapi ba a juo lai.Syukuri apa yang ada.Berpetualang lah Ni bisuak di Solok selatan tuh.Ni lun pernah ka situ lai.Ndeh, mudah2an lah lai ado listrik (rasonyo lai lah).Jan manakuik2an urang juo Apri.Ramadhan tanpa listrik menyeramkan mah…@Habyb: Doakan Uni yo diak…Habib ka Malang lai ndak. Rami, Uni ka pelosok…:(Semangat semangat…Harus jadi cikal kelapa, bisa tumbuh dimanapun….^^

  3. Botua bona tu deah ni..:)oh iyo ni…tolang kini lah maju hahahaha,ahahaha,ndak ba listrik ni? ba hp ka iduk?signal?menakutkannyo lai ni…huhuhuhukemah ajo bao jenset..huhuhumenakutkan sekali…:(

  4. yo tu lah bib…uni ndak pulo ado jenset yang bisa dibao kema kama doh..mudah2an lah lai ado listrik di situ….^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s