Namanya Hari Raya

Memikirkan apa yang tersisa dari Ramadhan jauh lebih penting ketimbang perayaan berlebihan di hari yang Fitri.

Mencerna bagaimana kelanjutan aura Ramadhan untuk bulan-bulan selanjutnya, seharusnya lebih membuat resah dibanding keresahan tentang pakaian apa yang akan dipakai di Ied hari ini.

Aku ingin mencintai Ramadhan…
Cinta yang tidak terbatas pada kenikmatan ifthor bersama para kesayangan…

Aku ingin selalu merindukan Ramadhan…
Tak hanya rindu suasananya, makanannya, kebersamaannya, rasa laparnya, dahaganya, taraweh berjamaahnya,…

Ada hal penting…

Tentang bagaimana melakukan komunikasi dengan Rabb di atas sana…
Mendulang kedekatan dengan sang Maha pencipta yang kemudian selalu kamu intenskan karena ini Ramadhan, ini bulan yang Mulia…

Aku ingin melanjutkannya…
KITA INGIN melanjutkannya!!!

Dan berbilang tentang keistiqomahan, itu seperti air yang menerpa bebatuan.
Terlihat sulit… namun ketika air dengan kesetiaan dan kontuinitasnya akan mampu mengukir dan menggores sekeras apapun batu.

View on Path

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s