Yo Yo Yo….. Le le le~

Assalamualaikum Wr. Wb!!!

It’s writing time!!!

Alhamdulillah, dari sekian jadwal libur dari RS, akhirnya bisa digunakan juga untuk menuliskan sepatah dua patah judul tulisan.

Oke….

Kita mulai dari mana?

Bagaimana kalau dari Mesir?

#basi? Sipt!

Tidak juga….

Truss??

Perkara Mesir, tidak ada toleransi untuk membenarkan tindakan kaum militer yang entah kerasukan arwah Fir’aun dekade berapa dan membunuhi umat muslim di Mesir dengan sadisnya. Titik!

Lalu??

Semacam ingin kesana dan ikut aksi demi mempertahankan Mursi?

Pengennya sih begitu… Tapi itu kurang efektif dan terkesan kurang cerdas.

Kemudian?

Ah… Saya sungguh iri dengan saudara-saudara di seluruh Nusantara yang menyempatkan dirinya untuk mengikuti aksi, munasharoh, atau apapun itulah namanya untuk menunjukkan pada dunia bahwasanya tindakan biadab kaum militer sungguh adalah sebentuk aksi tercela dan demi apapun telah melanggar Hak Asasi Manusia.

And then??? Cuma itu??

Saya juga iri dengan teman-teman yang biasanya memenuhi halaman social media mereka dengan curhat colongan, status galau, tapi kali ini saling membagi informasi dengan yang lainnya tentang keadaan teraktual dari sebuah negara yang konon kabarnya memiliki andil yang besar dalam pengakuan kemerdekaan Republik ini.

Kamu Cuma bisa iri??

Pertama saya memang iri, kemudian saya mencoba sedikit melakukan aksi kecil-kecilan… ah tunggu…. ini mungkin bukan perkara kecil bagi umat islam… karena DO’A, Mendoakan, Berdoa adalah senjata utama muslimin. Ya, setidaknya saya bisa berdo’a…. kapanpun! Meskipun raga saya tidak bisa membersamai mereka yang melakukan long march atau aksi, menyertai mereka yang menjadi relawan/tenaga medis yang dikirim kesana, tidak bisa maksimal dalam meretweet, meng-share berita tentang Mesir…. Setidaknya saya bisa berdo’a… berdo’a seikhlas, dan sekhusyuk mungkin bagi saudara-saudara kita yang saat ini masih dalam penjara “penindasan”. Tidak hanya di Mesir, tapi di seluruh dunia…

Oohh… Tidak terlalu istimewa….

Ya, mungkin tidak terlalu istimewa, tapi saya tetap bangga melakukannya. Setidaknya apa yang saya lakukan tidak seistimewa apa yang Bapak Presiden lakukan. Saking istimewanya, Beliau selalu mendapatkan hujatan, protes dari masyarakat yang terkesan bersembunyi ketakutan sehingga “hak” “power” yang dimilikinya, yang sekiranya bisa sedikit mengubah kondisi dengan sangat disayangkan justru tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Demikian…

1`1

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s