Trip Bertiga Part 2: Bertemu Kak Kabir, Wisata Malam ke Sardjito?

Ini saya lagi di perpustakaan pusat, ngadem di ruang diskusi khusus S2(?) Ga tau betul itu namanya apa kagak, lokasinya di kebon Apple itu lho (labkom). Padahal sudah jam sepuluh lewat, mungkin karena hari Sabtu, jadinya sepagi ini alhamdulillah sepi dan hening, saya syukaaaa.

Jadi maksud dan tujuan datang kemari, bukan untuk belajar sih…. enak aja belajar! *plak. 😏😏😏

Ceritanya, tahun lalu ketika beli laptop, saya cuma dibekali WPS Office di laptop. Gak ngerti juga kenapa adanya itu. Karena ogah ribet dan malas beradaptasi akhirnya dengan menggunakan account mahasiswa, saya ngeinstall Microsoft Office gretongan dari UI, namun yang bikin bete nya, ternyata cuma berlaku 365 hari ceunah!

Dan sudah sebulanan ini sejak balik ke Depok saya diganggu terus dengan notifikasi dari Microsoft Office kalau softwarenya sudah expired, intinya sih mereka suruh beli baru. Heuh, males banget. As long as office 2016 ini masih bisa dipakai, ya sebodo amat dengan pemberitahuannya.

Bertahan dengan notifikasi tersebut berulang-ulang, sampai akhirnya seminggu terakhir notif-nya mulai rada ga enak. Katanya per tanggal 30 September 2017, satu per satu tools nya akan mulai dinonaktif-kan. Hahahaha. Parah…

Setelah konsultasi dengan seorang teman tentang Mc. Office ini mau diapakan, ketimbang install yang bajakan mending beli key asli nya di Tokopedia. Wah, tokoped juga ngejual software yak? Saya baru tahu! Alhasil bersama teman, saya langsung cari di tokopedia dengan sort by *yang paling murah dan paling banyak dibeli. Harganya sih murah (sekitar 50 ribuan lah) pengirimannya juga cuma via email. Tapi ngeinstal-nya ini lho, naudzubillah lamanya. Dari kemaren download versi offlinenya 2 Gb sekian gak berhasil et causa Wi-Fi kosan yang tidak adekuat, jadinya ya…. here I am… Berharap Hotspot kampus akan menyelamatkan instalasi Office saya hari ini.

Okay, back to the Judul.

Menyambung postingan yang INI, singkat cerita kita akhirnya sampai di Jogja sekitar pukul 16.30 setelah sekian jam perjalanan yang nyaris bikin mati gaya; melewati beberapa ronde tidur, bolak balik ke kamar kecil, Stretching sana sini, baca buku, ngecek Handphone, begitu terus berulang. Untung keretanya nyaman dan enak.

Sesampai di penginapan by Go-Car, malamnya kita langsung catch up dengan kak Kabirun Nugrahaenun, anggota sekelompok jejaman masih Profesi Ners, dan kita udah ga ketemu sekitar 3,5 tahun-an pasca wisuda di bulan Januari 2013. Janjian di salah satu warung Jepang pinggir jalan, akhirnya kita ketemu dan masih kena semprot,”Yaelah, kelean jauh-jauh ke Jogja makannya masih aja pilih Jejepangan. Makan tuh, gudeg!”. Khkhkhkh, bukan milih gitu juga sih kak, tapi otak kita sudah terlalu hipoglikemi untuk sekedar memutuskan mau berhenti makan di mana. Karna Liza sempat merekomendasikan, akhirnya kita ngelipir aja makan di sana.

IMG_0186

Jogjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah…..

IMG_0195

Kak kabir lagi ngebaca dan ngeevaluasi itinerary kitorang selama trip bertiga.

Oia, tentang Kak Kabir, beliau adalah orang yang paling bertanggungjawab telah menjerumuskan saya ke dunia per-K-Pop-an ketika masih profesi. Ingat waktu kita di siklus gerontik, nginap di wisma Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin, kak kabir mulai memasukan virus 2Ne1 dan Bigbang, yap doi YG-stan banget, dan sederet lagu-lagu Koreyah lainnya, meski ga gitu-gitu amat ngaruhnya ke saya ketika itu.

Terus di siklus komunitas-keluarga, selama 2 bulan di posko, kak Kabir aktif mempromosikan beragam Variety Show Korea yang sempat bikin saya bingung, ini lucu nya dimana sih! Kok kak Kabir semangat betul ketawanya. Yah… di sanalah Ainun mulai teracuni dengan Running Man, 1N2D, Strong Heart, dan sederet Variety Show yang dihadiri oleh Bigbang. Kumplit dari episode 1 sampai yang terupdate. Sebelum balik ke Jogja selesainya kita wisuda, kak Kabir mewariskan semua koleksi per-Koreya-hannya ke dalam HDE saya yang cuma 500Gb dan langsung full semua. Yasalam! Sampai sekarang saya masih nyimpan aja tuh semua warisan ka Kabir, khkhkhk. Berasa sayang aja kalau di-delete, keingat usaha kak Kabir ngedownloadnya. Sampai akhirnya di masa-masa kerja kita sama-sama suka The Return of Superman dan kadang masih suka ngeggosipin drakor terbaru, sampai sama-sama mewek karena 2Ne1 akhirnya bubar.

Bertemu lagi dengan kak Kabir di tahun 2017 dengan kondisi beliau sudah memiliki 1 orang anak, tampilannya sama sekali tidak berubah! Tidak bertambah tua juga! Kemajuannya, kak kabir lebih wise dan candu-nya terhadap Korea-korea-han sudah berkurang drastis! MasyaaAllah kak Kabir… khkhkhk. Apa ainun harus punya anak dulu untuk stop konsumsi hal-hal yang berbau korea?

Setelah makan, kita diajak wisata malam jalan kaki menyusuri Fakultas Kedokteran, Prodi Ilmu Keperawatan, sampai akhirnya tembus ke RSUP Dr. Sardjito. Memasuki area rumah sakit, mau tidak mau kita langsung de javu. Terkenang masa-masa dinas malam di RSUP M.Djamil demi melihat struktur bangunan, lorong, dan beberapa bentuk bangsal yang mirip banget dengan M.Djamil beberapa tahun lalu (saat ini M.Djamil pasca gempa sudah banyak perbaikan di sana sini).

Lagi-lagi kita safari rumah sakit, kak Kabir juga memamerkan gedung tempat mengembangkan teknologi reproduksi, klinik bayi tabung Permata Hati yang menjadi unggulan di Sardjito sampai kita diajak masuk ke area ICU (*apa HCU?) yang dingin banget, tempat kak Kabir dinas, tapi cuma di bagian luar gak sampai masuk ke dalam area bed pasien. Setelah cerita sana sini, terutama mba dan Nami yang sibuk berbagi kisah tentang pengalaman dinas mereka plus suka duka kerja di RSUP, akhirnya kita pamit karena kak Kabir harus dinas malam. Menyusuri jalan di luar Sardjito, kita rada takjub karena sepi dan remang-remang banget. Beda dengan kondisi rumah sakit di Padang yang jalan luar nya penuh dan ramai oleh pedagang kaki lima, bahkan sampai larut malam. Saya lupa itu sudah jam berapa, tapi kita hopeless mau nunggu Trans. Akhirnya kita pilih go-car untuk melanjutkan perjalanan ke Tugu Jogja sekalian ngelipir ke Malioboro dan titik nol Jogja. Yeay!

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Cuap-Cuap Aini. Bookmark the permalink.

4 Responses to Trip Bertiga Part 2: Bertemu Kak Kabir, Wisata Malam ke Sardjito?

  1. rangtalu says:

    walah ke jogja toh, 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s