Big Bad Wolf Day’s out

Masih belum bisa move on dari event Big bad Wolf~the Biggest Book Sale, Sabtu kemarin.
Saya mengetahui adanya Sale ini tahun lalu dari postingan mbak Rin. Saat itu saya benar-benar envy to the max pada promosi menjengkelkan Mbak Rin, “Buku import dengan harga miring”, juga kabar dari kakak kelas yang sedang kuliah di Ui bahwa Sobotta (Buku Anatomi) asli benar-benar murah meriah di sana.

Sehingga ketika tahun ini BBW hadir lagi, saya benar-benar memiliki ekspektasi tinggi terhadap event ini. Gak muluk-muluk, berharap menemukan buku Obstetric Williams 1 dan 2 saja sudah syukur Alhamdulillah. Namun perkiraan saya jauh diluar ekspektasi. Saya memang tidak berhasil menemukan Williams di sana. Namun ada lebiih banyak buku keren lainnya yang menggoda iman bertebaran di mana-mana.
Harganya? Saya tidak tahu itu jadinya diskon berapa, yang jelas semacam Novel Hunger Games itu per pieces nya cuma 65 ribu.

Novel lain juga banyak yang harganya lebih murah, bervariasi… Yang jelas, itu jauh lebih murah dari Novel Indonesia baru yang saya lihat di Gramedia. Paling banyak adalah buku anak-anak berbahasa Inggris. Lebih dari sepertiga ruangan adalah buku anak-anak.

Buku-buku terbitan Indonesia juga ada, seperti dari penerbit Mizan~ yang harganya? Inget Novel AAC 1 gak? Di sana harganya cuma 15 ribu perak! Riyadush Shalihin yang tebal itu cuma 65 ribu. Dan novel-novel lama berkisar di harga 20-30 ribuan. Saya tidak terlalu banyak melihat novel-novel Indonesia karena kebanyakan Teenlit dan Fanfiction keluaran beberapa tahun lalu. Tapi buku-buku non fiksinya jelas bikin gemeteran.

Heu… Pecinta buku akan merasakan euforia seperti yang kami rasakan ketika berada di sana. Memutuskan untuk membeli buku yang mana demi menekan pengeluaran cukup memakan waktu. Novel serial best seller yang sudah dibikin satu set jelas menggugah selera. Pengennya sih ngoleksi semua. Tapi jika temanmu sudah beli, ngapain kamu beli lagi coba. Kan bisa minjem… Itulah kenapa saya kemaren sempat gemes sama si Namiun yang galau mau beli Percy Jackson atau gak, karena mbak Rin udah beli. Prinsip saya: Selagi bisa minjem, ya pinjem aja. Jadi kita bisa beli judul lain untuk barteran, eh anaknya gak mau, berasa rugi gak bawa pulang satu set Percy yang murmer itu sebagai koleksi. 🙄 😂😂

Yang jelas, apa yang kita bawa pulang dari BBW ini hanya segelintir kecil dari apa yang dibeli orang-orang yang mendorong troli full atas bawah penuh buku (*sebagian ada yang buka jasa titipan beli buku, nanti dijual lagi), dan kami semacam iri penuh kedengkian melihat satu keluarga yang emak, bapak, dan anak-anaknya shopping buku masing-masing bawa satu keranjang, dan keranjangnya penuh. Fiuf. Kalau ngeliat tabiat shopping orang lain emang semacam rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri yaaak. Khkhkkhkh 😁😁😁.
Tapi saya tidak pernah menyesal jika harus mengeluarkan uang yang agak lumayan untuk membeli buku. Saya memiliki ambang kalap yang cukup toleran terhadap isi ATM. Namun, kadang jika ada prospek pemasukan yang lebih besar di kemudian hari, saya bisa saja kalap gila-gilaan. Itulah gunanya dirimu ke bazar bersama teman, biar bisa saling mengingatkan ketika lapar mata tak tertahankan melihat buku-buku keren.

Jadi, you guys yang bisa menjangkau lokasi ini, dan berminat terhadap perbukuan, bolehlah singgah di mari. Sebaiknya datang pagi-pagi biar rada sepi. *jangan khawatir, BBW buka 24 jam nonstop sampai tanggal 2 Mei nanti. Jangan lupa sarapan karena food court di sana mahal beut dan daripada beli sausage seharga 40 ribu mending duitnya dipake beli buku. 🙄. Yap, diprediksi rasa lapar terhadap makanan bisa sejenak menghilang ketika sudah asik berada di antara meja-meja bazar, dan baru nyadar setelah selesai bayar2an di meja kasir.

Sebaiknya kumpulin aja dulu buku-buku yang kamu minati, karena sekalinya kamu suka tapi ragu trus ditinggal, akan memakan waktu lagi jika kamu harus balik ke tempat semula ketika tetiba berubah pikiran. Nanti setelah dikumpulin, baru lah dipersilahkan gaduh memilih yang mana.

Demikian potongan cerita dari BBW Book Sale kemaren. Meski ingin sekali, tapj saya benar-benar menahan diri untuk kembali ke sana. Takut kejadian ada Kalap Season 2!😊

View on Path

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s