An Unexpected Journey (*Season 2), What a Chaostic City…

Hari Ke-Empat: Menggembel di Ibukota..

Rencana yang sudah kami susun setengah matang, berakhir dengan plan lain yang lebih menyenangkan plus menegangkan!😀

Semula, maunya putar-putar keliling Bogor dulu sebelum berangkat ke Jakarta. Tetapi, berhubung Mbak Rin mendapatkan panggilan wawancara, kita (kecuali feni) langsung sepakat untuk ikut nganter mbak rin ke RS

Guide dari semua tour ini adalah mbak Rin, yang entah bagaimana, baru beberapa bulan tinggal di Jakarta, seperti sudah menguasai semua rute busway dan kereta jabodetabek. Mbak Rin dengan sigap menuntun kami untuk naik kereta, turun kereta, menyebrangi(?) kereta, keluar stasiun yang padat dan ramai, nyebrang ke halte busway, and so on. Hwaaah! Jadi begini ini kehidupanmu selama ini teman?? Ahahh….

Mbak Rin lagi seleksi, Saya dan Nami ngebolang (*dan tak lupa selfie) “tour de Hospital” yang kebetulan ada seorang junior keperawatan Unand juga yang kerja di sana, kami diberi akses untuk lihat-lihat ke dalam kamar perawatan dan main di nurse station. Kami mulai bosan, dan mbak Rin masih belumkelar ujiannya, akhirnya Nami ngajak ke Gramedia Matraman, salah satu destinasi perjalanan yang sudah direncakanan sebelumnya. Di GM, saya mulai kalap. Gak bisa melihat buku bagus terpajang rapi!! Nami sudah ketawa-ketawa maksiat melihat saya yang tidak bisa dihentikan. Akhirnya bolong juga dompet Ainun jajan buku di hari itu.

12928418_10207656782790848_5706991288505505247_n12376851_10207655949650020_1154351372420712553_n

 

Sehabis zuhur, mbak Rin kasih kabar mau hampir selesai, Feni juga sudah naik kereta ke Jakarta, dan surprisenya, si Nduk yang semula mau kita samperin hari Sabtu, tetiba maksa ngajak makan bakso pinggir jalan! Tu anak seminggu kemaren memang sempat diopname gegara DHF, dan ngidam setengah hidup dengan bakso selama masa perawatan *tchk!

Good moment! Akhirnya planning kita berubah untuk kemudian saya, Nami, dan nduk janjian ketemuan di RS Pusat Otak Nasional, mbak Rin dengan so(k) sweet nya ngejemput Feni di stasiun. Meeting point: Kalibata.

Ini adalah pertemuan pertama saya setelah kurang lebih 3 tahun tidak bertemu langsung dengan si Nduk, maka sedikit alai dan norak, kami nyaris bikin Nami maludi tempat kerjanya karena tingkah kekanak-kanakan kami.

meeting point.jpg

Di Kalibata, makan siang-ngbrol ngalur ngidul, kemudian kita memutuskan untuk karaokean, ya… sama dengan agenda yang biasa kita-kita lakukan selama di Padang.

 

friendshil goals

Pola pertemuan pertama, after years…
Berlima…
Setelah begitu banyak planning yang gak ketahuan ujungnya dimana…
Maka dengan rencana dadakan 4 hari sebelum keberangkatan, finally we’re here. Met up each other.

Padahal sebelumnya janjian ketemuan nduk hari Sabtu besok, alhamdulillah kejadian juga kemaren.

What an unpredictable planning.

As always.🙂

Tidak penting seberapa banyak tempat rekreasi yang kami kunjungi, karena inti dari perjalanan kali ini adalah menghabiskan waktu bersama. Mau itu sambil berdiri di kereta sepanjang jalan, di busway, maupun di jalan raya, selagi itu bersama-sama, kita seperti sedang mengalami petualangan yang menyenangkan.

Kita berpisah di stasiun Kalibata. Nami dan nduk barengan pulang ke rumah masing-masing, sementara saya dan Feni balik ke Bogor tanpa mbak Rin yang lebih memilih pulang ke rumahnya dulu.

 

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s