Ramadhan 1433 Punya Cerita

Dalam hitungan jam Ramadhan akan segera berlalu. Tidak terasa, sungguh begitu cepat. Baru kemaren kita bereuforia karena akan memasuki bulan yang penuh ampunan ini sembari bertekad untuk melakukan sejumput kegiatan bermanfaat plus berpahala, namun tidak terasa ia akan segera berlalu.

Sedih? Pastinya. Akan selalu ada rasa kehilangan ketika harus mengakhiri bulan ini. Ya seperti itu. Ramadhan akan selalu menyisakan seuntas penggalan kisah yang berbeda di setiap masanya. Dan untuk itu, akan selalu ada rindu untuk berjumpa dengan Ramadan berikutnya.

Flashback Memoria Ramadhan 1433 H.

Ramadhan kali ini sungguh banyak menyisakan berbagai macam “rasa” dalam hidupku. Mulai dari kisah “galau” akademi. Kisah seru bertemu dengan orang-orang baru. Kisah bahagia bisa mengikuti berbagai macam kegiatan dan aktivitas.

Ya, aku bertemu dengan komunitas-komunitas baru di Ramadhan ini. Meskipun aku tidak tahu apakah komunitas-komunitas baru yang kutemui di Ramadhan kali ini akan bertahan walaupun Ramadhan kelak akan berlalu. Namun kuharap seperti itu.

Teruntuk para sahabat, teman, kakak, adik di komunitas-komunitas terbaik yang telah mengisi keceriaan di Ramadhanku kali ini, aku ingin mengabadikan nama kalian di blog yang sederhana yang kuharap keeksis-annya akan selalu bertahan sampai kapanpun jua (*amin)

Panitia Seminar Internasional Pendidikan ACIKITA

Terimakasih kepada kakak Bening Eyes (kak Weni) yang telah menginvite dan mengijinkan aku bergabung dengan kepanitiaan hebat ini. Bagaimana tidak hebat? Kita berasal dari institusi, latar belakang yang berbeda. Kemudian kita bergabung dan memulai merintis seminar ini dari awal, dari nol!

Terimakasih untuk keceriaan, kesibukan, kebahagiaan, kekesalan yang telah dihadirkan sampai acara puncak kita SEMINAR INTERNASIONAL PENDIDIKAN berlangsung dengan sukses pada 14 Agustus lalu.

Teruntuk Panitia luar biasa keren!

Jujur, bisa turun untuk ikut pengobatan gratis di daerah bencana yang diadakan BSMI kemaren di bulan Ramadhan sungguh merupakan pengalaman pertama nan berharga untukku. Walaupun kita tidak berhasil secara maksimal, namun aku tahu apa yang telah kita usahakan dengan keikhlasan, akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Kakak-kakak BSMI, jangan pernah ragu dan segan untuk mengajak Aini turun ke lapangan dalam misi kemanusiaan ini. Care For Life!!

Dear relawan : Kak Adik, Bang deny, Ice, Piki, Echa, dll ^^

 Gank Gokil Kepedean

Hah, jujur (*lagi-lagi menggunakan kata-kata “jujur”) bisa bertemu secara langsung dengan member kepedean adalah momen yang sangat mengesankan. Setidaknya disini semakin membuka mataku terhadap dunia luar yang penuh dengan bakat-bakat bertaburan seperti para member semua. Semoga agenda yang sudah kita rencanakan ba’da Lebaran ini berlangsung dengan lancar jaya. InsyaAllah!!
Huahh… finally, setelah meeting dengan member Kepedean Part II, aku akan mencoba untuk menggunakan web host sendiri. (*pelukWordpress)

PALANTA-ers

Asik! Mungkin itu yang terlintas di pikiranku ketika Palanta akhirnya mengadakan buka bersama. Agenda yang pada akhirnya mempertemukanku dengan sosok-sosok maya yang sering menggokil dan menggaje di group Palanta dan twitter. Walaupun di awalnya “agak” kaku, tapi setidaknya aku merasa bersyukur bisa mengenal sosok-sosok ini secara langsung. (gokil di maya nya seimbang dengan kegokilan di dunia nyata. Kehkehekehk :D)

LSM Suci Hati

Walaupun belum begitu lama bergabung dengan LSM ini, namun aku bisa merasakan semangat yang membara serta visi misi yang kuat dari para membernya. Dan aku merasa bersyukur, kehadiranku di LSM ini setidaknya mendapatkan tempat yang baik disana.

Terimakasih kepada member LSM yang sudah mengajak Aini untuk ikut berbuka bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) Sumatra Barat, dan pada akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman kita, yang mungkin selama ini terpinggirkan dari komunitas. Ini adalah pengalaman pertama bagiku berkumpul langsung dengan teman-teman pemakai Narkoba, waria, ODHA, dsb. It’s awesome guys…

Dear : @ami, Bang Ijal (yang Ni ndak tau apo Facebook/twitternyo… heheh, next time kita kudu friend-an di dunia maya bg! ^^)

 Instruktur LPPM Raudhatul Jannah

Seperti yang sudah pernah aku ceritakan di postingan sebelumnya, dengan “sedikit” perjuangan nan bersusah payah, pada akhirnya aku berhasil melewati moment menjadi instruktur Ramadhan bersama para sahabat dari LPPM. Tim instruktur yang gokil dan heboh. Sepanjang Pesantren kami habiskan dengan keceriaan. Walaupun sebelum kehadiran Kak Aini, instruktur banyak mendapatkan tekanan dari para “senior” disana sehingga menamai diri mereka “bathin club” (saking tekanan bathinnya heheh), sampai akhirnya badai berlalu, dan kemudian “bathin club” pun menjelma menjadi “ceria club”. Entahlah, walaupun tidak habis 20 hari kebersamaan bersama adik-adik LPPM (okefine, aku dan salah satu instruktur adalah yang paling tua diantara mereka (=..=), namun ukhuwah yang terjalin begitu akrab dan bersahabat (nyolong slogan FK lagi heheh).

Namun, sebagai senior, sepertinya aku harus meminta maaf kepada adik-adik akhtipis kampus disini, karena mungkin selama penyampaian dan bergaul aku banyak menyumbangkan bad influence terhadap mereka. Mhuahahah… *evilalugh *becanda ding #kemudianTobat

 dear:Rahmi Ramadhianti Zain  Rio Nardo Poetra Chaniago Uda Jeffri Helcy Yuhanna Laila  Mella Nurwinta, Anna Kurnia Arisman

Sungguh Ramadhan yang membahagiakan bisa bertemu, berkumpul, dan bekerjasama dengan sosok-sosok yang baru dan belum pernah kukenal sebelumnya (walaupun untuk beberapa kasus seperti teman-teman LPPM ternyata banyak yang sudah menjadi friend  di FB hahah).

Moment-moment ketika pagi-pagi sekali harus ke pesantren, kemudian siangnya rapat persiapan seminar sampai sore, menghadiri undangan berbuka bersama, kemudian malamnya berangkat itikaf, shubuhnya pulang untuk kemudian bersiap-siap lagi untuk pesantren sungguh moment yang seru dan membahagiakan. Setidaknya aku bisa melupakan kegalauan dinas profesi, kegalauan melihat teman-teman yang berhasil Yudisium tepat waktu, maupun kegalauan melihat yang mereka yang berhasil mendaftar untuk menjadi dosen di Fakultas Keperawatan Unand. Hehehe

Alhamdulillah, terimakasih telah memberikan Ramadhan yang indah untukku kali ini Ya Rabb. Berharap Engkau pertemukan lagi dengan Ramadhan-Ramadhan yang tak kalah seru dan istimewanya. Amin ya Rabb….

 

 

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

2 Responses to Ramadhan 1433 Punya Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s