Temanku si "S E P I"

***Catatan Galau***

SEPI

Ada yang merasa kesepian di sini

Tau kah engkau?

SEPI

Itu nama temanku kini.

Bercengkrama dalam diam dan keheningan.

Berlarian dalam imajinasi dan putaran bayangan.

Memupuk indah mimpi-mimpi dalam dimensi waktu yang membias gelap dan terang.

SEPI

Itu sahabatku kini.

Menyendiri bersamanya di dalam ruangan berukuran 3×6 meter

Berbincang dan berseru dalam diam

Sesekali ditingkahi suara-suara manusia yang bergentayangan.

SEPI itu begitu setia

Ia setia membiarkanku sibuk dengan pikiranku sendiri

Tanpa harus bertanya Ba,Bi,Bu,Be,Bo tentang kerumitan sinaps2 neuronku

Menyaksikan aku dengan kegilaan imajinerku

dengan penuh tenang

Ya, dia sungguh setia kawan

Wahai SEPI, aku bosan dengan keheningan

Si SEPI menjawab dalam diam

Aku tahu dia pun sepertinya merasakan hal yang sama

Kuputar murrotal murrotal canggih yang saling silang dengan musik klasik Bethoven dan Kitaro

Kunikmati kemerduan lembut suara suara merdu hingga sepi terkucilkan

SEPI, lagi lagi aku bosan

Dengan “diam” nya aku bisa mendengar SEPI berkata,”lakukan yang kau mau”

Kembali kuhidupkan musik itu, kali ini alunan suara Yui yang merdu

Berganti playlist menjajari koleksi soundtrack Anime yang menggebu gebu

SEPI, kali ini Aku ingin bergerak

SEPI hanya diam dan membiarkanku bergerak bebas

Kaki dan tangan berkolaborasi indah, menangkis dan menyerang

Bermain ditingkahi riang dengan kesendirian

SEPI, aku lelah

SEPI mengangguk senang

Waktunya bercumbu dengan gelapnya malam

Berarti hanya ada aku, SEPI, dan kegelapan

Membiarkanku beristirahat dalam diam yang nyaman

Ah, SEPI kami berkomunikasi tanpa kata dan suara

SEPI yang sungguh setia

Membiarkanku dengan slogannya: Lakukan sesukamu!

Tapi SEPI

Engkau bukan teman Sejati!

Ya, kau SETIA namun tidak SEJATI

Kelak waktu untuk kita berdua hanya ketika kelelapanku di bawah sinar bintang dan rembulan.

Maaf SEPI, kau memang SETIA, tapi aku tidak bisa membalas KESETIAANMU

Waktu waktu kita hanya waktu yang sementara, karena aku tak ingin diam

Sepi, 12 April 2011

milkysmile

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in geje, Puisi... Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s