Pernikahan Ketiga~

Pernikahan ketiga.

Pernikahan ketiga itu bernama ‘Desi & Untung’. Si nduk memang beruntung. Perasaan baru tahun kemaren mengeluh kenapa jodohnya belum datang, sekarang sudah sah jadi istri orang.

Omong-omong perkara jodoh, beberapa tahun yang lalu ( about 6 years ago), semester awal jejaman kuliah, si nduk sering terkagum-kagum dengan kebaikan hati dan kerajinan para abang-abang. Abang bakso, abang gorengan, abang pangsit, abang mpek-mpek, yang notabene mayoritas orang Jawa. Si nduk bisa langsung akrab dengan para abang-abang hanya dengan beberapa kalimat perkepoan seperti menanyakan sudah berapa tahun dagang, Jawanya dimana, dan lain-lain. Dan tidak bisa dipungkiri kami selalu mendapatkan keuntungan dari keakraban si nduk ini, setidaknya geratisan satu buah bakwan setiap pembelian gorengan di atas 3000 perak atau tambahan kerupuk pangsit setiap beli mie ayam. Khkhkhkh….

Jadi setiap ditanya tipe idealnya, si nduk akan menyisipkan salah satu kriteria : ‘merupakan laki-laki Jawa yang rajin bekerja, kalem, dan lembut’ sembari memasang tampang penuh keseriusan. Yah inspirasinya sih dari abang-abang itu. Kami sih menanggapinya seperti biasa aja, ketawa ngakak tapi kemudian meng-amin-kan. Perbincangan tentang kriteria lelaki Jawa kemudian berangsur menghilang di tahun-tahun berikutnya seiring dengan bertambah dewasanya pemikiran kita-kita. Seperti lenyap tergantikan dengan pemahaman kriteria apa yang seharusnya diprioritaskan.

Dan doa si nduk beberapa abad silam itu telah dihijabah oleh Allah saat ini. Seorang lelaki jawa yang soleh, rajin, berbicara penuh kelembutan telah sah menjadi pendamping hidupnya guna mengarungi bahtera Rumah Tangga (*ini kalimat gueh sudah kayag judul sinetron). Yahhh…. jodoh siapa yang tahu ya nduk. Tapi aku yakin, Allah has purpose dengan menjodohkan kamu dengan si mas. Dan benarlah jika perkataan adalah do’a, boleh jadi ini adalah jawaban atas harapan kamu beberapa tahun lalu, meskipun kami selalu mengiringinya dengan tertawaan.😀

Khahahaha,,, Barakallahu laka wa baraka wa jama’a bainakhuma fii khoir nduk e… Doa terbaik selalu kami kirimkan untukmu, meski kami tidak bisa berbondong-bondong ke Aceh untuk menyaksikan agenda pernikahan sekaligus membantu-bantu acara walimahan seperti yang kita lakukan ketika pernikahan pertama terjadi.

Haaaaah *deep sigh*, finally aku patah hati nduk!!! Ruptur hepar Akut et causa ditinggal nikah!!! Dari tadi pagi bawaannya galau terus. Mungkiiin inilahh rasanyaaa huuooo.😥 Aku kurang cepat nih dari si mas!! But, it’s okeyNevermind nduk!! I’ll find someone like youuuuu~…. I wish nothing but the best for you tooooo~~ Don’t forget me, I begged, I remember you said. Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead… *mendadak Adele* lagu Ini Original Soundtrack aku malam ini nduk! Hiy!!

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s