Throw Back Memory =September 2011=

Mereview kehidupan di Bulan September tiga tahun lalu, di tahun 2011…



Ini terinspirasi dari diary 7 tahunku yang sampai hari ini masih belum habis lembarannya (*dan sampai detik ini masih berniat untuk menghabiskannya karna sudah tak sabar ingin menulisi diary baru sebagai pengganti yang sudah disiapkan sejak 2 th lalu -..- ).

Pertama kali menulis disana tanggal 7 Desember 2007, dan tanggal tulisan ter-update 1 September 2014. Pernah vakum nyaris 2 tahun dari 15/06/09 ke 14/09/11 dikarenakan terlena dengan kemajuan social media yang menyediakan  wadah ‘curhat online singkat dan kilat’ plus mendapatkan banyak komen dan like yang memberikan sensasi ‘merasa dihargai dan diperhatikan’ *plak-plak* *gampar bolak-balik*

Dan tahun-tahun berikutnya diary ini kembali ditulisi meskipun tidak serutin tahun-tahun awal kuliah dulu (*yang nyaris sudah seperti buku agenda berjalan karna diisi setiap hari). Setelah direview secara garis besar, kebanyakan topik yang kutulis ternyata adalah hal-hal yang terjadi ketika di puncak2 mood. Bagaimana menggambarkannya ya?? =,,=)”  Ibarat kurva perasaan, aku hanya menulis ketika kurva ini mencapai titik tertinggi dan ketika ia melesat jauh di titik terendah. From  happy moment to sadness time. Tapi setelah ditelusuri lebih jauh, kok ya kebanyakan kurva galau nya ya… bahahahha… Well, rugi kalau galau gak dimanfaatin buat nulis. Ibarat udah jatuh, ketimpa tangga pulak!! Kan lebih baik kalau sambil jatuh kita pegangin tangganya, biar yang lagi menaiki tangga itu ikutan jatuh(?) ………krik krik………

*lupakan statement tak bermutu di akhir paragraf*

Back to topic. Mereview kehidupan di bulan September 2011. Dan ternyata itu adalah puncak dari segala puncak kegalauan skripsi pemirsah!!! Hahaha… rasanya pengen ngakak ketika membacanya dan tidak menyangka luapan emosi kegalauan karena skripsi bisa menciptakan kata-kata mirip puisi nan beruntai do’a *ajegile bahasanya*, namun dibeberapa bagian lebih terlihat seperti rintihan menyedihkan, meminta kepada Allah dengan sepolos-polosnya do’a (*saking cemas, takut, khawatirnya).

“Ya Allah semoga besok bisa bertemu dengan pembimbing skripsi, semoga aku bisa memberikan tampilan yang terbaik. Ya Allah aku mohooon ya Allah, besok aku harus menghadap pembimbingku. Permudahlah proses ACC sebelum jadwal yudisium berikutnya. Bantulah hamba memecah kebekuan otakdalam berpikir dan menemukan solusi , semoga tidak ada celah kejelekan dalam penulisan ini ya Rabb…. bla… bla… bla

.”(26-09-2011)

Sampai disini aku sadar, bahwa kembali bersandar kepada sang Pemilik adalah sebaik-baiknya solusi untuk kegalauan hati. Karena tepat 1 hari sebelumnya, aku seperti orang gila yang menceracau tak karuan melalui tulisan. Dan aku ingat itu adalah tulisan dengan pemakaian bahasa terburukku. Saking kacaunya suasana hati, aku tak sanggup lagi menulis dalam bahasa Indonesia yang baik, jadi kutuliskan dalam bahasa Inggris abal nan antah berantah…

“Life is so sucks….
Mind is blank…
Heart was numb…
Bad condition…
One week has gone, and nothing progress for final task…???
What a da*m condition…
I hate my self… hate my pretty BAD habit..
It’s really sucks to know that I cant do anything…and time was gone when you realized that. It make me feel bad.
what a chaos…!
Oh God, make me just focus for the Graduation… I love my mom, my Dad, I really love ’em. Just make me strong to reach the final battle. I cant do anything without Your miracle and bless.
I cant just stand on the same line… i cant just waiting… I should move on.. move on RIGHT NOW!! (25-09-11)

*Membaca curhatan dengan kata-kata begitu aku merasa memiliki bipolar -..-)”

Fiuf… itu adalah puncak panic attack ketika hampir 1 bulan post perbaikan proposal dan penelitian sudah dilakukan, aku masih belum berani mengatur kembali jadwal bimbingan skripsi karena belum ada progress apa-apa untuk materi pembahasan. Kadang kala aku butuh waktu memaki-maki diri sendiri untuk setiap kelalaian yang kubuat. Aku ingat, setelah puas memaki di diary dan kemudian berserah, and well…it’s worked! aku kembali menuliskan sesuatu yang lebih mengademkan beberapa saat setelahnya…di hari yang sama….

“Oke… hari ini aku boleh kecewa terhadap diriku sendiri. Boleh saja aku membenci ketidakkonsistenan hidupku. Namun, harapan-harapan tulus yang pernah kuukir di diary ini kembali menyadarkanku bahwa kita sudah terlalu lelah untuk kemudian menyerah begitu saja. Kita sudah terlalu lama bergulat untuk kemudian memutuskan berhenti begitu saja.
Dan permasalahannya sekarang adalah engkau sedikit tersandung dan kemudian merasa kesal karena kakimu berdarah dan ada rasa sakit karenanya. Yang salah bukan jalan, Ni!! Yang salah bukan batu-batu di jalanan yang membuatmu tersandung!! Yang salah juga bukan karena dirimu tak berhati-hati!! Yang salah adalah prasangka negatif. Prasangka yang membuatmu kemudian mengutuk2 kehadiran si batu. Padahal ia hanya serpihan kecil dari perjalanan. Life is never flat… Semua memiliki tantangan. Jalan ini tidak selalu lurus dan datar. Adakalanya ia akan berkelok, mendaki, dan berbatu. Yang harus kau lakukan adalah menikmati setiap detik kesenangan dan ketidakbahagiaan atau kekesalan yang engkau rasakan. Untuk kemudian  kelak di penghujung kesuksesanmu ia akan menjadi pengukir senyum kebahagiaan.”

*aaazzzeeekkkk, tulisan gueh pernah nyama2in bahasanya oom Mario Teguh euy!!! Khkhkh*

dan curhatan-curhatan berikutnya di bulan September cukup manis, semanis gula kapas yang dijual di pasar malam *generasi 90-an detected* tentang pertemuan indah dengan dosen pembimbing tersayang, tentang nikmatnya semangat yang menggebu-gebu ketika menulis skripsi sampai tengah malam. Benar-benar berasa skripsi adalah teman kencan yang baik dan memikirkannya setiap hari adalah suatu hobby dan kesenangan. *yang sekarang lagi menjalani aktivitas sebagai mahasiswa tahun akhir silahkan siapkan kantong plastik buat muntah setelah membaca kalimat ini…khkhkh*

Hanya butuh waktu kurang dari 1 bulan!! 4 kali konsul selama kurang lebih 3 minggu untuk penyelesaian skripsi… banzaaaaaiiii…😀😀😀
11-10-11 ACC pembimbing 1
12-10-11 ACC pembimbing 2
13-10-11 daftar ujian
14-10-11 masih sempat ngisi agenda jadi pemateri di  FK Unbrah
16-10-11 curhat dimana hari ini mulai menunjukkan ketertarikan pada korea2n, ketika virus korea mulai mewabah di otakku *plak* 《— yang begini ini juga tertulis di diary looh *bangga* *selfGamparAgain*

And finally i can do that!! Welldone!! Bersiap untuk sidang akhir. 20 Oktober 2011 adalah hari dimana skripsi dibedah dan dinilai kelayakannya oleh para penguji.

Alhamduliahirrabil’alamin… 4 November 2011 Yudisium Sarjana Keperawatan dengan nilai peringkat kedua terbaik.

Too much story right?🙂
So that, I won’t give up on my life right now. Even too much problems and I always blame my self for all the mistakes.
Because we can’t run away from troubles. We had to learn, how to move ahead. Ain’t about how smart you are, or how lucky you are. But it’s about how you gotta keep tryin’, keep the faith, and keep your head held high to face the world. Because life have to carry on, Our lives should going on….

Bukittinggi, Sept 12th 2014

image

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

2 Responses to Throw Back Memory =September 2011=

  1. Suka banget tulisan2 kak aini yg ky gini..hehehe🙂 tetap semangat ya kak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s