Wise~

Tidak semua orang yang diberikan kesusahan. Tidak semua orang yang diberikan kesempitan dalam rezeki. Tidak semua orang yang diberikan kemiskinan. Jadi, saat diberi Allah, sesungguhnya itu adalah karunia. Karunia dari Allah untuk kita. Agar kita segera bangkit, bangun! Dan benar-benar menyadari serta kembali kepada Tuhan kita yang satu, Allah. Berserah diri saja kepada Allah. Tidak ada orang yang bisa berpura-pura susah. Suara rintihan itu mahal harganya! Yang jika diperdengarkan hanya kepada Allah sesungguhnya akan mengubah derajat dan meningkatkan nilai yang kita punya (Ustad Yusuf Mansur, dalam caption postingan Instagram)

***

Karena dalam hidup tidak semua hal akan berjalan sesuai keinginanmu, maka kau harus belajar menyisakan suatu ruang di hatimu, khusus untuk mereka yang disebut dengan kesalahan, kegagalan, kekecewaan.

Maka nanti kau akan baik-baik saja, meski tersesat berkali-kali walalupun kau sudah memakai GPS, kau akan baik-baik saja dan bisa kembali pulang meski salah naik angkot, bus, kereta walau kau memegang peta namun salah baca, kau akan baik-baik saja meskipun aplikasi beasiswa yang kau apply ditolak berkali-kali, kau hanya akan tersenyum, merayakan kegagalanmu dengan makan enak di cafe ujung jalan itu dan besok harinya mencoba lagi. Kau akan baik-baik saja meskipun ditinggalkan, ditolak, dan tidak selalu bisa bersama dengan orang-orang yang kau sayang.

Kau akan baik-baik saja sejauh kau bisa belajar dan menyisakan ruang di hatimu untuk mereka, yang kau sebut dengan kesalahan, kegagalan, kekecewaan, bahkan mungkin benci. Tidak apa-apa (Feni Betriana, dalam postingan status di FB)

***tumblr_mvlr177Ywm1rwe56eo1_500

Apa kubilang! Berharap kepada manusia itu tidak ada jaminan. Berharap kepada Allah lebih melegakan. Ketika kamu meletakan harapan kepada manusia, berarti kamu harus bersiap dengan satu ruang kecil untuk yang namanya kekecewaan.

Jadi kepada siapa lagikah engkau akan menyandarkan harapan jika bukan kepada Sang pemilik keputusan??

Urusan ini memanglah sangat pelik, tentang menduga-duga apa yang akan terjadi di masa depan. Tidak ada satupun clue yang bisa kamu gunakan untuk menebaknya. Tapi kenapa kamu suka sekali menyusahkan dirimu sendiri tentang masalah yang solusinya jelas-jelas tidak berada di tanganmu? Dear, Allah maha memiliki skenario yang indah. Tidak ada salahnya kamu menurunkan sedikit kesombonganmu itu untuk tertunduk memapahkan diri di hadapanNya.

Allah hanya memintamu untuk berusaha dan berdoa, sisanya.. serahkan biar Ia yang mengaturnya. Apalagi yang manusia rendah klan bumi seperti kita ini cari selain ridhoNya??? (Nur’aini, pemikiran di postingan blog)

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s