Yang Berjuang di jalan SCL, yang Berguguran di Jalan SCL

Yang Berjuang di jalan SCL, yang Berguguran di Jalan SCL
SCL, Student Center Learning, suatu methode yang tak asing lagi untuk didengar dan beberapa saat lalu sudah mulai dicoba di kawasan Universitas A*d*la*, dan sudah lama diterapkan khususnya oleh FK. Begitu juga dengan Prodi Tempat ku bernaung menuntut ilmu. Sejak tahun 2008, system ini murni diterapkan sebagai methode pembelajaran di kampus. Walhasil kami angkatan 2007 merupakan angkatan terakhir yang masih menggunakan methode konvensional. Namun entah dapat ilham darimana, mendadak semester 7 angkatan 2007 *yang didiagnosa sebagai semester terberat karena materi-materinya yang “dahsyat” plus pengasahan keterampilan preklinik langsung di RS* DIUBAH systemnya menjadi “agak” mirip SCL. Waw…
Kaget!! Pastinya….

Kami yang notabene selama ini seperti disuapI ilmu dari dosen tiba-tiba harus mencari beras sendiri, tanak nasi sendiri, dan suapkan nasi ke mulut sendiri. Ibarat ilmu memancing, kami tak lagi mendapatkan ikan segar dari sang “dosen” tetapi dosen hanya menyerahkan “pancingan” untuk kami pakai memancing ikan sendiri.

Yap, bermodalkan silabus, kami harus mempersiapkan makalah-makalah berisi pembahasan materi untuk pertemuan berikutnya. Plus tutorial-tutorial, diskusi dengan kelompok masing-masing untuk membahas kasus yang diberikan dosen. Alangkah indah dan bahagianya jika semua silabus mata kuliah, kasus dari dosen bisa kita temukan dengan gampang dengan sedikit “usaha”, tapi ternyata tak semudah itu kawan! Konon kabarnya buku referensi yang tersedia dan disediakan perpustakaan tak jua kunjung mampu menjawab semua persoalan tersebut. Walhasil, kami yang rada “agak” tidak gaptek ini berusaha bersemedi di depan layar LCD masing-masing, memfokuskan diri layaknya anak autis bertanya pada mbah gugel. Jam demi jam pun habis di depan layar laptop atau compie masing masing.

Tak tanggung-tanggung, kadang dalam satu hari itu ada 3-4 makalah yang harus segera diselesaikan. Dikejar deadline. Belum habis tugas yang satu, tugas yang lain sudah menunggu. Belum lagi stressor mesti mempresentasikan makalah makalah tersebut. Jenisnya pun banyak. Ada makalah pribadi, dan ada makalah kelompok. Masing masing mata kuliah lain pula formatur kelompoknya. Kira-kira ada 6 jenis mata kuliah dalam artian akan ada 6 kelompok berbeda yang melibatkan kita DENGAN TUGASNYA YANG BERVARIASI… Tidak satu atau dua jenis kerja kelompok yang akan kita tangani, tapi BANYAK>>>>Ckckckc…. kebayang ribet nya seperti apa.

Tiap hari ke kampus kalau tidak bawa laptop dan modem, rasanya perkuliahan akan terasa kurang lengkap dan seperti tidak bisa bergerak. Dua benda itu layaknya modal dan senjata kami dalam menghadapi sistem ini (thanks to modem prolink dan kartu Flexi anlimitid sebulan dengan hanya 50.000 perak serta laptop *yang sering lupa dimatikan sampai idup 48 jam nonstop* yang sudah menemani hari hariku).
Untuk kondisi ini, barulah kami benar-benar merasakan kemudahan dari teknologi, dan manfaat dari kemampuan ber-IT. Karena tak jarang dalam saling berkirim tugas, pembagian tugas, peredaran info tugas, berlangsung di dunia maya. Terutama di jejaring sosial Facebook, Yahoo messanger dan email.

Peran dosen?? Sulit untuk kujawab kawan. Bahkan menurut teorinya, di sistem ini kita tak bisa banyak bertanya pada dosen (karena intensitas pertemuan yang singkat). Kita tak boleh bilang “tidak tahu”, namun harus MENCARI TAHU sendiri. Apapun caranya! Mungkin dengan membaca buku, searching bahan di internet, bertanya pada pakarnya, berkunjung langsung ke RS (sebagai modal untuk skills lab). Dan jangan harap dosen akan memberikan jawaban sebegitu gampang, yang ada hanyalah dosen menambah persoalan dan pertanyaan. *entah ini benar atau tidak, namun begitulah yang kutangkap dari penerapan sistem ini* atau karena kami yang belum terbiasa dan belum menguasai sistem ini?????????????

Pada dasarnya, secara pribadi aku cukup menyenangi system ini. Karena kami otomatis harus “menggerakan’ diri sendiri. Penilaian berada pada tingkat keaktifan. Mahasiswa tak HANYA diam di tempat, “mono” menunggu materi yang disajikan dosen. Namun harus aktif mencari keberadaan ILMU itu sendiri. Namun sedikit yang kusayangkan, kadang system yang “sedikit banyak” menuntut kerja dari mahasiswa ini kurang terfasilitasi dengan maksimal sehingga usaha mahasiswa tidak seimbang dengan sumber atau bahan yang akan digarap. Mahasiswa banyak yang stagnan karena ketidakjelasan silabus (atau tidak memahami apa yang akan dicari). Referensi yang kurang jelas dan mantab (kebanyakan mengandalkan internet DENGAN sumbernya yang tidak TERAKREDITASI), serta strategi pembagian waktu yang kurang dimanajeri dengan rapih yang akhirnya membuat mahasiswa kerepotan sendiri karena menumpuknya tugas pada hari hari tertentu dan tak jarang yang berguguran dan akhirnya jatuh sakit *syafakillah untuk ukhtyku yang lagi sakit*

Berat memang… Dan kami sama-sama berharap agar masa-masa sulit ini bisa kami tuntaskan secara bersama-sama….!!! OPTIMISSS KITA BISAAAA TEMAANNNN…!!!!

Maka itulah, jika teman sering menemukan sayah dalam keadaan ON LINE, sering nongol di eFBi *tapi rada jarang update status kalau OL di laptop*, blognya rajin di up date, YM nya hidup selalu, itu tak lain dan tak bukan adalah efek samping dari semua aktifitas “penambahan jatah SKS” di luar kelas yang membuat kami harus bergulat, bersemedi di dunia maya, berkawan dengan “si inet”, rajin bertanya ke mbah gugel *nan baik hati namun kadang membuat kami “PONIAANGG” karena memberikan jawaban yang rada error lagi tak nyambung* buah dari system yang konon kabarnya bernama SCL. Hidup SCL!!!
milkysmile

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini, KamPus.... Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s