BENARKAH KITA SUDAH merdeka?

Pagi ini kuterbangun…
kembali kuhirup udara pertamakalinya dalam keadaan sadar setelah memejamkan mata beberapa jam di malam yang pekat.
hirupan udara pagi yang tak pernah bisa diprediksi akankah masih bisa kudapatkan tiap kali terbangun?
tersadar….ah, ternyata aku masih bebas untuk menghirup udara…
*indahnya kebebasan…

ritual khusus Ramadhanpun kujalani.
memasukan sepiring makanan ke dalam lambung demi mendapatkan rasa kenyang dan pahala ramadhan.

*ah, nikmatnya masih bisa makan dg bebas…

azanpun berkumandang syahdu, memanggil untuk segera menghadap Rabb…
segera kusucikan anggota tubuh untuk sholat. tanpa beban, tanpa ada yang menghalangi..

*hm…bahagianya bisa beribadah dg tenang…

udara subuh sungguh begitu menggoda untuk sekedar melakukan olahraga kecil2an…
hayoo…tak ada larangan!
sedikit melakukan pemanasan aku pun berlari-lari kecil menyusuri jalanan pedesaan.
ditemani pemandangan hamparan sawah hijau yang memikat dengan back sound gemericik air mengalir yang sesekali ditingkahi suara kicauan burung…

*hah….sungguh menyenangkan. kebebasan untuk menikmati alam!

bagai burung kecil yang hendak berusaha menguasai cakrawala, kuberlari bebas menghirup udara pagi yang sejuk…

*indahnya kebebasan untuk beraktifitas

menyusuri rumah-rumah, aku tersadar.
tak ada tiang dg bendera yang berkibar.
tak ada umbul2 merah putih yang menghias sepanjang jalan.
tak ada gapura-gapura yang terpasang di gang-gang.

padahal sekarang kan 17 Agustus teman!
kau tau kan tanggal itu?
hei… ayolah itu tanggal kemerdekaan Republik Indonesia!
hari dimana bangsa Indonesia memproklamirkan dirinya sbg bangsa yang bebas dari segala bentuk penjajahan.

kulihat serombongan wanita-wanita perkasa dengan perkakas pertanian mereka.
mereka tersenyum dan saling bersendagurau menuju ke sawah dan ladang2 mereka.
ah…. tidakkah mereka tahu sekarang tanggal berapa? hari apa? momment apa?
hm….
tampaknya tak ada hal-hal khusus yang dilakukan pada tanggal keramat ini teman.
semuanya tampak biasa.

atau jangan-jangan, benarkah hawa kemerdekaan itu sebenarnya tidak ada?

diterpa lamunan di satu sudut bumi pertiwi.
merenungi perkataan yang sibuk mengudara akhir-akhir ini: -kita belum merdeka, kita masih dijajah, dijajah kemiskinan, dijajah ketidakberdayaan, dijajah hutang, dijajah kebobrokan birokrasi, dijajah oleh para koruptor; bahkan kita dijajah oleh diri sendiri….
huft….banyak sekali bentuk penjajahan lain yang terjadi saat ini. dalam artian: kita belum benar-benar merdeka!-

benarkah itu??
jadi, apa namanya yang kurasakan pada tiap detik dimana kuterbangun dan bisa melakukan setiap aktifitas?
hatiku menjawab: engkau terlalu melihat dalam jangkauan area sempit yang kau rasakan sendiri. Negara ini terlalu luas untuk disimpulkan hanya dengan mengambil indikator seorang makhluk sepertimu!

hm…benarkah begitu?

mungkin ada satu yang terlupa.
kadang kita lupa tuk bersyukur atas tiap detik yang bisa kita habiskan dengan baik.

atau…
kemerdekaan itu sebenarnya belum ada??
benarkah kita sudah merdeka?

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s