Road to SKRIPSI…!!!

H-2 Ujian Tengah Semester 7…!!

Waktu sepertinya tak mau mengalah dan tak berhenti mengejar kita. Baru kemaren rasanya permulaan kuliah semester 7 dan sekarang sudah datang masanya untuk evaluasi belajar yang telah dilaksanakan selama 3 bulan kurang lebih.

Buah usaha dan pembelajaran harus dievaluasi dan diambil nilainya. Deg-degan bercampur cemas, karena ini adalah semester 7 yang mengerikan. Berharap nilai nilai yang didapatkan adalah nilai nilai dari hasil terbaik, karena sudah tak banyak lagi kesempatan meraup nilai tinggi karena semester depan sudah sedikit sekali mata kuliah yang akan diambil dan akan mulai memfokuskan diri kepada pembuatan skripsi.

SKRIPSI….!!!

Wah, kata-kata yang dahsyat sekaligus menakutkan. Dulu ketika SMA, skripsi membentuk image “mengerikan”, penuh perjuangan, intrik, pokoknya sesuatu yang ”wah”. Dan sampai detik ini hal itu masih bercokol dalam mindsetku. Semuanya harus dipersiapkan secara matang. Harus ada waktu waktu yang sengaja diluangkan untuk memikirkan kata kata yang satu ini.

Kita mulai rangkaian pemikiran ini dari PERMASALAHAN. Kenapa permasalahan? karena permasalahan inilah yang akan digubah menjadi sebentuk skripsi. Untuk itu, kita harus jeli melihat permasalahan yang paling menarik di antara banyak permasalahan yang tidak menarik yang kita temukan di lingkungan. Tentunya pemilihan “permasalahan” ini haruslah disesuaikan dengan minat dan ketertarikan kita terhadap bidang-bidang yang ada. Karena jika dari awal kita sudha tidak tertarik dan tidak memiliki minat terhadap permasalahan tersebut, akan sulit untuk menciptakan “chemistry” ketika penelitian sudah dijalankan nanti.

MASALAH yang kita temukan dan kita yakini sebagai “sesuatu” yang menarik untuk dibedah, kemudian akan lebih dipersempit. Makanya judul skripsi itu pada umumnya panjang-panjang (nah lo apa hubungannya coba!). Saya sempat menanyakan mengenai masalah judul yang terlalu panjang ini pada sebuah diskusi presentasi pada mata kuliah riset keperawatan, dan ketika itu kelompok yang presentasi menjawab judul yang panjang (yang sama sekali jauh dari kata-kata “efektif” dalam Bahasa Indonesia) itu dibuat sedetil mungkin agar penelitian yang kita lakukan kelak tidak merambat kemana-mana, fokus, dan tidak terlalu luas.

Contohnya saja:

Hubungan antara karekteristik mhsw dengan tingkat motivasi

dalam melanjutkan pendidikan ke akademik kep depkes RI kelas

khusus Rsup m djamil Padang


Kunjungan ibu yang mempunyai balita keposyandu anak

balita ke posyandu anak balita

keposyandu kenanga V dan faktor2 yang mempengaruhinya dr w 05

kel padang sarai permai kec koto tangah kota padang

Karena kalau tidak kita buatkan deskripsi jelasnya, akan menyebabkan penelitian ini meluas.

Ok, itu untuk “masalah” dan “judul”. Step berikutnya adalah mempersiapkan sebuah proposal skripsi. Tahap persiapan sebelum terjun ke penelitian langsung. Kita bebas menetukan seperti apakah skripsi yang akan kita lakukan nanti. Apakah berbentuk eksperimental, atau hanya sekedar mengkaji dari data-data yang ada.

Kemudian pada tahap ini juga kita harus prepare bahan-bahan terkait, referensi-referensi, sumber-sumeber ilmu untuk mendukung landasan teoritis dari permasalahan yang akan kita angkatkan. Biasanya, pembuatan proposal ini memakan waktu yang cukup lama. Setelah proposal kita di-sah kan (tentunya setelah mengalami konsul, tinjau pustaka, hunting referensi) melalui sebuah sidang ujian proposal. Wah, ini adalah bagian yang cukup membuat jantung berdegup kencang.

Setelah sidang dilewati, tahapan selanjutnya mengerjakan proyek skripsi, dan sama halnya dengan proposal, skripsi juga akan berakhir di meja sidang. Dimana keilmuan yang sudah kita dapatkan akan diuji kelayakan dan keabsahannya oleh ornag ornag yang berkompeten.

Tapi teman, untuk menjalani semua tahapan di atas, tak semuadah yang dibayangkan. Kerap kali mahasiswa menemukan masalah di lapangan yang membuat seorang gagal, tertunda, dan lamban dalam proyek akhir kelulusan mereka di bangku kuliah. Mungkin karena judul yang mereka ajukan tidak diterima, atau tidak ada pembimbing yang cocok, pembimbing yang minta ganti judul dan minta cari permasalah baru, pembimbing yang lamban dan tidak bergiat dalam membimbing mahasiswa sehingga konsulpun berlangsung sangat lambat, tidak tersedianya referensi yang “terakreditasi” untuk bahan tersebut, sampai masalah tetek bengek per-birokrasian yang ada. Semuanya harus kita waspadai dan persiapkan planing A, planing B untuk menghadapinya.

Begitulah teman, semua ada tahap dan prosesnya. Cepat atau lambat kita akan menghadapinya dan harus bersiap sedia….

Last but Not the Least, selalu jangan pernah lupakan doa sebagai pengiring usaha dalam langkah langkah mu!! Minta petunjuk dan kemudahan dari Allah SWT.

Doakan penulis segera menemukan “Masalah” yang cocok ya untuk proyek akhir ini sahabat blog semua….

ROAD TO WISUDA 2011….!!!!

milkysmile

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini, KamPus.... Bookmark the permalink.

2 Responses to Road to SKRIPSI…!!!

  1. Sivi B.S. says:

    subhanallah… semangat2 mbakkk!!!
    kayaknya skripsi susah gitu ya, padahal baru mau rencana doang… lha ini aku baru semster 1 mbakk..
    masiihhh lamaaaaa bgt..
    >o<

  2. yup Sivi.. insyaAllah akan semangat…. ^^
    emang dari sekarang musti dipikirin dek.
    biar nanti gak keteteran, kalau bisa kita udah mikirin judul jauh jauh sebelumnya.semester 5 udah bisa nentuin bidang yang akan ditekuni yg akan dijdikan skripsi
    sipt….ok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s