Obat Cahaya Hati

Entah kapan Syifa nge-set notifikasi begini di hape uni.
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Tanpa dibuatkan alarm beginipun, uni akan selalu ingat tanggal lahir Syifa!

Hari itu, 8 Agustus 2005, ketika Ama sibuk pre-op SC untuk melahirkan kamu (karena sudah lewat bulan masih belum ada tanda-tanda persalinan dan berat kamu ketika masih janin udah lebih dari 4kg), kemudian Apa mengingatkan kita untuk stay di rumah selagi beliau di RS, uni malah kabur ke lokasi Perjusami di bumi perkemahan dekat RS, sibuk-sibuk mendirikan tenda persiapan camping, sekaligus persiapan perayaan hari Pramuka 14 Agustus ketika itu, sambil dag dig dug menunggu kabar dari Ama. Oh my Gosh!! I was at my 16 y.o back then, but still gonna have a cute baby as my youngest sister! Hahhahha…. Antara rasa bahagia dan merasa denial, anak SMA kok masih punya dedek bayi. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Tapi seperti kata Ama, kamu adalah anugrah. 😊

Ketika Apa telfon kamu sudah lahir, uni langsung kabur ke RS. Ternyata benar… Kamulah si bayi besar yang jadi favorite perawat se-ruang Kebidanan. Mata kamu besar, menatap setiap orang yang menggendongmu plus bola mata yang melirik setiap pergerakan manusia di sekitar. Fiuf… dear, itu mengerikan melihat bayi yang melirik orang lain! Uni berteriak cemas ke Ama, takut kamu sebenarnya sudah menua(?) di kandungan! 😱

Bahkan Ama membuat nama kita serupa. Di antara keluarga, nama kita satu tema dear! 😊 Uni adalah Nur’aini, maka Ama dan Apa ingin memilikimu sebagai Nur Qholby mereka. Syifa Nur Qholby, Obat cahaya hati. Teriring do’a Ama dan Apa agar kamu menjadi anak yang menyejukan hati keluarga dan orang-orang di sekitar.

Well, kamu akhirnya memang menjadi boneka kesayangan dan sumber tawa yang dirindukan keluarga. Handphone dan laptop uni, penuh dengan rekaman-rekaman video lucu dan foto-foto seru kamu ketika mulai berusia 1-2 tahunan. Jauh sebelum Vlog nge-hits, instagram dipenuhi foto-foto bayi, kamu sudah memiliki ribuan foto dan video koleksi, yang kalau kita putar saat inipun, kita sekeluarga gak bisa berhenti ketawa. πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

Semoga Cipa menjadi anak solehah, pintar, baik budi, dan cita-cita Syifa yang “meneruskan cita-cita Ama yang tertunda” atau “melanjutkan cita-cita uni ketika muda” tercapai yaaa….

Love you, as always…
Uni.

View on Path

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

2 Responses to Obat Cahaya Hati

  1. nichann says:

    uni artinya itu kakak ya dalam bahasa Padang? apa benar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s