SketsaMemorabilia

=note hutang=

 

 

 

#Jeda

 

 

Perkara kebiasaan….

Tidak mudah melepaskan diri dari suatu kebiasaan…

dan kebiasaanku adalah kalian…!!!!#haseeeeeeekkkkk😄

..

Bersama kemudian berpisah, memiliki kemudian melepas, memang menjadi suatu hal yang pahit untuk dibicarakan.

 

Kita terkadang benci dengan jarak yang dengan kurang ajarnya memberikan jeda berkilo-kilometer untuk kita menghentikan kisah,namun kenangan adalah museum memorabilia yang tak lapuk dimakan jaman.

 

Ya, aku sedang membahasakan perasaan rindu dalam narasi kata, dengan cara menghabiskan malam untuk kemudian merapikan serpihan-serpihan kenangan.Aku sedang membersihkan suatu ruang di hati dan pikiran yang dulu biasa kamutempati dan kuasai melalui gubahan kata-kata…

Karena…

 

Katamu, aku tak begitu bagus ketika berbicara.

 

Katamu, apa yang kutulis lebih nyaman untuk dibaca.

 

Tapi kataku, aku butuh ruang! Tak hanya melalui rentetan kalimat. Akusungguh ingin berbicara dengan angin sebagai perantara, aku butuh pantulan cahaya yang sama untuk mengantarkan bias bayanganmu kepada retina.

.

.

.

.

Ah sutrahlah…

~

Hahahaha

Menulis dengan “gaya” seperti ini sungguh menguras otak. Padahal otakku sendiri sudah cukup terbebani untuk segera menemukan solusi agar tak selalumerindukan kalian #eaaaaaaaaaaaaaak

-_-

Oke, bagaimana kalau kita mulai saja?? Kita urut dari BP teratas eaa kakaaaks….

 

*

 

~Dear BP 07121003 “yang kamu tahu siapa”…

Bukan, ini bukan modus terkait hubungan diantara kita. Kebetulan saja si nduk BP nya paling awal diantara kita semua. -_-

 

Nduk, walaupun kamu lebih berbahagia jika kita-kita mengirimi surat dalam bentuk tulisan tangan di atas kertas HVS yang dilipat dan dimasukan kedalam amplop berpigura garis biru-merah, dengan tulisan “To :….. dan From:…” di tiap sisinya….

 

Walaupun kamu menolak untuk dikirimi surat via email, atau melalui inbox di facebook, tapi mohon maaf! Karena kamu tahu sendiri kita-kita kadang trauma dengan pena dan kertas. Menulis dengan cara begitu sungguh berasa sedang bikin resume asuhan keperawatan,dengan implementasi yang kadang harus “di sempurnakan” dengan cara mengarang indah =_+

 

Nduk, aku berharap kamu bahagia membaca tulisan ini sebagaimana kamu menjadi happy ketika aku mengawali agenda telfonan kita dengan,”Eh tadi aku ngegosipin kamu sama si mbak loohh”. Dengan antusias –dan aku yakin mata kamu sedang berbinar-binar diseberang sana– lalu menginterogasi “kalian membicarakan Desi tentang apa?? Terus … terus… kok dikit amat. Kalian bicarain aku lagi dong”. Dan kemudian aku menjadi speechless dengan sempurna.

 

Berbicara tentang aku dan kamu, “para nduk-e” pasti sudah mengetahui rahasia umum ini. Bahwa ada kasus ‘aniaya’ diantara kita. Kamu yang memiliki sejuta inspirasi untuk membuatku takluk(?) pada akhirnya menjadikan posisiku sebagai “bully-able” dimata para sahabat (semoga kamu mengerti apa yang dimaksud dengan bullyable nduk😄 *plak!). Sedikit tragis memang. Tapi kamu tahu nduk? Sesungguhnya aku fine-fine saja dan terbilang cukup menikmati drama pertengkaran kita. Ya, aku sungguh menikmati moment ketika kamu merasa bersalah dan kemudian meminta maaf. Kita sungguh terlihat seperti Spongebob dan Patrick yang sedang bertengkar tentang siapa yang bersalah telah mencuri balon di Hari balon gratis Nasional di Kota Krusty crab!

 

Nduk, kamu ingat kapan kita menjadi akrab untuk pertama kalinya??? Itu semacam kenangan yang menyebalkan!!!  :D

 

Ketika itu hari pertama BAKTI Fakultas, kita bertemu di gerbang FK. Awalnya aku hanya ingin menyapa biasa. Tapi memang kamu adalah seseorang yang unik. Menurut sudut pandang diriku sebagai orang Minang, menarik-narik tangan seseorang yang baru kamu kenal untuk minta ditemani membeli air minum ke seberang jalan adalah hal yang “sungkan” untuk dilakukan (aku baru sadar ternyata menarik-narik tangan orang itu sudah menjadi semacam hobby lamamu =..=). Apalagi kemudian kamu secara terang-terangan minta dipapah sampai ke gedung GH karena kakimu yang sakit. Ahhh… Aku sempat berpikir “Kenapa ada orang baru yang tidak memiliki rasa segan seperti ini!!”. Jika bukan karena takut terlambat, pastilah aku dengan senang hati akan membantumu. Tapi kondisinyakita sedang dalam pengawasan senior. Dan akhirnya kita sampai di lapangan dengankeadaan “nyaris terlambat”😀

 

Dan dikemudian hari aku sadar, rasa “sok akrab” dan tanpa segan inilah yang membuat banyak “orang baru” cepat merasa akrab denganmu. Pertahankan nduk!! Muhahaha….

 

Tetapi kenangan mula persahabatan yang paling “manis”nya adalah :Ketika kamu mengajakku datang ke kos-an Tarandam III No. 19. Kemudian dengan sangat baik hatinya kamu mengantarkanku sampai ke jalan depan Padang TV *yangpasca gempa sudah dibongkar*, menggandeng tanganku, kemudian membantuku untuk menyebrang seolah-olah kamu adalah polisi yang sedang menyebrangkan anak SD =__=. Ya, aku tahu. Kamu paling senang dengan Polisi. Karena Polisi bisa kita repotkan untuk masalah “penyeberangan” dan “ketersesatan di jalan”. =__=”

 

Kamu ingat apa yang kita bicarakan ketika kunjungan pertamaku ke kos kamu yang kemudian menjadi “Posko” kita tersebut??? Kamu secara panjang kali lebar kali tinggi berkisah tentang pengalamanmu menghadapi Tsunami di Acehpada tahun 2004. Sungguh itu adalah cerita menarik yang langsung aku dapatkandari narasumber aslinya! Allah sungguh sayang kepadamu nduk! Lepas dari SunamiAceh, kamu malah langsung berhadapan dengan gempa dahsyat di Padang. Sejak ituaku tahu… Kamu adalah orang yang tegar. Ketika mengetahui kamu sakit, akujuga langsung sadar kamu adalah orang yang hebat! Pokoknya, bersahabat denganmuaku seperti sedang melakoni peran seperti di drama-drama!! Penuh konflik dan suka duka!!😀..

 

Pada kunjungan tersebut, kamu secara resmi meminta agar aku mengizinkankamu memanggilku dengan sebutan “Uni”, aku yang masih menganggap kamu sebagaiseorang sahabat yang polos langsung mengangguk setuju. Alasannya simpel à Kamu mengira Uni adalah nama panggilanku, karena aku sering menyebutdiriku dengan “Ni”. Menurutmu, “Ni” oleh orang Minang adalah singkatan dari Uni.Jadi panggilanku adalah Uni. Bukan Uni yang berarti kakak. #ribet. DanBelakangan yang lain pada ikut-ikutan manggil Uni. Haddehhh….. +_+

 

Nduk, seharusnya kamu sadar jika umurmu yang paling muda di antara kita. Kadang, meskipun kamu sering terlihat sebagai anak kecil yang manja,kita-kita juga mengakui bahwa kamu adalah seorang penasehat yang bijaksana.Ya,, adakalanya nasehat kamu lebih bijaksana dari Mario teguh nduk! Jadiii…kamu gak perlu maksa-maksa kami untuk mengakui kedewasaan berpikirmu. Karenakami sendiri juga heran karena kamu kadang bisa tampil dewasa di saat yang takterduga (terutama jika sedang berada di samping Muty, kekalemanmu langsungmeningkat 360 derjat) -_-. Apakah kamu memiliki kepribadian ganda nduk???Hahaa! Nduk, maafkan jika aku sering marah tidak jelas, komplen tidak jelas,kritik tidak jelas. :)) Masih segar di ingatanku pembelaanmu perkarajilbab,”Un, kalau jilbab Desi lebih pendek 5 cm, bukan berarti ibadahnya tidakbagus kan??” #ngejleb7turunan

 

Meski demikian, ternyata benar, jika kamu adalah sosok yang ngangeninnduk. Setelah lima tahun bersama, dan kemudian tidak menemukan kamu yang sabanhari selalu mengganggu…. uhmm it’s kinda… missing something…

 

With you is where I’d rather be

But we’re stuck where we are

And it’s so hard,you’re so far

This long distance is killing me

I wish that you were here with me

But we’re stuck where we are

And it’s so hard,you’re so far

This long distance is killing me

 

 

*

 

 

Dear Anit….

Miminya para bebocahan. Sampai detik ini, kekaguman dan rasa iri Niterhadap Anit masih terstandar pada pengalaman dirimu mengurusi 5 orang bocahitu. Muhehehe…

 

Nyit, selain Liza, Ni menempatkan Anit sebagai makhluk yang paling berbakat dalam hal “kepo mengepo” terutama ketika salah satu teman ada yangpunya masalah. I mean, anit sungguh pandai membuat orang lain menjadi terbuka. Ni sering salah tingkah kalau anit sudah nanya-nanya. Kadang Niberpikir Anit punya bakat “membaca pikiran orang lain” atau otak kami yang tetiba menjadi transparan di hadapan anit? #eeh.

 

Tau gak Nit, awalnya Ni pikir Anit itu anak Pendidikan Dokter loh…Soalnya yang pakai jilbab lebar kebanyakan anak Kedokteran -__-“ Makanya Niagak minder deket-deket sama Anit pas kita BAKTI dulu. Eh, gak taunya Anit anakPSIK. Ni seneng banget. Ketika itu Ni langsung punya misi untuk mendekati Anit.Alasannya simpel! Karena Ni penasaran dengan akhwat! Hahaha…#AiniFansBeratAkhwat

 

Anit you know what??? Dulu rasanya kagum banget, plus iri, plus bangga saat Anit terpilih menjadi ketua panitia acara Mubes NIC. Bahkan kita-kita bersedia jadi tim sukses agar Anit kelak yang menjadi The next Ketum! Hahaha…

 

Ingat gak saat kita didelegasikan untuk hadir rapat ke Unand. Hahaha,itu memang pendelegasian yang bikin gondok secara kita sama-sama gak ngertiapa-apa. Kemudian kita yang anak bawang dengan sedikit “maengak-engak” mencoba paham dengan pembicaraann hebat para sesepuh yang kita tidak tahu siapa…

 

Ada sebuah moment yang tak terlupakan tentang kita nyit. Yaitu adegankita mewek, menahan isak tangis di angkot bersama Desi sepulang pelatihanmanajemen dakwah dari Unand. Huwahhhahahaha… Anit ingat gak apa yang kitabicarakan ketika itu?? Hahaha,,, benar-benar semacam komitmen. Dan Nibenar-benar sedih ketika Anit kemudian jatuh sakit dan mulai membatasi aktivitas kemahasiswaan.

 

Berbicara tentang Anit, adalah berbicara tentang “Mahasiswa yangrajin”. Kadang-kadang Ni benar-benar mengidap penyakit HDR dan merasa bukan apa-apa kalau Liza sama Anit sudah saling bermesraan dengan menggunakan bahasaAnatomi dan Fisiologi. How caaannnnnn!!! Uh, sungguh menyebalkan ketika Anit sudah memahami slide yang bejibun bahkan ketika Ni belum memulai selembarslide pun!!…

 

Tapi Ni akan selalu mengingat Anit sebagai si pemakan segala. X_Xhahaha… Trackrecord Anit di bidang perkulineran patut diacungi jempol. “Laper,makan yukk…” adalah bahasa baku kepunyaan Anit dengan makanan semacam bakso dan kawan-kawannya ‘yang bukan nasi’ adalah berstatus sebagai ‘hanya cemilan’ bagi Anit. Makanya Ni tidak begitu shock waktu Anit ngabarin sempat dirawat gegara kolik abdomen. Ckckckc…. Anit jaga kesehatan eaaa… Apalagi sekarang akan menghadapi fase perkuliahan yang tentu tidak ringan. Semoga Allah selalu menempatkan Anit dalam penjagaanya :))

 

 

A lonely road, crossed another coldstate line

Miles away from those I love purposehard to find

While I recall all the words you spoke tome

Can’t help but wish that I was there

Back where I’d love to be,

Dear God the only thing I ask of you is

to hold her when I’m not around, when I’m much too far away

 

*

 

Muty…

 

Pertama kali “terpesona” dengan Muty itu adalah ketika Ni terkurung hujan sehabis solat zuhur di Mesjid Nurul Ilmi UNAND pas kita lagi BAKTI Universitas. Waktu itu Ni lihat Muty lagi mengembangkan payung! Adegan Mutymengembangkan payung benar-benar terlihat seperti orang yang lagi iklan payung di mata Ni *what a imaginer Aini*. Kehkehkehkeh….

 

Subhanallaahhhh,,, cantik nian ini akhwat. Bahkan sempat terbersit ide konyol: Kalau Ni adalah seorang anak lelaki, maka type akhwat ideal Ni adalah Muty!! #sikap hahahaha **what a random aini**

 

Sama seperti Anit, Ni juga sempat berpikir Muty adalah anak Pendok. Alasannya simpel —> karena Muty berjilbab lebar {Emang yang jilbabnya lebar itu cuma anak pendok doank Ni?? -____-“ | Yaa mana Ni tauuu…. Habisnya gerombolan akhwat terdekat yang sering Ni liat itu ya dibarisan anak-anak Pendok… |}*what an innoncent Aini* Bahkan Ni sempet kecewa karena Muty gakngajak Ni sepayung berdua, tapi malah sepayung bareng anit! Ni pikir Mutypilih-pilih teman, hanya yang sesama jilbaber *what a skeptis Aini*,belakangan Ni tau, Anit dan Muty memang dekat karena berasal dari  SMA yang sama. Laaaah jelas lah ngajak Anit,toh posisi Anit lebih dekat ke Muty. =..= *what a poor Aini* 

 

Tau gak! {gakk tauuuuuuuu} Waktu itu secara diam-diam Ni ngambil foto Anit dan Muty yang lagi sepayung berdua dari belakang loohh! *what a stalk Aini* Kehkehkeh, tapi kemudian foto itu Ni hapus karena entah kenapa merasa berdosa aja karena mengambil foto akhwat secara diam-diam.Eciyeeeeeeeeeeeehhhhhhhh #AiniMudaAdalahFansBeratAkhwat

 

Tapi kemudian Ni dan Muty menjadi dekat karena kita naik angkot yang sama sehabis pulang praktikum di kampus FK {secara kita tinggal di daerahyang berdekatan}. Angkot kita terjebak di keramaian pasar raya, jadi kitapunya waktu yang cukup lama untuk ngobrol. Setelah ngalor ngidul ngomongtentang kuliah dan tentang keluarga sampai akhirnya Muty mengungkapkan sebuah kalimat yang bikin hidung kembang kempis gak ketulungan saking bahagianya. Muty bilang gini : Ni, Muty pengen deh jadi Aini, orangnya on time *digaplok paranduk-e* {kehkehkeh… pencitraan di awal-awal kuliah emang begitu sik},terus pede kalau ngomong di depan orang banyak. Gimana ya caranya …” Asiiiiiiik…di fans-nin(?) sama orang yang kita idolakan itu mungkin sama bahagianya seperti Spongebob yang lulus ujian SIM setelah bertahun-tahun latihan  kali yaaa:D #random

Ketika awal 2009 Ni memutuskan untuk berjilbab lebih baik,, Mutylangsung melontarkan pujian sekaligus masukan yang membuat Ni semakin percayadiri : “Jilbab aini sudah baik, tapi ini masih transparan. Pakai aja jilbablapis”. Dan kemudian Muty dan Anit berkolaborasi mengajarkan bagaimana cara membuat jilbab berlapis-lapis *istilahhnyaaah =__=*

 

Nahhh!!! Dari situ Ni mulai Pede pakai jilbab berlapis-lapis!! Berapalapis??? Ratusan!! Lebih!!! *kemudianiklan*😄

 

Dan satu kenangan yang paling memorable tentang Muty adalahkeputusannya untuk menikah di usia muda. Muty, you know what?? Nibenar-benar tidak mengetahui secara pasti istilah “Ta’aruf” sampaiakhirnya Muty memutuskan untuk menikah. Bahkan Ni adalah orang yang paling cengok ketika lingkaran kecil kita membahas masalah itu  Ahahaha… kadang Ni pikir, dulu itu kelompok salah memilih Amiroh! Kenapa Ni selalu menjadi orang yang belakangan tahu tentang anggotanya cobaa… (=..=)”

 

😀

 

Tapi dari semua itu kami mulai belajar… Dan Muty telah berkontribusi memberikan ketauladanan dengan cara yang begitu indah :))

 

Sometimes I couldn’t hear what you’retyring to tell me

I thought that i knew all i need to know

I’m grateful for all of the times youopened my eyes

I learned from you that i do not crumble

I learned  that strenght is somethin’ you choose

All of the reasons to keep believin’

There’s no question, that’s a lesson

I learned from you…

 

nb : Semoga Muty bisa melahirkan anak kedua dengan selamat dan sehat. Barakallahu Muty… Muty adalah yang terhebat di antara kita :))

 

 

 

*

 

 

 

Hallo si mbak yang No BP nya entah berapa!!! :D  *aseli lupo gadang!* -_-

 

Satu statement dari mbak yang aku pikir ini adalah sebuahhhh…uhm… semacam… deklarasi persahabatan! Kita membicarakan ini di obrolan ringan ketika menunggu MR di salah satu mesjid ketika awal-awal mulaiLiqo’ —> “Aku selalu punya feel untuk beberapa orang yang kupikir akan menjadi sahabat dekatku di masa depan”, kemudian kita-kita yang lain salingnyahut: “sama aku juga”… Ya aku mengamini statement ini dan semenjak itu aku tahu mbak adalah salah satunya!

 

Aku ingat, moment ketika tetiba punya feeling bahwa mbak akan menjadi salah seorang yang akan mengisi list persohiban di zaman kampus (walaupunpas kenal diawal mbak adalah makhluk super duper MENYEBALKAN *capslockjebol),aku mendapati kertas gambar mbak yang nyelip diantara diktat kuliah, kemudian akumenemukan Liza dan mbak lagi mojok berdua. Ketika itu kalian salinggambar-gambaran(?) di kertas binder *Kalau Liza sih jangan ditanya, emanghobby nyoret-nyoret binder…#digampar Kehkehkeh*

 

Hal ini semakin diperkuat ketika dirimu yang entah demi apa mau menemani untuk mengantarkan poster-poster kesehatan lomba DC untuk dinilai keSekre Genta Andalas di tengah hujan gerimis. Sempat awkward di angkot karena kita baru aja dekat dan belum menemukan topik pembicaraan seru. Sepulang dari UNAND, karena masih gerimis mengundang, kita akhirnya memutuskan untuk nge-bakso di Proklamasi dan kemudian terlibat obrolan seru tentang Jurnalistik *Aiihh…sungguh keren topik pembahasan kita ketika itu* dan pembicaraan semakin seru ketika aku melemparkan pertanyaan super random : kenapa Naruto benar-benarmenjadi inspirasi bagi banyak kalangan anak muda??? Ketika itu aku benar-benartidak menyukai Naruto, menurutku Spongebob Squarpants lebih lucu daripada Naruto.Serial naruto hanya sepintas lalu mengesankan. Dan kemudian mbak Rin dengan penuh semangat ’45 mulai menceritakan riwayat kehidupan si Naruto lengkap dengan ke-oon-nan-nya terutama cita-cita Naruto tentang Konoha. Mbak Rin bagai sales MLM mulai menawarkan komik-komiknya, dan officially, aku mulai keracunandengan Naruto =_=”

 

Mengingat status mbak Rin sebagai The Queen Of Gajeness, akumengerti kenapa pada akhirnya ia tergila-gila kepada Ohno Satoshi, om-om yang diusia senjanya masih menjadi member boyband Idol Group Jepang bernama Arashi*digamparbolakbaliksamaMbaRin* 😄. Mbak Rin berkemungkinan memilikipenyakit waham kebesaran dan waham kemiripan. Yaitu semacam penyakit yang menganggap dirinya mirip dengan seorang tokoh (salah satunya ya si Ohno ini)*dirajam mbak Rin*😀

 

Mbak Rin adalah orang yang paling random yang pernah aku temukan. Kitamemiliki beragam topik untuk dibahas. Dan seperti Desi yang terkagum-kagum karena “merasa” Mbak Rin adalah seseorang dengan IQ yang lebih tinggi, namun aku pikir “the way he thinks out of the box” adalah daya tarik yang sesungguhnya. Aku ingat, dulu jejaman kita masih sering rapat, mbak sering punya pemikiran yang berlainan tentang ide-ide yang kita lontarkan ke forum, bukan sebuah bantahan…tetapi aku menganggap ini sebagai sebuah masukan yang harus dipertimbangkan, karena mbak Rin adalah makhluk yang sangat jeli melihat sebuah kontardiksi dari sebuah “indikasi” dan sejak itu ia diangkat sebagai penasehat kerajaan. #mysaid😀

 

Ya,,, namun secara garis besar, perkara aku dan mbak adalah…kita seperti terhubung oleh sebuah lini yang sama untuk beberapa perkara seperti passion dan hobby.

 

Btw, terimakasih sudah menjadi fasilitator, mentor, suhu, pendampinguntuk kemudian aku bisa mengenal apa itu blog, apa itu design grafis, apa itumartial art, dan seperti apa bernyanyi dengan benar! Tanpa dirimu, mungkinblog ini gak akan pernah ada mbakkk #eaaaaakkk *Yakin hidung mbak udah kembang kempis ngebaca paragraf ini* -____-“ #paragrafBerbayar

 

Dear mbak, kita masih punya misi bersama bukan?? Hahaha… aku masih ingat tentang rencana kita untuk menulis sebuahbuku bersama. I hope it can be releaze. Btw, belakangan aku juga suka berkhayal jika kita pada akhirnya benar-benar menjadi The nekad traveller. Semoga…. semoga… semogaa….Aamiin  D:

 

Ano hi kimi to miteita yuuyake eien nishitakute

Kioku no naka te o nobashite nando mofureyou to suru keredo

 

Onaji keshiki mo kimochi mo nido to watorimadosenai kara

Kagayaiteta kako no yume o furikaetteshimau n darou

 

Massara na mirai ni sae kanashimi gakoboredashite

Kokoro o nijimaseru kara dare mo gatachidomari miushinatte shimau yo… J

 

 

 

**

 

 

Dear Ipit yang BP nya uhmmm… duluan Ipit apa mbak Rin ya??*amnesiamendadak* -_-“

 

Apa Kabar Ipit?????

 

Ahhhh… Ipit dengan wajah yang menawan ketika tertawa. Paling tidak bisa menolak ketika sudah diminta untuk menemani Desi ke pasar. Setia kawan dansuper rajin. Kadang Ni iri dengan Ipit yang rajin dan punya antusiasme belajaryang cukup tinggi. Buktinya, Ipit menjadi salah seorang mahasiswi UNAND yangwalaupun rumahnya hanya sejengkal dari kampus utama Unand, tapi demi menyelesaikan pendidikan di Unand rela turun gunung, naik angkot dua kalidengan rute yang subhanalloh….{yang Desi aja sudah berasa pulang kampungke Aceh kalau kita-kita lagi move on dari kampus Keperawatan di Pondok keKampus UNAND}

 

Ada satu hal yang benar-benar menyentil… yang Ni pelajari dari Ipit,Ipit memiliki impian yang sederhana namun luarrrr biasaaa… Membahagiakankeluarga adalah prioritasnya. Tipe anak berbakti yang mencintai keluarganya.

Ingat agenda mabit pertama kita di rumah Ipit?? Ahahahah… Tidak usahdiingat!!😄

 

Tapi Ni cukup sedih ketika Ipit dan Feni tidak bisa datang bersama-sama untuk rihlah ke rumah Ni. Semogasuatu saat Ipit bisa berkunjung ya!😀

 

Berbicara tentang Ipit, maka ingatan kita-kita juga akan kembali kemasa-masa dimana Ipit adalah seorang wirausaha terbaik di antara kita. Hahaha,menurut Ni Ipit sungguh berbakat dan tepat untuk ditempatkan di bidang Danusketika itu. Ipit orang yang sungguh perhitungan, mengetahui apa yang perlu dantidak perlu, pantas dan tidak pantas. Dan asiknya lagi, Ipit selalu menyuarakanketidaksetujuan dengan cara yang baik, langsung di depan forum. Sangatrealistis, penuh pertimbangan dan bisa memandang sebuah lengkap dengan sisiobjektif dan subjektifitasnya. #istilahnya dangg…😀

 

Pit, Ipit apa kabar disana?? Semoga baik-baik aja ya… Ni yakin suatusaat kelak Ipit akan sukses karena Ipit adalah seorang pekerja keras. Makanyajangan lupa untuk terus selalu tersenyum ya!! Karena bagi kita-kita Ipitidentik dengan senyumannya yang indah.. *aiihh lagi-lagi gombalwarming*

Ipit tetap semangat ya! Karena kami disini akan selalu mendukungkeputusan Ipit, selama Ipit nyaman dalam menjalaninya….

 

 

‘Cause you are not alone,

I’m always there with you

And we’ll get lost together

till the light comes pouring through

‘Cause when you feel like you’re done

and the darkness has won

Babe, you’re not lost

When your world’s crashing down

and you can’t bear the thought

I said, “Babe, you’re notlost”

 

 

*

 

 

Dear Feni si pemilik BP 07121018 *bener gak??😀

 

Dari awal melihat Feni berbicara saja, siapapun akan langsung jatuhcinta!!! #bukanGombalan

Aihhhh…

 

Ya. Feni dengan kemampun Public Speaking nya yang menawan. Sejakawal ospek, Feni memang sudah mencuri perhatianku. Xixixixixixi *ngakakpelan*Di tengah kegalauan Ni untuk berdamai dengan takdir, di tengah kemerosotansemangat untuk menjalani hari-hari BAKTI di kampus Unand, Feni tampil mempesonadengan penampilannya yang menonjol di tengah mahasiswa baru, setidaknyasemangat Feni ketika BAKTI sedikit memercik pada diri-diri nan lemahkepercayaan diri sepertiku.

 

Dan ingatan tentang Feni di saat BAKTI akan semakin lekat terutama ketika kita-kita menyanyikan jingle : Peel banana… peel peel bananaaa..Slice banana… slice slice bananaaaDigest banana…di..gest banaana. Ji doubel Ou Di Ji Ou bi! Good Job! Good Job!Hahaha… ketika itu Feni memperagakan jingle tersebut dengan sangat apik. DanNi langsung nge-fans dengan Feni. #menjadiFansSeseorangItuSesederhanaIni:))  #Sip!

 

Feni punya aksen yang menarik ketika berspeaking english ria. MeskipunLiza, Mbak Rin, Anit dan kadang-kadang Ni  sering memparodikan cara Feni berbicara disela-sela obrolan kita. “Uhmm… yeah.. actually, So….,  Buutt…. and stuff like that“. Hahaha…. Gomenasaiiii Feniii… Itu karena kami begitu terpukau dengan kemampuan Feni.

BTW, terimakasih sudah mau menampung Ni selama ini untuk menginap dikos-kosan Tarandam Bersatu, dan sering menyelamatkan Ni dari amukan Desi, Fen:D !

 

Feni tau tidak, ketika Feni berulang tahun di tahun pertama kita kuliah,,, ketika itu kita sedang berkumpul di kos-an feni dan kita belum saling mengetahui tanggal ulang tahun masing-masing. Dan entah bagaimana caranya, Ni sempat membaca sebuah pesan “selamat ulang tahun” dari orang tua Feni yang isinya kira-kira begini : “Selamat ulang tahun, semoga Feni menjadi juara satu kembali di kampus”. Sejak itu, Ni punya keyakinan Feni akan menjadi salah satuyang terbaik di kelas kita. Hahaha, dan alhamdulillah ternyata itu benar. Dan jujur ketika Feni tampil berpidato sebagai lulusan terbaik, itu adalah pidato terbaik yang pernah Ni dengar. Hal tersebut semakin membuat Ni bertekad agar suatu saat kelak bisa mengiktui jejak Feni. Uhmm…. Mungkin Feni belum tahu, tapi Nipernah mempostingnya di SINI –> https://ainicahayamata.wordpress.com/2012/11/25/wisuda-teman-motivasi-tiada-batas/ . ^_^

 

Dulu, ketika rasanya ingin berputus asa terhadap impian dan cita-cita,berlari menuju Tarandam III No.19 untuk bertemu Feni dan Desi adalah salah satuobat mujarab! Seperti menemukan katalis pemompa semangat!! Dulu Ni sempatberpikir, kenapa Ni tidak menerima tawaran Feni untuk ngekos bersama. Ingattidak Feni pernah menawari Ni untuk ngekos bareng di Tarandam?? Pada akhirnyakesempatan itu jatuh di tangan Desi. Dan Ni akhirnya bisa bergabung di Tarandammeski bukan pada rumah yang sama. And For Your Information, salah satu hal yang membuat Ni enggan disuruh pindah ke Wisma Akhwat Keperawatan adalah :Karena Ni tidak ingin jauh-jauh dari Feni dan Desi. Ni sempat berkilah kepada senior bahwa Tarandam III No. 19 sudah seperti wisma bagi kita. Tapi Allah punya skenario lain😀. Ia mengguncangkan kota Padang dengan hebatnya, dan kemudian Ni pindah ke Wisma.😀 Hahaha….

 

Feni sangat charming dengan semua hal yang bisa kita teladani darinya. Kebijaksanaanya dalam kelompok, disiplinnya, kerajinan(?)nya, dan tentu kegombalannya kehkehkeh….I have no idea to stay from you anymoreeeee *gejreengin gitar Liza*

 

Dan…. Bersama Feni, Ni seperti menemukan partner untuk merajut mimpi…Obrolan tentang impian adalah yang paling Ni favoritkan ketika kita bertemu Fen….

 

 

I’ve always thought

that I would love to live by the sea

To travel the world alone

and live more simply

I have no idea what’s happened to that dream

Cos there’s really nothing left here to stop me

 

 

 
*

 

 

 

Dear Lizaaaa…. Si BP-23!!!

 

Too much story about you…

 

Tau tidak, hari ini Ni nyanyi sendirian di karaoke “abal” timezone. Demi mengenang Liza, Ni pun berniat memilih lagu dont wanna miss a thingaero Smith, sungguh kangen dengan Liza yang suka mekik-mekik pas nyanyiin part “And I just wanna stay with you in this moment forever, forever andever…” sayang sekali kodenya gak ketemu -___-, untung ada “Good bye”nya air suply. Mayan lahh… Bisa mengobati kerinduan nyanyi gaje bareng Liza.

Liza… Liza…Liza… Partner in narsis dan best partner untuk diajak raun-raun😀. Liza selalu tau cara untuk bersenang-senang di kala sempit dan kesusahan.

 

Inget kapan tepatnya kita menjadi dekat?? Ketika Liza mengajak Ni melipir, foto-foto di jam kosong kuliah. Awalnya cuma kita berdua yang saling narsis2an di luar kelas, eh habis itu banyak teman sekelas yang ikut gabung. Hahaha.Mungkin Liza adalah teman kampus pertama yang wajahnya masuk secara cloes up ke frame kamera HP Ni. Pose andalan Liza –> fotonyamping, berasa lagi menatap masa depan *aseeeehhhkkk😄. Tapi yang tak kalahmengesankan itu waktu kita untuk pertama kalinya main pijit-pijitan denganmodus ngapalin istilah anatomi ekstremitas atas bawah. Hagahaghag…  *tetiba kangen pijitan Liza, you still the best za hahaha* =..=

 

Liza tau gak?? Ni saluuuutttt banget sama Liza. Kalau Muty bilang Ni adalah orang yang on-time, menurut Ni, Liza dan Feni adalah sosok yang paling on time (setidaknya ketika di awal awal kuliah heheh), paling disiplin serta punya sistem manajerial waktu yang baik. Inget gak Ni pernah kepo-in “buku suci” Liza yang gak boleh dibuka-buka sama sembarangan orang itu??? Hahaha…. Padahal cuma buku biasa, isi 40, udah gitu kucel lagi! Tapi isinya donk… luarrr biasa. Ni menemukan inspirasi dari sana. Buku itu Liza bikin jadi kotak-kotak kecil, satu kotak untuk satu hari, dan dengan tulisan tangan Liza yang super duper imut, disana tertulis semua list kegiatan harian dan“curhat colongan” liza. Kehkehkehe. Dan ITU Liza tulis setiap harinya, bahkan di sela-sela kuliah!!O_o You know what?? Semenjak itulah Ni punya diary! Dengan design kotak-kotak yang sama. Tapi 3 tahun belakangan Ni gak pakai kota-kotak lagi, *since i love writing more, 1 kotak kecil tak lagi mencukupi untuk jadi kotak curhat*😄.

 

Huh… Liza selalu bilang Ni adalah miss online! Padahal yang ngajarin Ni seperti itu kan Liza sama mbak! Both of you are crazier in surfing actually! Kehkehkeh, kalau mbak adalah orang yang ngajarin bikin Fb, liza adalah suhunya untuk masalah FS dan chatingan!! Aaakkk…. friendster!Jaman kapan ituuh!!😀

 

By the way, ketika orang-orang bertanya bagaimana kisah seorang Aini bisa berhijrah menggunakan hijab yang lebih baik, Ni akan me-mention salah seorang sahabat yang pernah berkata : “Memang akan ada rasa cemas menghadapi tanggapan orang-orang di sekitar kita yang mungkin akan terkejut dengan perubahan ini. Tapi kita bisa memulainya perlahan-lahan,awalnya segini dulu… terus segini… nah, mereka akan mulai menerima karena sudah terbiasa… Kalau tidak sekarang kapan lagi Ni? Kita tidak pernah tau umur kita sampai kapan “. Itu adalah salah satu penguat ketika itu za.😀

 

Eksistensi Liza sebagai seorang internona juga tidak diragukan lagi.Jikalau mendapati tampang Liza kusut di pagi hari, besar kemungkinan penyebabnya adalah : Inter kalah tanding semalam. Dan kemudian kami adalah tempat yang paling empuk untuk berkeluh kesah tentang kekalahan inter, walaupun beberapa di antara kami adalah makhluk yang tidak tahu apa-apa tentang pertandingan antar klub seperti yang begitu itu. Tapi setidaknya, kami adalah penghibur yang baik, dan senang membahagiakan Liza dengan ucapan “Semoga Inter menang ntar malam ya za”, baik di facebook atau ketika pisah pulang ke kos masing-masing saat pulang kuliah. Dan Liza akan semangat untuk meng-amin-kan.

 

Sejak awal persahabatan, Liza sudah memproklamirkan dirinya sebagai cewek ter-cool di komunitas kami. Berdua dengan mbak, mereka tanding-tandingan ke-cool-an, dan selalu menggembar-gemborkan bahwa mereka adalah makhluk yang cool. =__=” iyeee.. coolkas kalee….hehehe, tapi memang benar kok. Liza cool dengan segala apa yang ada pada dirinya. Liza easy going dan bisa masuk ke berbagai kalangan, Liza cool dengan gitarnya, Liza juga cool ketika sedang bermain badminton, apalagi waktu pakai karategi! Liza juga terlihat cool dengan sepatu kets dan outfit jaket inter meski Kota Padang berada di  CUACA yang lagi panas-panasnya. Hahahaha!!:D *demi paragraf ini, tolong kirimkan uang ke rekening Ni za!!*#masihparagrafberbayar

 

Over all, terimakasih sudah mau menjadi sahabat Ni dikala waras dan dikala tidak waras Za. Semua yang pernah kita lalui, insyaAllah menjadi kenangan yang tak terlupakan. *mendadak melo…hahaha*

 

And I remember all those crazy thing yousaid

You left them running through my head

You’re always there, you’re everywhere

But right now I wish you were here

All those crazy things we did

Didn’t think about it just went with it

You’re always there, you’re everywhere

But right now I wish you were here

 

 
*

 

 

 

 

Dear Namiun. BP 33 atau 34 yaaa????!!! Ahhhh maafkan kepikunan dirikuh iniii….

 

Hahaha… You know what Namiun?? Diantara kita bersembilan,dirimu adalah orang yang wajahnya paling “FAMILIAAAARR” bagiku. Aku merasa kita pernah berjumpa di masa lalu sebelum kita bertemu sebagai satu angkatan diPSIK. Setelah melalui semedi yang cukup panjang, akhirnya aku ingat!!😀 ….Dulu, ketika bimbel, di tengah kesemerawutan siswa Bimbel yang baru selesai TO,pandanganku pernah tertuju pada seorang siswi yang cukup jangkung, dengan wajahyang tidak pasaran dan sedikit unik. Ya itu kamu! Ketika itu dirimu sedangberdiri entah sedang menunggu apa di depan portir petugas Bimbel. Dan aku seperti tersihir memandang ke arah Namiun, menyimpan dengan rapi visual seorangNami tanpa ingin berkenalan atau menyapa. Ya… Ya… selain cupu, aku punyakebiasaan suka memperhatikan orang-orang unik yang ada di sekitar.

 

Walaupun si Nami bersikeras memanggil dirinya dengan “Mia”, kami jugakeukeuh untuk menyebutnya “Nami”, kecuali si Nduk. Si Nduk dengan istiqomahnyatetap memanggil “Mia” sampai detik ini. Gak ada kompak-kompaknya ini anak emang–“. Dan Nami adalah pelaku diantara sekian banyak tersangka yang menyebarkanpanggilan “uun” kepada diriku. Haiiss..!

 

Rasa akrab dengan Nami segera menghampiri begitu saja. Alasannya sihsimpel… Karena kita sama-sama berada di BP-BP akhir dalam angkatan kita! :DNi di 31, Nami di BP 34! Dan nama kita sama-sama Cuma 1 kata! Hahaha … beradadi BP yang berdekatan, membuat diriku dan dirimu selalu dipertemukan dikelompok belajar yang sama. Inget kelompok praktikum Fisika kita??? Itu adalahgerombolan mahasiswa BP akhir. Kenapa Namiun berada dii BP akhir?? Alasannyasuper duper gak penting à Karena malas daftar ulang SPMBcepat-cepat =__=”

 

Aahahahaha… bersama mbak Rin, Nami adalah makhluk kedua tercuek. Dan akukadang iri dengan kemampuan kalian berdua yang mampu meredam “kepanikan”terhadap beberapa hal dengan wajah yang datar.

Meski gaje dan cuek, Namiun adalah seorang kakak yang baik. Mi,sebenernya aku sudah bosan mendenger alasan dirimu yang suka telat gegara :”Akulagi disuruh ngejaga adek sama Mama”. Dan akhirnya aku senang karena saat ini adiknami sudah beranjak dewasa. Semoga dia semakin pintar dan bisa mengurus dirinyasendiri tanpa harus kamu tunggui terus. Muhahahah #smirk

 

Mengingat Nami, mau tidak mau juga harus mengingat komik dan anime! TerutamaOne Piece #heulehheulehhh… Namiun yang di awal-awal kuliah juga komikers(btw komik Black Note chapter 1 sudah Ni kembalikan belum ya??? O_o). Bersamambak Rin, kita bertiga adalah orang yang paling senang menggaje di Gramedia. Ya,kami adalah trio gembel yang datang ke GM hanya untuk mentertawakan buku-bukulucu bersama-sama, terpesona dengan buku-buku bagus, atau mengejek buku-bukutak berkualitas seolah-olah kita sudah puluhan kali mengarang buku =..=)” Aktivitaskita Cuma sampai di situ. Membeli buku?? Nggg…. bisa diitung berapa kali kitayang sukses ngebawa buku pulang. Itupun cukup menggunakan sebelah tangan.

 

Dear Nami, kelak ketika kita sudah punya gajidi atas 50 juta, mari merampok buku-buku di Gramed bersama-sama. #tekad.Kehkehkehkeh….

 

Wherever you are, I always make yousmile

Wherever you are, I’m always by yourside

Whatever you say, ???????

I promise you“forever”right now

Wherever you are, I always make yousmile

Wherever you are, I’m always by yourside

Whatever you say, kimi wo omou kimochi

I promise you “forever” right now

 

===**===

 

 

Dan pada akhirnya aku mengambil sebuah kesimpulan, kita benar-benartelah menjadi sahabat sejak kehidupanmu menjadi salah satu pilar yangmenginspirasi kehidupanku :))

 

 

 
—dengan penuh kerinduan—
From your random friend :))

 

Friendsfillah

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s