Book Review: Bumi

indexNovel : Bumi

Pengarang : Tere Liye

Penerbit: PT Gramedia Pustaka

Halaman: 440

Tebal: 20 cm

Sinopsis:

Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku, Raib. Dan aku bisa menghilang.

Ini buku Tere Liye yang berikutnya yang saya baca setelah Novel  “Pulang” dan “Hujan” (*Untuk Review Pulang dan Hujan akan saya lakukan setelah ini, INSYAALLAH) :p

Saya menyelesaikan buku ini dalam waktu 2 minggu. Hahha, cukup lama dibandingkan rekor membaca sebelumnya. Dua buah buku ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Ya, Bulan merupakan sekuel pertama dari Novel Bumi.

Harap tidak terlalu menghayati spoiler yang sedikit saya detail di sini, khkkhkhkhk *evil laugh*

______

Bumi dan Bulan bercerita tentang petualangan seorang anak perempuan bernama Raib (*dengan beberapa orang temannya). Sesuai dengan namanya, Raib memiliki kemampuan untuk menghilang hanya dengan menutup kedua matanya dengan tangan, tidak ada yang tau tentang bakat Raib tersebut, termasuk kedua orang tuanya.

Sampai pada suatu hari, seorang teman sekelasnya yang nakal sekaligus jenius tanpa sengaja melihat Raib menghilangkan diri di lorong kelasnya. Raib berusaha menutup-nutupi, meskipun Ali dengan menyebalkannya selalu mendesak Raib untuk mengaku.

Rahasia besar Raib akhirnya terkuak setelah ada kejadian besar di sekolahnya, yang melibatkan dirinya, Ali, dan seorang teman perempuan akrab Raib yang bernama Seli. Seli ternyata juga memiliki kekuatan, jika Raib bisa menghilang (*dan kekuatan lainnya yang akan terungkap di dalam novel), Seli mampu mengeluarkan kekuatan petir dan cahaya dari tangannya.

Pada pertengahan cerita, mulailah terkuak asal-usul  Raib dan Seli serta kekuatannya. Di sana digambarkan bahwa bumi memiliki 4 dimensi dunia yang berbeda. Dunia Bumi, Bulan, Matahari, dan Bintang. Mereka hidup secara bersamaan tanpa bersentuhan satu sama lain. Hanya orang-orang tertentu yang bisa membuka portal menuju dunia lain.

Keberadaan Raib yang merupakan keturunan langsung dari penguasa Klan Bulan, menyebabkan ia banyak diincar oleh pemilik keluatan jahat. Kemudian banyak hal yang terjadi yang menyebabkan Raib dan teman-temannya harus mengalami petualangan seru yang sangat tidak wajar untuk dialami oleh anak-anak remaja seumur mereka.

———-

Well, pertama membaca sinopsis Bumi, saya langsung tertarik.

Meskipun covernya amat sangat sederhana, namun isi dan alur cerita sungguh di luar dugaan. Bagi teman-teman yang nge-fans dengan serial Harry Potter, pasti akan sangat menikmati unsur fantasi yang ada di novel ini. Terutama petualangan mereka di Novel Bulan, saya langsung teringat dengan Harry Potter and the chamber of secrets dan Harry Potter and the goblet of fire.

Ya, saya memikirkan Raib memiliki posisi sama seperti Harry Potter (merupakan anak istimewa yang keberadaannya diincar), Ronald Weasley sebagai teman dekatnya, dan Hermione sebagai Ali, yang merupakan anak jenius yang kadang menyebalkan.

Di dalam novel fantasi ini, Tere Liye benar-benar mengeluarkan unsur khayalan yang saya sendiri sampai bingung mau mengimajinasikan setting tempat dan negaranya seperti apa. Namun Tere Liye mampu menjelaskan secara apik kondisi lingkungan dan setting tempat yang benar-benar berbeda satu dengan yang lainnya.

Pesan moral yang tersimpan di sini juga banyak. Secara tidak langsung Tere Liye memberikan unsur-unsur pendidikan moral dan kemanusiaan dalam setiap diksi dan bab kisahnya.

Namun satu kekurangan yang saya tangkap (actually, novel ini sudah terlalu bagus), yaitu Bang Tere terlalu banyak menggunakan kalimat yang sama berkali-kali di dalam setiap Bab-nya. Bagi saya sih gak masalah dan asik-asik saja, karena hal ini bis amenjadi spesifikasi dari Novel beliau. Cuma, side effcet-nya, pembaca jadi mudah bosan dan mudah menebak kalimat tersebut akan muncul lagi dan lagi. Bagi yang sudah sering membaca Novel Tere Liye, akan paham apa yang saya maksud. Hehehe

 

Over all, ratting Novel ini menurut saya sangat bagus. Bisa dibaca juga oleh anak-anak dan remaja.

 

_______

 

 

Novel ini masih ada sambungannya: Bulan (Saya heran kenapa judulny abUlan karena nanti setting tempatnya lebih banyak di Klan Matahari, hehehhe). Dan kabarnya, Tere Liye juga akan segera melaunching Sekuel kedua berjudul Matahari Agustus ini (*can’t wait).

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Book Review. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s