Menceracau

Setelah kejadian malam ini, saya benar-benar harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kejadian-kejadian yang mungkin sama di masa depan. Saya menyadari bahwa saya harus memiliki pola pertahanan yang tangguh untuk bisa melewatinya.

Tidak… Tidak ada kehidupan yang sempurna. Tidak ada kehidupan yang tidak lepas dari masalah. Sebaik-baiknya dirimu, sehebat apapun kamu, meski kehidupan pribadimu berjalan indah, mungkin permasalahan itu akan muncul dari orang-orang di sekitarmu. Dari keluarga dekat, teman… yang kemudian menyeretmu untuk terlibat di dalamnya serta berjuang keras untuk memikirkan solusinya.

Kamu tau?
Tidak ada satupun di atas bumi ini manusia yang tidak memiliki problematika. Itu adalah suatu keniscayaan bagi umat manusia, adalah janji Allah di dalam Alquran tentang ujian-ujian bagi makhlukNya. Karena diuji berarti kita mampu melewati ujian tersebut. Karena di dalam sebuah ujian terdapat pelajaran hidup berharga, yang berbeda.

Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan dirimu sematang mungkin untuk menghadapi setiap permasalahan. Nikmati prosesnya, hadapi dengan perlahan, jangan lupa meminta petunjuk dan menyampaikan segala pengaduan kepada Allah. Allah akan senang ketika hambanya bersimpuh pasrah dengan penuh harap kepadaNya.

~

Kemudian, dari kejadian malam ini, saya melatih diri sendiri untuk bersikap tenang dan tidak selalu emosi dalam menghadapi sesuatu.

Ah, sungguh banyak hal yang harus saya pelajari. Termasuk bagaimana mengendalikan diri.
Ya, menghadapi permasalahan hidup juga tentang bagaimana kamu mengendalikan respon fikiran, qalbu, dan jasmanimu.
Bagaimana kamu mengendalikan hati, lidah, perkataan, tangan, perbuatan.
Karena permasalahan hidup dan kroni-kroninya adalah pemicu terbesar naik turunnya perasaan dan emosi seseorang.

Ah, bagaimanalah urusan ini…
Allah telah menuntun kita dalam urusan marah dan perasaan ini, dan semuanya itu disusun demi kebaikan umat manusia. Namun, manusia sendirilah yang enggan berjalan dan mengikuti tuntunanNya. Maka, kita harus banyak berlatih.
Berlatih dengan baik dari satu masalah ke masalah lain tentang bagaimana mengatur respom individu agar masih tetap berada di jalur yang adaptif. Itu tidak akan pernah mudah.

Untuk itu, semakin banyak masalah yang dihadapi, semakin banyak wadah berlatih.
Semakin sering berlatih, maka semakin cakaplah seorang individu dalam memanajemen konflik, baik pribadi maupun kelompok.

*menceracau tengah malam*

image

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s