Tentang Perempuan #1

View on Path

Fase dinas di Poliklinik Kebidanan adalah stase pembelajaran sekaligus perenungan.
Hal menarik yang saya perhatikan di sini adalah beragamnya emosional dan ekspresi dari pasien yang datang.
.
Tidak selamanya Rumah Sakit mengambil peran sebagai pengantar kabar kedukaan.
Ada yang berbahagia, seperti kebahagiaan seorang ibu muda yang hamil anak pertama.
Ada yang senang sekaligus harap-harap cemas seperti ibu dengan janin kembar yang bayinya sudah meronta-ronta ingin segera dikeluarkan.
Ada yang senang bercampur sedih, mengingat belum lama kemaren bersalin secara Sectio, sekarang hamil dan akan disectio lagi.
Ada yang berwajah datar, seperti ibu post kuretase karna janinnya keguguran.
Ada yang syok dan kaget karena ternyata ia sudah memasuki masa klimakterium pre menopause.
Ada yang nelangsa, setelah sekian puluh tahun menunggu, bukan janin yang hadir di rahimnya, tetapi sebentuk tumor yg harus disingkirkan.
Ada juga yang bersedih, karena di saat orang lain datang dengan keluhan terkait kehamilannya, ia justru datang dengan keluhan belum hamil.
.
Ah, para perempuan. Dengan kadar kesensitifitasan yang ia miliki, justru ada begitu banyak fase emosional dalam hidup yang harus ia jalani.
.
Para perempuan, kehidupan mereka dipenuhi dengan naik turun gelombang hormonal yang kadang merisaukan, kadang membahagiakan.
.
Setelah begitu banyak cobaan keduniawian, masih saja para perempuan mengambil tempat sebagai jenis makhluk yang paling sering dilecehkan.
.
“Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini.” Rasul menjawab, “Ibumu.” Kemudian dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasul menjawab, “Ibumu.” “Kemudian lagi, ya Rasul,” tanya orang itu. “Rasul menjawab, “Ibumu.” Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; “Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?” “Ayahmu,” jawab Rasulullah.

Advertisements

About ainicahayamata

Nursing Lecturer who falling in love with words and Arts| Blogger | Maternity Nursing Specialist Candidate | twitter: @aini_cahayamata| Belajar Mengendalikan kata dalam tulisan|
Gallery | This entry was posted in Tentang Perempuan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s