Vac Planning

View on Path

Vacation Planning. . Saya mendengar istilah ini pertama kali dari kuliah Manajemen Stres. Namun seperti antiklimaks dengan vacation planing itu sendiri, justru agenda jalan2, semakin direncanakan semakin tidak jadi. . Berbeda dari kebiasaan, u/ pertama kalinya, kami merencanakan agenda travelling komplit dengan rundown acara per-hari, rincian dana, teknis, hingga printilan kecilnya, dg konsultasi langsung dari expert perjalanan yg sudah menelusuri *hampir* seluruh sudut kota tersebut. . @firnaliza sudah membantu banyak persiapan kita kemaren, mulai dari penginapan hingga mobil sampai urusan makan dimana, dan gimana cara nawar batik di pasar beringharjo-pun diajarin. Liza seperti punya bakat utk bikin travel agen bersama ****s-nya 😁. Yup dari dulu manajemen waktu Liza paling kece di antara kita.

Akibatnya, hampir seluruh lokasi yg direncanakan berhasil dikunjungi, hanya beberapa yg cancel karna kita salah jadwal hari dan karna sudah kelelahan. Tapi sebagai gantinya, banyak tempat lain di luar rencana bisa kita datangi.

Akhirnya, sedikit mindset saya ttg vacation planning-pun berubah. Sebenarnya bukan karena direncanakan akhirnya gak pernah jadi, tetapi karena memang kita tidak pernah merencanakannya dg serius makanya ga pernah jadi. Hanya menjadi wacana, garah2 palamak ota jo kawan. . Saya ingat, sudah sejak 2013 Liza ngajak kita traveling bersama ke Jogja. Tapi too much excuses. 2013 sih kita masih pada kere semua, 2014 pada sibuk kerja, 2015 ga bisa karna masih sibuk kerja dan nyari beasiswa. Eh udah 2016 aja, Liza nya sudah balik ke Jambi, sudah sibuk dg dunia perdosenan yg MasyaaAllah hebringnya, jadi planning ngegembel bareng Lz gagal total.

2017.

Kita akhirnya ke Jogja bareng, agendanya-pun seperti menapak-tilasi semua lokasi yg pernah Liza share dulu. Bahkan entah kenapa kita seperti merasakan kehadiran Liza dimana-mana, sampai radio Jogja pun muterin lagu-lagu yang biasa Liza nyanyiin. Gimana ga baper coba Zaa..😭. .

Nyaris di setiap lokasi Liza video call menanyakan kita sudah sampai di mana, bagaimana tempatnya, dan rumpian lain. Kemudian anaknya maksa kita harus selfie bareng, even wajah dia cuma nyempil segede layar Handphone. . Huaaa, lots of love lah utk Liza 😊

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s