#NulisRandom2017 D-11 Ifthor Jamai


There’s nothing fancy with these foods. But, It’s just so special, authentic, and so classy. And about the taste, i still remember how tasty they were, some tried to kept the taste but its just never the same.


Ya, barisan makanan yang terhampar pada tikar plastik pada sebuah Mushola mini di perkampungan suku kami kemaren, menjadi saksi bahwa masih ada warisan budaya lokal yang dipertahankan. Hidangan sederhana hasil kepulan dapur para Bundo Kanduang tertata rapi dalam rantang. Mengundang tetesan saliva siapapun yang memandang. Para ibu beramai-ramai menata satu per satu rantang yang datang dari para undangan buko basamo sore itu. Semua perempuan turun tangan, sementara para Bapak menunggu azan Maghrib dengan membaca selembar dua lembar Al Qur’an di sudut ruangan.

Di dunia modern dimana semuanya serba canggih dan mudah, ke-autentik-an sebuah tradisi merupakan barang mewah yang sulit dipertahankan. Dan agenda ‘bukber’ di kampung halaman sungguh memukau hati. Menepis semua kritik terhadap tradisi bukber ‘kekinian’. Semua yang hadir saling menyapa dalam kearaban, berbagi kabar sembari bergotong royong menyajikan makanan. Duduk tenang sambil menunggu azan datang, sejenak berbuka dengan penganan sederhana kemudian sholat berjamaah. Dilanjutkan dengan makan, sholat isya dan taraweh bersama. 

Ssstttt… Tidak ada yang memegang handphone untuk selfi meriah bersama, ataupun memfoto makanan untuk diposting dalam update-an status sosial media. Itu semua terlalu kekinian bagi komunitas ‘para mamak’ yang saban hari sudah dipusingkan dengan urusan rumah dan perangai anak-anaknya ini. Semuanya asyik bertukar obrolan dalam bentuk suara. Jenis komunikasi efektif yang menguarkan bonding adekuat antar sesama manusia. 

Ah, segala sesuatu yang klasik memang selalu menarik. Mengundang memorabilia masa kanak-kanak yang menyenangkan. Tentang kehangatan keluarga, dan lingkungan yang menyenangkan. 

Perkampungan Suku Salo~Tanjung Jati

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s