Fighting Dreamer

”Apabila kamu punya mimpi, taruh dia 5 cm di depan kening kamu, jadi nggak pernah lepas dari mata kamu. Dan sehabis itu yang kita perlu cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dan leher yang akan lebih sering melihat keatas. Juga lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja dan hati yang akan bekerja lebih keras, serta mulut yang akan selalu berdoa.”

5 cm – Donny Dirgantoro

Kutipan di atas baru saja kudapatkan dari timeline akunku di Tumblr dari seorang sahabat. Ya… walaupun kata-katanya tidak begitu menarik untuk dibaca, at least, kata-kata ini sungguh dalam maknanya dan memberikan pompa semangat bagiku untuk meneruskan perjuangan cita-citaku.

Sungguh rasanya tersentil sekali dengan untaian kata-kata di atas, aku sudah meletakkan impian dan harapanku lekat di kening bahkan di otakku. Setiap hari aku membayangkan “akan jadi apa aku nanti” sesuai dengan harapan dan impianku. Setiap waktu aku mengiringi memoriku dengan bayangan dan gambaran “aku dimasa depan” sehingga hampir membuatku seperti orang yang sedang berhalusinasi. Namun masih banyak hal yang harus kulakukan. Masih panjang perjalanan untuk menuju kesana, dan rangkaian kata ini yang kita perlu cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dan leher yang akan lebih sering melihat keatas. Juga lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja dan hati yang akan bekerja lebih keras,” seolah menamparku dengan keras. Dan membuatku terbangun dan tersadar bahwa MIMPI INI HARUS SEGERA DIWUJUDKAN.

Usaha! Berdo’a! Tawakal! Mungkin point-point ini yang harus segera kurealisasikan. Aku harus membuat diriku yakin dan sadar sesadar-sadarnya dengan impian dan pengharapan yang sudah kugambarkan sedikit banyaknya di otak ku.

Kuawali semuanya dengan berpositive thinking kepada takdir Allah. Dan meyakinkan diri bahwa seberapa besar usahaku saat ini, akan tergambar kelak di masa depan. Buah yang manis hanya akan dipetik dari usaha keras. Aku hanya perlu membuktikan kepada Allah bahwa aku sungguh-sungguh dan serius dengan segala doa yang kupanjatkan siang dan malam. Aku harus buktikan kepada Allah semua kesungguhan ini dengan usaha yang keras. Dan biarkan Allah kemudian memberikan hasilnya di waktu dan saat yang tepat.

Toh jika saat ini hasil yang kudapatkan jauh dari gambaranku di masa lalu, maka semua itu dikarenakan kelalaianku di masa lalu. Dan aku tak boleh selalu menatap hal yang terlah berlalu, karena Allah masih memberikanku kesempatan untuk berbuat yang terbaik semampuku saat ini untuk memperbaiki masa depanku.

Semoga Allah seantiasa membuatku berserah diri dan ikhlas untuk menghadapi dan menjalani semua ini. Dengan segala konsekwensi dan hasil yang akan diberikan Allah… Karena sesungguhnya Aku merancang semua ini dengan “cita-cita”, Sedangkan Allah merancang dengan CINTA


La Tahzan. Innallaha ma’ana.

Hadapi dengan Solat (mendekatkan diri kepada Allah) dan Sabar.

🙂



Dear my dreams, mungkin jalan ini terjal dan berbatu tak seperti jalan tol yang mulus dan bersih.

Mungkin perjalanan ini tak sempurna seperti yang kita bayangkan dan seperti orang lain dapatkan.

Namun inilah takdir kita, inilah jalan cerita yang Allah skenariokan untuk kita.

Always keep holding you in my mind…

Our imperfect road will be a great story in our brigth future…

Never Ending for dreaming… because I’m a fighting dreamer

milkysmile

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in CAhaya Hikmah.., Cahaya Legend, Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s