How to Make a Fun Class

Sebagai fresh graduate (kalau selesai kuliahnya tahun 2012 masih disebut fresh graduate Ni?? khkhkkh), saya begitu tahu bahwasanya perkuliahan yang hanya diisi dengan kegiatan menyampaikan teori oleh dosen, dan selanjutnya diskusi tanya jawab dengan mahasiswa adalah aktivitas yang sangat membosankan. Paling focus mahasiswa ke materi kuliah itu hanya 30, paling lama 60 menit pertama. Selanjutnya, adalah pemaksaan otak untuk tetap berkonsentrasi.

Jika ada 2 SKS, maka akan ada minimal 100 menit pertemuan dengan mahasiswa yang entah bagaimana caranya harus dihabiskan secara maksimal. Dan disanalah kadang saya merasa pusing, memikirkan bentuk perkuliahan seperti apa yang harus saya pakai agar proses transfer ilmu dan sharing dengan mahasiswa berlangsung menyenangkan dan tidak membosankan. Rasanya kalau cuma sekedar mahasiswa saya kasih tugas berkelompok dengan masing-masing kelompok membahas kasus yang berbeda, kemudian presentasi kasus dan diskusi panel antar kelompok, kemudian ditutup dengan pembahasan oleh dosen, alamakk… agak jadul ya. Saya pasti ngantuk di kelas —_—)” *malah dosennya yang mengantuk.

Pada suatu ketika, saya sudah kontrak dengan mahasiswa untuk perkuliahan di pagi hari. Namun entah dari mana datangnya, ternyata Prodi ada rapat pagi itu juga. Mau membatalkan perkuliahan gak enak karena mahasiswa sudah kumpul di kelas. Akhirnya mahasiswa saya tugaskan melakukan study pustaka untuk membahas kasus tertentu. Namun tidak hanya sekedar itu, mereka yang sebelumnya sudah dibagi menjadi beberapa kelompok harus membuat poster dengan materi yang didapatkan dari hasil study pustaka dengan menggunakan kertas flipchart yang dibatasi (hanya 2 lembar). Terserah mau dibuat seperti apa, yang jelas materinya bagus dan wajib tulis tangan. Mahasiswa saya bebaskan untuk berkreasi. Dan dengan embel-embel : Nanti akan ada penilaian poster, pemenang akan mendapatkan doorprize dari dosen. Yeah, seperti yang diduga mereka langsung semangat. Bahkan saking semangat dan kreatifnya, salah satu kelompok melukiskan sketsa wajah anggota kelompok dan wajah saya di poster. Phuahhahha… *kemudian terharu*
image

–>sketsa wajah saya yg digambar mahasiswa khkhkh…

Jadi ceritanya saya sempat membatalkan kuliah karena mahasiswa telat berjamaah! Yang hadir cuma 3 orang masa (telatnya sih cuma 10 menit, tapi kekinya itu loh) hahha… komting nya menghadap sambil melapor : “Buk… maaf ya buk, kami terlambat karna bla bla bla… ”
“Yaudah gak pa pa… kita gak usah kuliah aja. Ibuk ngasih bahan, Kalian belajar mandiri aja di rumah”
“Buk kuliah ajalah buk…. kami udah bikin poster buk. Udah ngegambarin wajah ibuk juga disana” *sambil nunjukin posternya*
*kadang disini saya merasa agak terharu*
*tapi tetap seperti #sikap awal. Khkhk*
“Ibu gak marah. Ibu cuma mengikuti alur… ada mahasiswa kita kuliah, gak ada mahasiswa ya buat apa ibuk ngajar. Kan seperti itu kontrak dari awal”
“Ya buk… maaf buk”

Pertemuan berikutnya, barulah saya rencanakan untuk melakukan kunjung karya. Semua poster ditempel di dinding, kemudian secara bersamaan mahasiswa diberikan kesempatan untuk berkeliling secara berkelompok mengunjungi poster-poster karya kelompok lain. Ah, seharusnya mereka dilebur lagi kelompoknya (kelompok baru yang merupakan gabungan perwakilan kelompok sebelumnya), jadi ketika kunjung karya, akan ada anggota kelompok bersangkutan yang akan menjelaskan poster mereka, semua mahasiswa jadinya berkesempatan untuk presentasi di dalam kelompok kecil. Tapi kepikirannya sudah telat, ya sudah lanjut aja. Selama kunjung karya, mahasiswa wajib memahami materi yang ada di poster, plus mencatat pertanyaan terkait materi yang tidak dipahami.

image

image

image

image

image

Selanjutnya,, eng ing enggg… inilahh dia puncak acara : CERDAS CERMAT ANTAR KELOMPOK. Kebetulan mahasiswa saya bagi atas 5 kelompok, jadi ada 5 grup yang akan bersaing. Saya yang akan menjadi host dan membacakan soal. Soalnya? Ya pertanyaan yang sudah dibuat oleh mahasiswa sebelumnya. Setiap pertanyaan yang berhasil dijawab bernilai 10, dan point ini akan diakumulasikan kedalam nilai masing-masing anggota kelompok. Karena ada 5 kasus, maka pertanyaannya saya kelompokan atas 5 sesi. Pertanyaan yang terkait kasus kelolaan suatu kelompok, otomatis menjadikan kelompok tersebut sebagai pakar dan tidak diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pakar akan menentukan apakah jawaban kelompok salah atau benar. Jika ada pertanyaan yang tak satupun kelompok bisa menjawa, maka pakarlah yang akan menjelaskannya (*jika tidak mampu baru dosenlah yang akan meluruskannya, khkhkkh). Setiap penjelasan komplit yang diberikan kelompok pakar bernilai 10 untuk tabungan point grupnya. Namun jika pakar tidak bisa menjelaskan jawaban yang benar, mereka didenda 5 point (minus 5). Nah disinilah keseruan terjadi. Semuanya berebut menjawab pertanyaan untuk mengumpulkan point kelompok. Kelompok juga berkesempatan menambahkan jawaban dari kelompok lain dan tentunya ada upah point untuk kelompok yang menambahkan. Pokoknya taburan nilai ada dimana-mana!!
image

image

Nilai CC kelompok tertinggi + Nilai poster akan diakumulasikan, yang mendapatkan nilai tertinggilah yang berhak menyandang gelar juara. Dan saya sebagai dosenlah yang harus menyediakan hadiahnya. Hag hag hag hag…. Berkorban sekali-sekali tak apalah. Yang penting suasana kelas seru dan happy.😀
image

image

Selain kerjasama kelompok, bisa dapat dilihat antusias dan semangat mahasiswa dalam mengikuti proses. Semuanya berlomba-lomba mencari bahan dan teori, bahkan ketika lomba sedang berlangsung. Saya tidak melarang mahasiswa menggunakan gadgetnya untuk searching jawabannya, namun saya tidak menerima jawaban yang hanya membacakan artikel dari gadget. Mereka harus menjelaskan sesuai pemahaman dan menggunakan bahasa sendiri.

Well.. ini salah satu cara saya untuk membuat kegiatan pembelajaran menjadi seseru dan se asik mungkin.

Perkara nilai, bisa dibicarakan sepanjang mahasiswa mau aktif. Hahahaha

^_^

 

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

One Response to How to Make a Fun Class

  1. Artikel yang cukup menarik, pas banget buat masih sibuk kuliah di semester genap ini hehehe
    Sayangnya saya udah jadi mahasiswa semester tua jadi sudah gak ada kuliah lagi.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s