Postingan Ke-100 Euy…*SURAT CINTA UNTUK OTAK*


Surat Cinta untuk Otak….

POSTINGAN KE 100!!!!!!


Bansaiii!!!
Keprok keprok *potong tumpeng*


Alhamdulillah, akhirnya note ke-100 terposting juga. Tahun kemaren setahun penuh baru bisa mencapai seratus. Tahun ini baru jalan setengah tahun udah bisa mencapai 100 (*ada kemajuan* hehehe)


Semoga friendsfillah pengunjung setia blog ini masih stay tune dan gak bosan mampir di gubug Aini ini.^^
Okeh lets’ cekidot my 100th note! yang
—> Terinspirasi ketika kuliah ilmu keperawatan anak sore kemaren, bayangin kuliah dari jam 3 sampai jam 6 lewat seperempat sore…Mangstabh gan!!!@_@!^^

*****

Padang, 23 Juni 2010

Duhai Otakku, maaf ya…sesore ini aku masih memaksamu untuk menyerap kuliah Ilmu Keperawatan Anak yang membahas tentang berbagai macam penyakit pembedahan pada anak. Aku tau engkau lelah. Begitu juga dengan aku. Kita sama sama lelah kok…

Sebenarnya bisa saja aku merebahkan sarangmu yang agak lonjong itu ke atas tas yang ada di depanku ini. Kemudian sejenak memejamkan mata dan mulai bermain di bawah alam sadarku. Tapi maaf itu tidak kulakukan otak, karena aku terlanjur tau ini adalah kewajiban kita saat ini. Demi cita-citaku tak. Jadi kumohon bekerjasamalah denganku. Okeh, mari sedikit menguap untuk memberikan oksigen kepadamu. Cukup??

Kumohon jangan kau siksa aku dengan kelelahanmu. Aku bisa mati jika engkau tak mau lagi bersemangat.

Wahai otak yang sangat kucintai…

Demi cintaku padamu dan demi cintaku pada yang menciptakanMu, engkau akan sedikit kueksploitasi untuk dua minggu ke depan. Maafkan aku tak, jika aku mencintaimu dengan cara yang agak kejam. Dua minggu kedepan adalah Ujian akhir semesterku tak. Engkau tau kan? Aku harus bekerja keras untuk memasukkan semua materi dan bahan kuliah itu ke dalam ingatanku yang berpusat padamu? Jadi aku akan sangat mengandalkanmu nanti…

Aku yakin engkau pasti bisa tak!
Karena aku tahu aku belum mempergunakanmu walau agak 15% dari kemampuan aslimu !! Dan kuyakin walau kupaksapun engkau untuk berfikir masih belum akan mencideraimu. Apalagi membuatmu hank yang akhirnya menjadikanku gila.

Engkau tau dengan Albert Einstein? Iya.. Si jenius itu tak!! Pria yang rambutnya sedikit kribo dan berkumis lebat itu baru mempergunakan otaknya sekitar 25%, dan dengan itu saja ia bisa menghasilakn terobosan rumus yang membuat dunia berdecak kagum. Masa aku tak ingin mencobanya juga tak?? Yeah.. I mean, aku bisa juga menggunakanmu untuk hal hal yang bermanfaat. Aku tidak ingin menyia nyiakan potensimu. Apa bedanya engkau dengan otak kepunyaan si Albert? Sama-sama berbentuk otakkan?

Maksudku… kalian diciptakan dari bahan yang sama oleh Allah. Aku yakin Allah tidak akan iseng dan pilih kasih dengan memberikan zat penambah kecerdasan pada otaknya Om Albert. Perbedaannya sekarang terletak pada masing masing si pemilik otak bagaimana mereka mengasah otaknya. Yah..bedanya terletak pada diriku dan Albert Einstein. Ia mungkin selalu mengasah otaknya sehingg sinaps-sinaps otaknya saling berhubungan. Walhasil karena sering dilatih otaknyapun menjadi jenius serta gampang mengingat dan memikirkan sesuatu. Sedangkan aku?? Hmm… Kuakui, aku memang rajin berfikir, tapi aku tak serajin si jenius itu untuk menghapal.

Ahhhrrgghh…. Kenapa aku masih belum bisa mencintai bahan kuliahku seperti aku mencintai membaca buku cerita atau buku nonfiksi atau non ilmiah lainnya????

Hmm… Mungkin ini hanya permainan sugesti dan rasa inginku saja tak. Untuk itulah aku ingin merubah semuanya. Aku tidak ingin engkau seperti otak otak orang tua yang akhirnya karatan karena tidak diasah dan dipergunakan. Aku ingin sel-sel mu tetap saling berhubungan dan saling membangun koneksi.

Gimana tak? Kau lihatkan betapa sayangnya aku padamu. Makanya aku harap kerjasama darimu kali ini agar aku bisa sukses menyimpan sebanyak mungkin ingatan untuk ujian akhir dan keberlangsungan hidupku.
Yahh…. Kuakui juga ini keteledoranku kenapa tida menyicil hapalannya sehingga engkau kerepotan. InsyaAllah aku akan memperbaiki semuanya deh tak…
Dan juga kadang aku kurang memperhatikanmu sehingga asupan nutrisimu kadang terabaikan. Gomenasai otak!

Aku akan merubahnya tak. Demi cintaku padamu dan kepada yang menciptakanmu!!!

Thanks Allah, telah menganugrahkan si lembek yang luar biasa ini padaku… I’ll keep it save and use it for my real purpose!! u_u
Nb: Maaf tak, bila aku terlalu gombal…^^


http://zonacahayamata.blogspot.com/

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cahaya Legend, Karya. Bookmark the permalink.

2 Responses to Postingan Ke-100 Euy…*SURAT CINTA UNTUK OTAK*

  1. selamat uni,..:)ke 100 nih..:)habyb tak mau kalah nih…:)

    Like

  2. Ayoo bib….jangan mau kalah!semangat untuk nulis ya!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s