Hanya Paragraf

Hari ini saya pulang dinas sore dalam keadaan sedih bercampur kesal. Iya saya sedang kesal sekali. Bukan… bukan karena saya sedang kelaparan berat dan sesampainya di rumah ternyata adik saya tidak merebus beras untuk santapan malam. Sungguh saya sedang kesaaaal!!! Kesal yang membuat nafsu makan saya tetiba lenyap entah kenapa, kesal yang membuat mood seketika berubah, Sungguh rasa kesal yang sangat mengesalkannn….. >..<

*iye iye,,, ente kesal kenapa Nur’aini???   Ngomel mulu kapan ceritanya??*

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Hanya Paragraf

  1. kesalnya masih belum jelas yak ai.. ??? 😀

  2. jangan mau diperbudak oleh mood mbak 😀

    • ofcourse tidak mba puchsukahujan 🙂
      itu hanya perasaan sesaat…
      kekesalan yang beralasan insyaAllah. Kekesalan pertanda hati masih sensitif.
      kekesalan yang tidak main-main. Karena kekesalan ini bermula dari terancamnya nyawa manusia.
      finaly, kekesalan ini mencapai titik klimaksnya ketika nyawa yang terancam itu akhirnya benar-benar kembali kepada Allah.
      dan saat ini kekesalan itu sudah mereda. Seiring dengan pengikhlasan terhdap sesuatu yang berasal dari Rabbnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s