Logika

Aku mendiskusikan tentangmu kepada mimpi-mimpiku

Kemudian mereka tersenyum nelangsa… tak tahu harus berkata apa

Aku menceritakan tentangmu disela do’a

Kemudian bibirku tertawa geli… menghiba

Aku memikirkanmu di helaian sinaps otakku

Kemudian lidahku berkata lirih…. tak percaya…

Ahhhh…. Aku hanya tak tahu cara menghentikan diriku sendiri untuk tidak lagi membahas tentangmu.

Dan seluruh tubuh menolak ketidakmampuan ini.

Kecuali mungkin…. hmmm…. hati!

Entah sejak kapan, jika itu menyangkut tentangmu, ia tidak bisa berkompromi lagi dengan otak dan logika. That’s my fault😦

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s