Prasangka

Saya tidak tahu bahwa untuk menjadi terhormat dan selalu dihormati harus membuat kita menjadi super sensitive terhadap setipis debu celaan atau kalimat buruk yang tak sengaja diucapkan orang lain terhadap kita.

Hei… mungkin saja maksud mereka bukan begitu.
Hei… bisa jadi mereka terlalu bersemangat berbicara mengenai diri kita.
Hei… bukankah itu salah satu bentuk kecil perhatian???

Ahh ayolahhh… ada 1001 alasan untuk tidak berburuk sangka!!

Bahkan Baginda Rasulullah tak membalas hinaan kaum kafir dengan hinaan.

Apalagi kita….

Siapalah kita….

Manusia yang bahkan setiap harinya tak pernah bisa menjamin dirinya sendiri untuk bisa luput dari kesalahan dan dosa.

Bisakah kita hanya memaafkan saudara kita tanpa balas mencela dan marah-marah tak berkejelasan dengan dalil “kita harus menjaga harga diri kita sebagai seseorang yang lebih tinggi dari mereka, demi kehormatan!!”

Persetan dengan kedudukan dan kehormatan!

All you have to do just show them, show that you are a great person with modest abilities, humble.
Be a good role model!

View on Path

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s