Alasan…

Untuk sederet alasan kenapa manusia akhirnya memilih untuk bertahan menghadapi berbelitnya pernak pernik kehidupan di dunia….

Sudahkah kita merevisi list alasan-alasan tersebut?

Namun sekiranya tidak ada alasan yang lebih sejati, melainkan menjalani kehidupan sebagai seorang hamba… seorang insan yang sudah seharusnya beriman dan bertakwa…

Manusia boleh saja menempatkan beberapa hal lain yang ia namakan cita-cita sebagai alasan untuk struggle di muka bumi, entah apakah itu karena keinginan menjadi seorang dokter, perawat, profesor, guru…

Entah itu beberapa ambisi seperti ingin berkuliah di luar negeri, ingin menerbitkan beratus buku atau jurnal ilmiah, ingin menjadi manusia terpandang…

Atau sesuatu yang sederhana: seperti seorang wanita yang ingin mengabdi menjadi Ibu rumah tangga dan mendidik anak-anak yang soleh dan solehah.

Semua orang memiliki semacam alasan untuk mereka tetap berjuang mengikuti alur kehidupan.

Alasan yang kemudian bermuara kepada sesuatu yang kita sebut harapan.

Harapan yang kita bisikkan kepada langit untuk kemudian dikabulkan di masa depan. Harapan yang kemudian dijalin dengan beragam usaha dan upaya yang kemudian berkolaborasi dengan waktu untuk mewujudkannya.

Apalagi yang manusia miliki untuk bertahan hidup selain harapan?

Maka dibalik semua alasan, cita-cita, dan harapan, sesungguhnya Allah sudah men-default-setting manusia untuk kemudian kembali ke fitrahnya sebagai seorang insan.

Maka harapan itu kemudian bisa dimodifikasi agar menjadi lebih baik seperti; menjadi seorang dokter/perawat yang ikhlas membaktikan diri untuk kesehatan umat. Menjadi seorang guru/dosen/profesor agar bisa menyebar ilmu yang bermanfaat, menjadi seorang pengusaha untuk memperbaiki ekonomi dan menciptakan lapangan usaha untuk khalayak, menjadi ibu rumah tangga yang menciptakan sebuah rumah yang bagai madrasah bagi anak yang soleh dan solehah.

ya… mungkin itu yang dinamakan dakwah bil hal (dakwah dengan perilaku), yang kemudian bisa disisipkan disamping harapan-harapan pribadi yang cenderung manusiawi dan duniawi…

Persoalan harapan di masa depan…

Sudahkah kita memiliki alasan yang tepat untuk memperjuangkannya?

#MeluruskanNiat
#TheReason
#Hope

View on Path

2

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s