Duka

Universitas Andalas kembali berduka.

Tidak ada yang bisa menebak kepada siapa suatu musibah akan didatangkan, tidak ada yang bisa memastikan kapan  suatu bencana akan datang, tidak ada yang bisa menebak panjang pendeknya umur manusia, dan tentu saja tidak siapapun yang bisa memperkirakan dengan cara seperti apa seseorang akan meninggal dunia.

Innalillahi wa innailaihi roji’un.

Turut berduka cita yang sedalamnya atas musibah yang menimpa adik-adik Mapala UNAND pada Sabtu sore (28/09/13) dalam peristiwa banjir di Patamuan Batu Busuak Limau Manih. Semoga korban hilang segera ditemukan, korban meninggal diterima amal ibadahnya di sisi Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Duka yang mendalam juga teruntuk warga Fakultas Keperawatan yang kehilangan anggota keluarga pada musibah yang sama.

Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Untuk kembali memuhasabah diri, karena kematian/musibah adalah nasehat paling nyata bagi seorang muslim.

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Duka

  1. Aminn ya Rabb…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s