Apa Hebatnya si Unta Merah

“Wah, kak… Aku gak mau onta merah, aku mau ayam ajalah… onta kan gak bisa dimakan!!!” *polos*
“dek, onta merah itu kalau dibandingkan dengan benda zaman sekarang gak bakal sebanding deh dengan escudo, yaris, atau mobil-mobil mewah lainnya..”
“ih, kakak matre yah…. hmm, aku kan gak matre kak, jadi gak butuh yang kayag-kayag gitu. Lontong aja udah cukup untuk pagi ini…” *gak nyambung*
Percakapan yang sukses membuat ku terpingkal pingkal pagi itu ketika mengikuti rapat penting di salah satu mesjid. Jadi ceritanya begini, salah seorang ukhty menolak untuk menjadi mentor untuk kegiatan mentoring tahun ini. Yang satu kagak nyambung, yang satu udah capek ngejelasin. Alhamdulillah akhirnya percakapan dua arah dengan satu topik “onta merah” pagi itu berhasil didamaikan dengan satu kesimpulan penting: “ONTA MERAH ITU BUKAN SEJENIS MAKANAN!!
Hehehe, yup… siapa yang mau onta merah?? *acung jari* tentu saya mauuu!!!
siapa yang mau masuk syurga?? *angkat tangan tinggi* saya saya…!!!

فَوَاللَّهِ لأَنْ يُهْدَى بِكَ رَجُلٌ وَاحِدٌ خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ

Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.[1]

Imam Al Bukhari rahimahullah membuat judul Bab dari hadits di atas, “Bab: Keutamaan seseorang memberi petunjuk pada orang lain untuk masuk Islam”.

Abu Daud membawakan hadits di atas pada “Bab: Keutamaan menyebarkan ilmu”.

Penulis ‘Aunul Ma’bud, mengatakan, “Unta merah adalah semulia-mulianya harta menurut mereka (para sahabat).”

Di lain tempat, beliau rahimahullah mengatakan, “Unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).”

Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullah memberikan penjelasan yang cukup apik. Beliau rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dalam hadits tersebut adalah unta merah.Unta tersebut adalah harta teristimewa di kalangan orang Arab kala itu. Di sini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan unta merah sebagai permisalah untuk mengungkapkan berharganya (mulianya) suatu perbuatan. Dan memang tidak ada harta yang lebih istimewa dari unta merah kala itu.

Hmm….. nggak Ragu lagi kan untuk mengajak orang kepada islam.,,????

Keep Speeriiitttt and istiqomah!!!

nahnu du’at qobla kulli syai’in….!!!

milkysmile

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

2 Responses to Apa Hebatnya si Unta Merah

  1. rangtalu says:

    ha, kesimpulan yang sangat cerdas

  2. akhwat nya lagi lapar, jadi gak bisa diajak mikir ketika itu…setelah dijelasin, baru semangat untuk nyari onta merah bareng-bareng .. ckckc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s