Karya…tetaplah Sebuah Karya

Pulang Lebaran kali ini ada yang berbeda dari rumahku. Ya, lebih tepatnya struktur dan dekorasi rumah yang jelas berbeda dari kepulangan terakhirku sebelum Ramadhan.
Rumah yang di cat ulang, menyebabkan beberapa perabot rumah dipindah. Dan yang paling drastis perubahannya adalah kamarku.
Pertama karena letak tempat tidur dan lemarinya yang digeser 180 derjat. Letak beberapa benda juga digeser dan yang paling mengerikan adalah semua karyaku (zaman zaman SMP) yang sudah bersusah payah kubuat dicopot dari dinding kamar. Diantaranya lukisan lukisan, kaligrafi, ukiran,tempelan tempelan mata pelajaran dan kata kata mutiara zaman SMA. Semuanya dilepas…
Sedih… Dari dulu aku memang memilki kebiasaan menyimpan dan mengkoleksi benda benda yang sekiranya memiliki nilai seni, cerita, atau aku memang terkesan terhadap benda tersebut. Sejelek, setua atau seburuk apapun benda tersebut, tapi kalau aku memiliki rasa atau chemistry terhadapnya, pastilah akan kujaga dengan baik. Dan apa yang dilakukan para tukang terhadap kamarku, cukup membuat aku kecewa. Mereka sama sekali tidak meminta konfirmasi atau izin untuk mencopot semua karya yang sudah kupajang dengan rapi sejak SMP di dinding kamar.


Sekarang yang kutemukan adalah kertas kertas HVS lusuh dengan lukisan di atasnya. Hmm… gambar gambar yang penuh kenangan. Buah dari pelampiasan stress ketika menghadapi ujian akhir nasional SMP. Gambar-gambar yang kulukis di balik lembaran lembaran contoh soal yang kala itu sedang kubahas mati matian.
Dan sekarang, bisakah aku menjaga kertas kertas yang takkan selalu bisa kunikmati keindahannya ketika masuk ke kamar?

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini, Karya. Bookmark the permalink.

2 Responses to Karya…tetaplah Sebuah Karya

  1. rangtalu says:

    gambarnyo mantap ma.. genre gambarnyo : "manga",mato gadang, iduang hilang..

  2. ma lo mantabh, awal-awal baraja mambuek kartun.jaman saisuak kala tipe gambar Ni mang manga mah bang. Kini??? masih manga,,hehehe…lebih tepatnya tipe "moe", manga dengan pipi tembem, mata besar, tak berhidung…mulut kecil, kepala besar,badan kecil dan pendek (*hah,sejenis penyakit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s