Safari Lebaran

Safari Lebaran

Friendsfillah….How about your ied celebration? Is it fun?

Ada dua perassaan menggebu ketika idul fitri menghampiri. Rasa bahagia karena telah melewati perjuangan di bulan Ramadhan yang penuh maghfiroh, sekaligus rasa sedih karena harus berpisah dengan bulan suci ini.
Setumpuk penyesalan pun kadang menghampiri. Rasa menyesal karena masih merasakan ketidakmaksimalan dalam beribadah, rasa iri dengan mereka yang mencapai targetan amalan di bulan Ramadhan, sekaligus rasa cemas akankah Ramadhan akan terus meninggalkan bekas serta auranya tetap dibawa sampai ke bulan bulan berikutnya? Dan rasa takut, akankah Allah masih mengizinkan kita untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan?
Boleh jadi inilah Ramadhan terakhir kita… Wallahu’alam. Jauh di lubuk hati yang terdalam, aku berharap ini bukanlah Ramadhanku yang terakhir. Aku berharap Allah masih berkenan memberikan Ramdhan-Ramadhan berikutnya serta memberikan kekuatan padaku untuk terus istiqomah mendirikan ramadhan dengan berbagai amalan.
Dan Ramadhanku memang selalu meninggalkan cerita manis di ujungnya. Cerita indah yang terangkum dalam semaraknya nuansa idul fitri. Moment dimana hati-hati manusia kembali disucikan dengan saling mema’afkan. Saling bersilaturrahim, mengunjungi, dan berbagi dengan sesama.
Tahun ini mungkin adalah idul Fitri ke 20 ku. Ah, aku tak terlalu ingat kawan.
Dulu, ketika masih kecil, Idul fitri selalu menjadi hari yang sangat ditunggu. Moment pulang ke kampung halaman mama dan papa. Kala itu kami sekeluarga masih diperantauan. Sekarang, hanya papa, uda, aku, dan akak yang merantau. Sedangkan mama dan adik adikku sudah bermukim di kampung halaman mama.
Malam takbiran menjadi hari keluarga yang penuh keakraban. Anak-anak sibuk bermain kembang api, mercun serta segala permainan khas lainnya. Sedangkan para orang tua akan sibuk menyelesaikan zakat fitrah yang belum dibagikan. Biasanya orang tuaku akan mengundang si penerima zakat langsung untuk datang ke rumah di malam takbiran sambil mencicipi makanan dan kue yang sudah dibuat sebelumnya.

Menu berbuka puasa hari terakhir Ramadhan 1431 H keluargaku…

Hari pertama ID, adalah hari milik keluarga. Kami para anak muda, biasanya belum memulai proses bersafari lebaran ke rumah-rumah teman. Yang didahulukan adalah famili dekat, dan menunggu kedatang sanak keluarga yang pada hari pertama biasanya sudah ada yang datang.

Suasana sholat ied di tanah lapang

“Manambang” pun adalah kegiatan yang sampai Idul fitri kali ini masih menjadi hal yang lumrah terjadi di keluargaku. THR bukan hanya milik mereka yang masih sekolah. Aku dan akak yang notabene dua orang mahasiswa di antara jajaran cucu-cucu di silsilah keluarga kami (kami masih menduduki ranji terbawah di silsilah keluarga, yang lain masih sekolah dan kecil kecil) masih mendapatkan jatah rezeki di Hari Raya. Dan tidak tanggung tanggung bagian untuk kami yang mahasiswa lebih besar ketimbang adik adik yang masih sekolah. Tapi hanya famili famili tertentu yang masih meberikan THR untuk kami. Dan itupun tanpa kami minta, alias diberikan secara Cuma-Cuma tanpa memakai teknik diplomasi ataupun prinsip ekonomi.
Sekarang, atau lebih tepatnya 3 tahun belakangan ketika aku sudah resmi menjadi mahasiswa, moment yang paling kunanti adalah bersilaturrahim dan bertemu dengan teman teman SMA ku. Dengan para junior yang masih rutin “barayo” ke rumah. Hmm… Alhamdulillah, agenda itu masih kami lakukan sampai saat ini.
Safari Ramdhanpun benar benar dimulai. Biasanya kami akan membuat semacam rute tempat tempat yang akan dikunjungi, rumah teman dan rumah guru. Namun saat ini teknisnya sedikit berbeda, mengingat hari ke3 lebaran adalah reunian akbar di SMA, dan kemungkinan akan bertemu dengan para guru di sana.
Hari kedua lebaran, setelah sebelumnya sempat mengunjungi rumah sahabat karibku dan rumah guru biologi SMA, teman teman sekelas dan juniorpun sudah berdatangan ke rumah. Silaturrahim penuh canda dan tawa, ditemani dengan makanan dan minuman seadanya. Perjalananpun dilanjutkan ke rumah-rumah teman sekelasku yang lain.sampai akhirnya senjapun datang dan kamipun pulang dengan hati yang gembira.

teman teman SMA, bersafari lebaran….

Hari ketiga lebaran, SMA ku mengadakan reunian akbar untuk semua angkatan. Wah, bahagianya melihat angkatan agkatan tua yang berjumpa lagi dengan teman teman lama mereka. Sungguh nampak keceriaan di wajah-wajah mereka yang mulai menua. Sepertinya mereka kembali menjadi muda.

Reunian SMA

Kebahagiaan juga mengampiriku ketika bertemu dengan senior seniorku yang dulu. Senior yang menempaku dengan berbagai pengalaman dan ilmu di OSIS, Pramuka, dan Forum An-Nisa’. Semua itu kembali memutar memori memori dan ingatanku kembali ke beberapa tahun yang silam. Ah… sungguh indah masa masa SMA.
Melihat senior senior angkatan 80-an dan 90-an yang sudah sukses menjadi pengusaha, doktor, scientist, dosen, serta mendengar cerita mereka yang sudah wisuda, sedang menyelesaikan skripsi, kembali mengugah semangatku untuk terus berjuang mencapai masa depan yang gemilang. Kembali memunculkan serangkaian mimpi mimpi di benakku. Oh, inilah ibroh pertemuan di reunian kali ini. Sungguh masih banyak ilmu dan cerita yang ingin kudengar dari mereka.
Dan pada akhirnya, rangkaian kebahagiaan dan liburan di Idul Fitri ini harus segera diakhiri. Aktifitas untuk mengejar masa depan kini mulai menanti. Semuanya akan segera dimulai kawan. Saatnya untukku kembali ke kota Padang, kota tarbiyahku, kota penuh perjuangan. Dengan sebongkah semangat yang insyaAllah akan terus kupupuk. Tahun ini dan tahun depan adalah tahun tahun yang akan penuh dengan perjuangan kawan. Cerita akademis akan mulai dipertaruhkan. Setumpuk keoptimisan harus kupersiapkan demi mengakhiri cerita ini dengan kebahagiaan.
Ma, Pa, do’akan aku agar terus berusaha sebaik mungkin…
Ya Allah, restui langkahku… demi mimpi mimpi yang akan segera kuwujudkan.
ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR!!!
@lovely room, 13 September 2010. 16:13 am
Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cahaya Legend, Cuap-Cuap Aini, kisah klasik untuk masa depan. Bookmark the permalink.

2 Responses to Safari Lebaran

  1. Apriyandi says:

    assalamu'alaikum wr wb.."whai org2 yg b'iman! Brang siapa d antra kamu yg murtad (klwr) dari agmanya, maka klak allah akan mendtangkan swtu kaum, Dia mncntai mreka & mrekapun mncintaiNya, brsikap lmah lembut thd org2 yg b'iman, ttapi brsikap keras thd org2 kafir, yg brjihad d jlan allah & yg tdak takut kpd celaan org yg suka mncela….." (TQS. 5:54)mudah2an kita tidak termsuk kdlm golongan org yg murtad..karena dlam ramdhan ini kita telah berlomba.!"b'lmba2lah kamu utk mndpatkan ampunan dari tuhanmu & surga yg luasnya sluas langit & bumi, yg dsediakn bagi org2 yg b'iman kpd allah & rasul2Ny. T lh karunia allah, yg dbrikn kpd siapa saja yg Dia khendaki & allah mmpunyai karunia yg bsar". (TQS. 57:21)teruntuk teman2 dan saudra/i ku,semoga Allah merahmati dan meninggikan derjatmu…dihari yg fitri ini,,semoga kita semua mendptkan derjat taqwa yg dijanjikan-Nya..amiintaqabbalallahu minna wa minkum..minal 'aidin walfaidzin…agak telat dikit..^^!s_jzk..=..apriyandi_dkk..=

  2. waalaikumsalam wr wbwaiyakum, jazakallah khairu jazza…mohon maaf lahir dan bathin Apriyandi dkk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s