Hikmah…

Hari ini… dalam sebuah perjalanan mengendarai motor dari RSUD Achmad Mochtar menuju STIKes Fort de Kock untuk menghadiri sebuah agenda rapat, bersama seorang sejawat dengan saya sebagai pengemudinya *as always*, motor saya tiba-tiba ditabrak oleh sebuah mobil ketika sedang mengantri menunggu lampu merah. Motor saya dalam keadaan berhenti, dan mobil tersebut dari belakang me-rem mendadak mobilnya karena kaget ada motor persis di depan mobil.

Kami tidak lagi fokus kepada lampu jalan yang sudah berubah menjadi hijau, teman saya meminta untuk meminggirkan motor demi mengecek apa yang rusak. Bagian belakang motor pada bagian platnya terlipat ke dalam, sepertinya tidak terlalu parah karena masih bisa ditarik lagi keluar meski kondisinya tidaklah lagi mulus.

Pengendara mobil mewah tersebut, seorang ibu-ibu muda juga meminggirkan mobilnya, keluar dari mobil dengan perasaan cemas.saya tau beliau adalah orang yang bertanggungjawab, makanya saya tenang-tenang saja ketika beliau menanyakan kondisi kerusakan.

“Ndak ba a doh buk, penyok sketek”

“Ondeh maaf ibuk yo… Tadi ibuk maangkek telefon bunyi, pas maangkek ndak sadar ado motor adiak di muko”

Ya Rabb, ini kali kedua saya mengalami masalah di jalan raya gegara pengguna jalan lain yang sibuk dengan handphone nya. Namun syukurlah, mobil tersebut tidak dalam keadaan bergerak cepat. Apa jadinya jika tabrakan itu kuat, mungkin kami juga ikut celaka.

“Wak anta ka bengke motornyo yo… Bia ibuk yang bayian”

“Ngggg… mungkin ndak kini buk…. Kami sedang buru-buru, nio pai rapek ka Stikes FDK”

Melihat kami yang berdiskusi di pinggir jalan, sontak juga menarik perhatian pengguna jalan lain.

“Apa yang terjadi?” Tanya seorang bapak-bapak pengendara motor.
“Ini pak, ada sedikit tabrakan…”
“Minta ganti rugi… minta ganti rugi” si Bapak begitu semangat agar saya meminta ganti rugi. Begini ya kalau di jalan raya?

“Jadi bara ka ibu bayia diak?” Tanya beliau sopan.

Saya bingung… ini pengalaman pertama (semoga juga jadi yang terakhir) motor saya ditabrak dari belakang oleh mobil.

“Ndak tau doh buk, Aini ndak pengalaman….”

“Yaudah bawa aja uang ini dulu ya… Kalau kurang telfon saja ibuk…. ini nomer HP ibuk…” Tampaknya ia juga buru-buru.

“Oh… baiklah… disimpan nomernya ya bu..”

“Iya… sekali lagi maaf ya…”

“Iya buk, tak apa… Maaf kami juga buru-buru mau pergi…”

Saya sama sekali tidak merasakan ketakutan karena kejadian ini, namun saya sedikit cemas terhadap diri sendiri, mengingat-ingat kira-kira apa yang kurang saya lakukan terutama tentang ibadah sejak pagi tadi. Saya mulai rutin solat duha setiap hari sebelum berangkat kerja sejak mulai debut bekerja, dan rasanya pagi ini saya sudah khatam al matsurat.

Namun…

Ya… saya melakukan ibadah tersebut, namun otak saya mengingatkan bahwa saya melakukan hal tersebut dengan ketidak-khusyukan.

Sekitar pukul 7.30 ketika duha, tubuh saya bergerak solat, namun otak saya sibuk memikirkan agenda-agenda pekerjaan yang akan saya tunaikan hari ini. Ketika membaca al matsurat setibanya di kantor, saya malah harus berhenti beberapa kali karena diajak ngobrol oleh teman sejawat dan atasan. Saya menyelesaikan al matsurat dengan tergesa-gesa karena sudah diorder untuk melakukan sesuatu.

Dari pergolakan pemikiran di atas, bathin saya menyimpulkan sesuatu…
Jika ketika kita tidak serius beribadah dan berdoa saja, Allah masih tetap menjaga kita dari musibah, apalagi jika kita melakukannya dengan penuh keseriusan dan kekhusyukan.

Well, ibadah yang khusyuk dan berkualitas jauh lebih baik ketimbang ibadah yang sering dilakukan namun tidak ikhlas dan ber-nas.

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s