Scene

Jam Gadang Aini

“Ada lidah yang kelu, meski untuk mengucap penggalan sederhana sapa.

Ada hati yang kosong, kaku, mengeluh tanpa suara.

Memaksa pikiran bekerja di luar zona nyamannya.

Ini tentang halusinasi manusia bernama prasangka.

Yang membuatnya buta dengan realita.

Menggubah kebencian, buah iri, dengki, serta kesombongan nurani.

Mencermin tentang manusia fana yang tak pernah puas. Mempertontonkan drama, sebuah kisah klasik yang terulang.

Ia terlupa… Bahwa iblis terusir dari jannahNya karena sifat sombongnya.

Ia lupa… Adam juga terusir karena hasutan dan prasangka. Tak ada hasil berguna. Ia sama seperti: kalah jadi abu, menang jadi arang.

~ Maaf, sajak dan foto sebenarnya gak ada hubungan secara langsung, capturan sore ini hasil jalan-jalan *bukan mencari pokemon* di pasa ateh Bukittinggi.

#jamgadang #Bukittinggi #sumbarrancak #minangkabautanahnandencinto #ViewPalingMainstream #Palinganyangbedalangitnya #poem #sudahlamatidakbikinbeginian #nobully #nobash #hashtagapalahini”

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s