Dear PPNI

Pagi ini ketika saya dengan setulus hati berbicara melalui telefon kepada salah seorang teman dekat yang merupakan perawat pelaksana di suatu RS swasta:

“Hari ini ulang tahun PPNI, selamat ulang tahun PPNI, mate!

Tanpa diduga ia merespon begini:

“Oh ya? Aku gak tau. Yaudah deh, selamat. Aku gak terlau wow dengan PPNI, soalnya setiap kali berhubungan dengan PPNI, pasti ujung-ujungnya tentang uang, tentang iyuran”.

“Uang nya kan untuk pembangunan sekretariat… Untuk organisasi juga.” Teringat tentang pungutan yang PPNI yang juga dikenakan padaku ketika mengambil STR sekitar dua tahun yang lalu.

“Ya, aku gak suka aja. Boleh gak kita gak usah aja jadi anggota PPNI?”.

Aku terdiam, tergelitik dengan curahan hati seorang perawat terhadap organisasi profesi yang menaunginya. Ini bukan kali pertama, sebelumnya masih banyak berupa-rupa keluhan yang kutemui dari rekan sejawat tentang organisasi ini. Bahkan, di grup kelas, bukannya concern tentang HUT PPNI, salah seorang teman sekelas malah membahas tentang:”Ni, masa aku diminta angkat sumpah perawat lagi sama PPNI untuk memperpanjang STR. Katanya sumpahnya beda dengan sumpah Ners”.

Yang lainnya ada yang berkomentar:
“I totally dont get it. Sama sekali tidak mengerti dengan berupa-rupa kebijakan PPNI yang entah kenapa mudah sekali berubah dan kita yang di bawah ini gak dapat clue apa apa tentang perubahan itu! “.

PPNI oh PPNI…

Aku merasa PPNI terlalu mengeksklusifkan dirinya untuk kalangan perawat tertentu. Seringkali belum bisa menjadi problem solving untuk masalah yang dihadapi perawat Indonesia pada umumnya. Malah kadang bertransformasi menjadi masalah itu sendiri.

Aku tidak membenci PPNI. PPNI seharusnya adalah organisasi yang sangat kucintai dan paling kubanggakan, tapi entah kenapa sampai detik ini aku belum menemukan chemistry dengannya…

Dirgahayu PPNI.
Aku tahu begitu banyak permasalahan di dalam tubuh PPNI itu sendiri. Semoga ke depannya PPNI mampu melaksanakan peran sesuai tugas dan fungsinya dengan baik, dengan bijaksana, please turunkan egoisme pribadi dan kelompok tertentu dan secara bersama-sama bergerak ke depan demi kesejahteraan perawat Indonesia.
Mari sehatkan masyarakat Indonesia!

View on Path

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s