Parade Quiz

Detik-detik sebelum kelas dimulai, dan aku masih belum memiliki ide briliant untuk membuat suasana belajar mengajar hari ini agar menjadi lebih hebring dan menarik. Selain malas bikin slide (*thanks to the drama that made my eyes can’t far away from GOM!), mendapati fakta bahwa kelas Sistem Sensori Persepsi yang kuajar besok akan diisi dengan jadwal presentasi mahasiswa per kelompok, sesuai dengan tugas anatomi dan fisiologi yang sudah ditetapkan minggu lalu, malah membuat rasa malas untuk berpikir semakin mejadi-jadi sejak semalam. I mean, it’s so boring at all. Membosankan jika hanya akan ada one side presentation, dimana presenter dan kelompok secara khusyuk membacakan slide mereka, dan audience sibuk terkantuk-kantuk di belakang, hanya akan bertanya jika sudah diwajibkan oleh dosen untuk masing-masing perwakilan kelompok memberikan pertanyaan. Fiuf… Saya tak suka lah. Mahasiswa harus dibikin nyalang ini!

Sampai akhirnya di detik-detik ketika kelompok pertama sudah akan membuka ppt nya, tiba-tiba mulut ini dengan lancangnya tanpa berpikir panjang berteriak di depan kelas,”Okeh, Ibu akan sebutkan aturan main presentasinya”. Kelas hening. Dan kemudian, entah mendapatkan ilham dari mana, lidah dengan lancarnya bertutur.

“Presentator hanya diberikan waktu 10-15 menit untuk menjelaskan slide, cukup menjelaskan anatomi dan fisiolognya dari gambar, dalam artian bahannya sudah ada di dalam kepala dan kemudian…………… kalau biasanya ada sesi tanya jawab, namun kali ini kelompok presentasilah yang akan menyiapkan 5 buah pertanyaan terkait slide yang wajib dijawab audience dalam kertas 1 lembar dalam jangka waktu yang saya tentukan. Yahh… seperti quiz lah, karena mengajukan pertanyaan kepada presentator terlalu mainstream! So, mahasiswa harus mengaktifkan panca indra penglihatan dan pendengaran ketika temannya presentasi agar bisa menjawab dengan benar. Nilai akan diumumkan minggu depan, nilai tertinggi dan terendah juga akan disebutkan”.

Dan kemudian kelas heboh….

And i was like loud of laugh dengan khusyuk di dalam hati. Asailah!! Bhahahaha…

Awalnya ku pikir ini tidak akan terlalu menyenangkan. Namun respon diluar ekspektasi ditunjukan mahasiswa. Semuanya hening ketika presentator menjelaskan, bahkan protes jika presenter terlalu cepat dalam menjelaskan. Sampai-sampai mahasiswa lelaki yang kupikir cukup pasif dengan semangat ’45 mencatat dengan sungguh-sungguh beberapa kata-kata sulit * mana tau itu yang keluar di soal*. Cukup menarik melihat ini, sementara aku dengan so*k* cool nya duduk di antara audience sembari memberikan beberapa koreksi dan pertanyaan kepada presenter untuk memancing penjelasan yang lebih detail.

And finally, inilah dia…. Quiz yang membuat adrenalin mahasiswa meningkat. Karena soal-soal yang diberikan kelompok cukup gampang ditebak dan mereka boleh melirik atau bertanya atau melihat aljimatun pada kertas yang dioret-oret ketika menyimak presentasi *dari awal memang tidak ada aturan yang tidak membolehkan*. Bebas! Tapi… waktunya tetap 15-20 detik per soal. No excuse! Ini lebih seperti latihan daya tanggap, nalar, daya ingat, dan kecepatan menulis mahasiswa. Setelahnya, kelompok presentasi akan datang ke kelompok-kelompok audience untuk memungut kertasnya. Selesai tidak selesai dikumpul! Sekali lagi…. No excuse! *tawa jahat*

Ada 5 kelompok yang presentasi hari ini (sesuai dengan panca indra yang dibedah Anfisnya). Berarti ada 5 ronde dimana mahasiswa harus kebut-kebutan menyimak presentasi, kemudian saling sahut-sahutan jika presentator tidak jelas dalam membacakan slide, tangan sibuk nulis, tab sibuk diloading, setelah presentasi berakhir, mereka kemudian sibuk mencabik-cabikkan kertas untuk jawaban soal berikutnya. Pertanyaan dibacakan kelompok presentasi, one by one, 15-30 detik tergantung panjang jawaban. Agenda memberikan soal kepada audience ini juga sekalian dijadikan ajang balas dendam kepada kelompok sebelumnya yang mengeluarkan pertanyaan quiz yang aje gile susahnya.

Dan kelas berakhir menyenangkan dengan mahasiswa yang berharap-harap cemas mendapatkan nilai memuaskan dari hasil kebut-kebutan menjawab quiz. Hasil quiz ini akan dinilai masing-masing kelompok presentasi yang mengajukan soal. Dan ini kelak akan kujadikan bahan evaluasi diri bagi masing-masing presentator untuk memperbaiki live performance mereka ketika menjadi presentator.

Sebenarnya, apakah mahasiswa mendapatkan nilai bagus atau jelek tidaklah menjadi persoalan karena target awal memang bagaimana membuat mereka peduli dengan konten yang dijelaskan oleh presentator. Tidak seperti presentasi-presentasi biasanya dimana hanya 2 – 3 orang mahasiswa yang aktif. Dan memang mata kuliah anatomi merupakan momok yang cukup menakutkan jika mereka tak bersungguh-sungguh dalam memperhatikan dan menghafal. Konsentrasi dan perhatian dari mahasiswa sangat dibutuhkan dan memang tak mudah mendapatkannya. Kita harus memikirkan hal-hal atraktif apa yang bisa dilakukan untuk membuat mereka aware. Makanya aku tak segan-segan menerapkan beberapa metoda belajar yang cukup ekstrim dan mungkin terbilang ‘tak menyenangkan’ oleh mahasiswa.

Namun reward dan punishment selalu berlaku dalam proses ini. Berulangkali kukatakan kepada mahasiswa bahwa jika ingin mendapatkan nilai bagus di kuliahku, mereka cukup aktif memungutnya, nilai-nilai itu baaaanyak sekali bertaburan selama proses belajar mengajar terjadi, jadi jangan hanya mengandalkan nilai UTS dan UAS. Mahasiswa-mahasiswa pasif, sebisa mungkin sering kupanggil namanya untuk menjelaskan kembali bahan kuliah dengan iming-iming nilai tambahan (-..-)” dan punishment untuk mereka yang tak disiplin meskipun itu hanya terlambat 7 menit dari batas ketika dosen sudah mulai perkuliahan. Tak segan-segan Strip besar menghiasi absensi mereka, meski mereka tetap mendengarkan perkuliahan namun itu sudah terhitung alfa. *kejam*

Pernah suatu ketika ada mahasiswa yang protes terang-terangan setelah kelas usai karena mereka kubuat alfa berjamaah di absensi karena terlambat 10 menit. “Kalau dosen boleh terlambat bahkan sampai berjam-jam, sedangkan kami hanya terlambat 10 menit saja langsung dibuat alfa!!” si mahasiswa setengah berteriak dengan mukanya yang memerah menahan esmosi. Eitsss… Watch out your mouth pals… kehkehkeh. “Kita sudah kontrak dari awal tentang peraturan di kelas saya. Jika ada yang berniat terlambat, silahkan sms saya atau ketua kelas untuk menginformasikan keberadaannya, saya akan memberikan toleranasi. Dan masalah dosen yang sering terlambat, itu lain kasus. Saya pribadi selalu menunggu informasi dimana kelas dari mahasiswa di kantor. Jikapun saya akan terlambat, saya akan memberitahukan ketua kelas sebelumnya”. Sambil tersenyum cool ofcourse… khkhhkhk, dan ternyata si mahasiswa tidak hadir di pertemuan pertama. Jadi wajar jika ‘beliau’ tak tau aturan mainnya (-..-). Alhasil, minggu depannya mereka sudah duduk dengan rapi sebelum perkuliahan dimulai. Jujur ini cukup disayangkan, karena untuk ukuran mahasiswa seharusnya mereka melakukannye dengan benar bukan karena ancaman ini itu, namun lebih kepada kepedulian dan rasa butuh ilmu mereka sendiri. But, it’s trully hard to applied nowdays.

Thats all… Tapi meski begitu, saya selalu berusaha menggunakan bahasa-bahasa yang bersahabat dengan mahasiswa ketika perkuliahan berlangsung, terserah mau ditertawakan atau apa😀 . Saya tak ingin mempersulit mereka. Karena saya tahu betul bagaimana menjadi mahasiswa yang dipersulit dan mendapatkan beragam cobaan dari dosen-dosennya. Khkhkhk *sok merana dot kom*

Dear student, semuanya bisa menjadi mudah jika kalian mau, dan tentu ada peraturan mengikat yang sungguh menyebalkan jika mahasiswa ingin bermain-main.*smirk*

Salam olahraga!

Candid camera ^^)v
image

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Parade Quiz

  1. wkwkwk.. kejamnya bu guru..
    but nice kak🙂

  2. aminocte says:

    Keren, Kak🙂 jadi memotivasi mahasiswa untuk lebih giat lagi di dalam kelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s