Ibadah oh ibadah….

Pagi ini aku terbangun pada pukul 4.48 pagi dengan perasaan yang aneh.

Hmm… masih ada waktu untuk tahajud. Kubasuh mukaku dan sekujur anggota tubuh untuk berwudhu’. Aku mulai melaksanakan sholat sunnah ini dua raka’at. Bersujud dalam dalam dan memohon petunjuk Allah untuk kelancaraan kuliah dan kehidupan. Meminta sebanyak-banyak nya seolah-olah hanya Allah tumpuan harapan. Lafaz permintaan itu seakan akan sudah hapal di luar kepala oleh ku. Tapi aku berdo’a dalam keadaan sangat mengantuk. Kuberusaha berkonsentrasi dan menahan kantuk. Aku tahu kantuk ku ini karena tidur cukup larut pukul 12.00 malam. Ah, dasar!! Kenapa aku masih bisa banyak meminta ini itu kepada Allah sedangkan aku dalam keadaan setengah sadar…. Ah, ampuni aku ya Rabb….

Kusambung qiyamulail ku dengan tilawah Al-Qur’an sembari menunggu azan shubuh berkumandang. Lagi lagi dengan perasaan mengantuk. Baru satu halaman, dan azanpun berkumandang. Sholat shubuh kudirikan, dan dan… otomatis tubuh ini bergerak menuju kasur dan bantal dan akupun tertidur pulas dalam keadaan masih memakai mukena… Ah… dan lagi lagi aku terbangun pukul 7.00 dengan perasaan aneh. Dan planning membaca Al-matsurat ba’da shubuh terlupakan begitu saja…

Hmm… Aku mulai memutar memori apa apa saja yang sudah kulakukan beberapa jam lalu. Berfikir dan merunut-runut kejadian. Ada apa ini?? Kenapa tahajud ku kering, tilawahku tak bernyawa, do’a ku hampa, semuanya tak ber-ruhiy…

Kupikir-pikir, sungguh tak sopannya aku menjadi manusia! Melaksanakan ibadah tapi tidak penuh kekhusyukan. Ibaratnya kita sedang meminta sesuatu, tetapi kita memintanya tidak bersungguh-sungguh dan cuek terhadap orang yang akan memberi.

Dan satu hal lagi, kenapa kita sering meminta hanya untuk kepentingan duniawi? Meminta diberikan petunjuk agar lulus ujian, minta dipermudah menyelesaikan skripsi, rezeki yang berlimpah, ah… kebanyakan dunia kawan… Alangkah bagusnya jika kita juga sering meminta untuk kesejahteraan akhirat. Minta ampunan Allah, meminta ridho Allah, meminta kemudahan dalam berdakwah…

Ya Allah, aku takut…. Takut Engkau tidak ridho dengan ibadah-ibadahku…

Ya Allah, aku takut…. Takut setiap langkahku tidak dalam keberkahanMu

Mari perbaiki ibadah kita kawan…



milkysmile
Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini, geje. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s