Greeting ~ Sepenggal Kisah

Assalamualaikum!

Apa kabar reader!!

Such long time no see yea??😀

Ada yang kangen dengan update-an blog saya?? *tiup tiup debu*

.

.

.

.

.

.

.

.

*krik krik*

.

.

.

.

.

Oke, saya tau kadang kenyataan itu memang pahit dan menyakitkan, tapi pleaseeee. Bisakah  kali ini aja tolong bilang “saya kangen dengan tulisan kamuhh Ni….” *phuhahahah #maksa #try to negotiation.

Tidak biasanya saya menganggurkan blog selama ini. Apalagi 2 bulan terakhir dipenuhi dengan momen-momen berharga yang selayak dan sepatutnya menjadi headline di blog abal ini *semacampenuhkepercayaandiri*

Sedikit berbagi cerita, *kamuharustau* tanggal 31 Januari lalu, yang merupakan hari milad Anit dan adik saya Aditya namun saya sama sekali tidak mendapatkan traktiran dari mereka!! walaupun saya sudah bela-belain berkirim sms dan log in facebook demi mengucapkan sepatah dua patah kata tentang milad #oke ini salah fokus,😀 .

Ada apa di tanggal 31 Januari? Oh waktu itu saya bangun amat sangat pagi, dan ba’da subuh saya langsung mandi serta bersiap-siap untuk menjemput mbak Rin di pagi buta itu. Miapa? Demi memanfaatkan keahlian si mbak yang akhir-akhir ini cukup terasah di bidang make up artist, WHAT FOR? PADA HARI ITU SAYA YUDISCIUM SODARA-SODARA, DAN KABAR TERANYARNYA ADALAH YUDISCIUM KALI ITU MERUPAKAN YUDISCIUM PERTAMAX DI KAMPUS KAMI YANG MENGHARUSKAN  MEMAKAI KEBAYA BAGI WANITA DAN JAS BAGI YANG LELAKI… #capslockjebol ….. hosh hosh *emosi*

Walaupun saya merasa sedikit keberatan secara saya tidak punya kebaya, sehingga H-3 musti kasak kusuk nyari-nyari kebaya bekas yudisium Akak tahun lalu. Syukur-syukur muat. Dan fakta memberatkan tentang memakai kebaya yang identik dengan polesan makeup serta high heels #plak! Untunglah saya punya sahabat yang bisa diberdayakan untuk masalah ini. Phuahahahah…

Demikianlah, saya menjalani yudisium dengan hati yang tidak terlalu riang gembira karena ada beberapa masalah yang harus dibereskan beberapa saat sebelum yudisium (*cukuplah Allah, saya, teman-teman, dan dosen yang tau) hahaha… Over all, saya bahagia juga melihat teman-teman yang bernarsis ria dengan berkali-kali melakukan adegan foto memoto. Sebagai umat yang bertoleransi, saya juga ikut menyertakan diri bergabung disana, walau pada akhirnya saya terlihat lebih pendek di antara mereka karena sudah melepas heels yang menyiksa itu!!!

Alhamdulillahhirobbil’alamin…. Syukron ya Rabb….

Terimakasih kepada kedua orang tua, adik kakak, sahabat yang selalu memberikan suport, para dosen yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk mengurusi kami selama profesi, pembimbing klinik untuk semua arahannya, para pasien di Rumah Sakit, Puskesmas, di komunitas yang sudah bersedia saya repotkan serta memberikan kepada saya banyak pelajaran…

Terimakasih banyak sudah mengantarkan saya pada tahapan ini….

___with love, Ns. Nur’aini, S.Kep

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

One Response to Greeting ~ Sepenggal Kisah

  1. Pingback: azzah alhafizi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s